Anak Kembar

Anak Kembar
Part 8


__ADS_3

***


"Eitss,jangan pegang-pegang." ujar aurel dengan tatapan tajam.


"Aurel.. Kamu sakit?" tanyanya yang terdengar oleh aurel seperti ejekan.


"Kalo aku emang sakit?apa urusanmu?" ucapnya sambil berlalu meninggalkan Rafi yang sedang berpikir aneh dengan tingkah lakunya.


Aurel terus berjalan tanpa menghiraukan tatapan orang-orang. Mereka terheran-heran dengan kelakuan aurel seperti tak mengenal seorangpun. Ia lewat dengan cuek dan santai.


_ Hufth. Astaga aku lupa aku dikelas yang mana. Jadi gimana ya. Ah lebih baik kutanya sama orang itu aja _ ucapnya melihat kearah gadis yang sedang asyik mendengar musik dengan headset ditelinganya.


"Permisi. Saya boleh tanya letak kelas aurel almasyhra?" tanya nya.


Gadis itu mengerutkan kening. Dia bingung dengan pertanyaan aurel yang seakan-akan menanyakan tentang diri orang lain.


"Aurel aku merindukanmu" ucapnya berhamburan dipelukan aurel. Aurel hanya diam.


"Rel ini aku teman dekat kamu. Namaku Lisa. Berapa hari lalu aku menjengukmu di RS. Tapi akhir-akhir ini aku tidak ada waktu karna ayahku kecelakaan. Maaf ya Rel." tuturnya dengan mata berkaca-kaca dan penuh penyesalan.


"Hmm nggak apa-apa kok mbak. Saya mengerti." jawabnya


"Ih rel kok jadi panggil mbak sih.kan namaku lisa." ujar lisa dengan ekspresi yang dibuat-buat.


"Jadi kita dekat?" tanya aurel.


"Iya Aurel ku sayang."


…………


Ting.. Ting..


Suara bel berbunyi pertanda waktu istirahat. Surel melirik jam ditangannya sudah tiba waktu makan siang.


"Rel yok ke kantin" Ujar Lisa mengulurkan tangannya.


"Oky pas banget perutku dah keroncongan. hihihi,,," sahutnya.

__ADS_1


Sedangkan perjalanan menuju kantin Lisa terus mengoceh,aurel hanya mendengarkan cerita Lisa yang tak bermanfaat menurutnya tapi lama-lama juga iku tertawa dengan kekonyolan sahabatnya ini.


Aurel mencari tempat yang paling belakang. Lisa mengambil tempat duduk didepan aurel.


Aurel hanya memesan nasi goreng dan jus jeruk. Lisa hanya ikutan memesan pesanan yang dipilih aurel.


"Selera kita sama ya?" tanya aurel sedangkan matanya terus memandang ponsel.


"Ya kamu lupa sih. Setiap kali pesan kita selalu sama menu nya."jawab Lisa sedikit kesal dengan sifat sahabatnya yang terlihat berubah drastis.


Aurel memandang Lisa. Dia heran tiba-tiba Lisa diam tak seperti biasanya terus mengoceh.


"Lis,,kamu nggak papah?apa aku ada salah?" tanya aurel.


Ah apa karna aku cuekin?astaga,aku emang tidak punya hati.'ucapnya dalam hati.


"Lisa ku sayang,,," panggil aurel dengan suara yang dibuat-buat untuk melunakkan hati Lisa.


Lisa melihat kekhawatiran dimimik aurel. Tiba-tiba terlintas dibenaknya untuk mengerjain aurel.


Lisa membuang pandangannya kearah lain matanya berkaca-kaca lalu ia mengedip-ngedipkan matanya untuk mencegah keluarnya air mata.


"Lisa apa kau tak mau memaafkan ku? Aku minta maaf yah lis?" ucap aurel.


"Hmm" BALASNYA singkat.


"Lis? panggil aurel.


"Hai aurel!" Tiba-tiba datang seorang dan duduk disamping aurel.


"Ngapain kamu kesini?tumben banget." Lisa memutar bola matanya melihat kedatangan Rafi.


Lisa sudah sangat mengerti sifat Rafi yang pasti ingin mendekati aurel apa lagi saat ini aurel mengalami amnesia.


Rafi cowok playboy yang hanya mendekati cewek-cewek tajir disekolah.


Banyak para wanita diluar yang dijadikan teman ranjang saja. Dan tentunya adalah wanita-wanita yang kaya raya.

__ADS_1


Lisa dan aurel sudah tau betul kelakuan Rafi diluar sana. Karna Aurel mengidap amnesia,Rafi mengambil kesempatan untuk mendekati aurel.


Hal itu membuat lisa curiga dan menatap sinis kearah Rafi.


"Kau lagi,kau lagi,, sungguh membosankan." ledeknya dan langsung menarik pergelangan lisa.


"E,,eh,,kita mau kemana rel? Aku masih laper lagian makananku juga belum habis." Ucapnya dengan wajah cemberut.


"Emm nanti aku traktir makan dicafe ya? ujarnya.


"Serius? Janji ya? Ok tapi harus ingat ya sama janjimu"


"Iya iya bawell,," Jawab aurel.


_Kenapa aurel benci sama Rafi padahalkan dia amnesia.. Aneh_


Aurel melirik Lisa sekilas dia merasa ada yang ganjal dengan sahabatnya itu.


"Lis,," panggil aurel.


Lisa tak mengindahkan perkataan aurel karna hanyut dalam khayalan.


"Lis.. Lisa.. Lisa sayang.." Ucap aurel berkali-kali sedangkan lisa terus melamun. Ntah apa yang ada dipikirannya saat ini.


Aurel kesal dengan lisa yang tak mengindahkannya. Akhirnya dia memukul bahu lisa.


Buk


Buk


Buk!


"Auwwh sakit.."


"Salah siap melamun? emang kamu lagi lamunin siapa Hmm?" tanya aurel.


"Nggak ada ih"

__ADS_1


"Masa sih nggak melamun sampe dipanggil 5 kali nggak nyahut" sindir aurel.


__ADS_2