
"Permisi,dengan keluarga pasien sukaina putri permana?". Tanya dokter itu.
"Iya dok,saya bundanya Aulia." jawab ibu rita.
"Bagaimana kondisi aulia dok? tolong jawab dok".ucap bunda rita.
Dokter hanya terdiam,dia menarik nafasnya dalam-dalam lalu membuangnya perlahan.
"Baiklah,pasien hanya mengalami amnesia untuk sementara waktu. Dan untuk penjelasan berikutnya tolong ikut keruangan saya. Permisi". ucap dokter
Bunda Rita hanya terdiam kaku. Bu Rita adalah wanita yang sabar dan dia tidak ingin membuat sukaina bersedih hanya karna dia menangis. Lalu dia menganggukkan kepalanya mendengarkan perkataan dokter Tadi.
"Bu,biar saya dan suami saya saja yang keruangan dokter dan mendengarkan penjelasannya,sebaiknya ibu menemani sukaina didalam,takutnya Aulia sadar dalam keadaannya seperti ini". kata kayla. Karna dia melihat jelas Kesedihan dimata Bu Rita.
"Iya makasih ya sayang. Saya tidak tau harus berkata apa selain berterima kasih karna sudah membantu". ucap Bu Rita tersenyum.
"Sama-sama buk. Lagi pula ini sudah kewajiban saya untuk membantu sahabat sendiri. Yaudah buk saya permisi.." ucap kayla berlalu.
Bu Rita duduk disamping aulia,dia menggennggam tangan kaina erat.
__ADS_1
"Aulia.. Bangun ya sayang. Kamu harus cepet sadar". Lalu Bu Rita menceritakan tentang Anak-anak panti yang begitu sedihnya mendengar kabar bahwa Kaina mengalami kecelakaaan.
......................
Sedangkan dilain tempat...
"Arahkan pasukan keseluruh Indonesia dan cari putri saya sampai ketemu". Ucap Seorang Pria kepada anak buahnya. Lalu memberikan foto beserta nama putrinya untuk disebarkan.
Sudah selama 1 minggu Keluarga Alexandra kehilangan putri satu-satunya dikeluarga mereka. Bahkan orang-orang suruhan keluarga Alexandra sudah menyebar keseluruh Indonesia bahkan sampai luar negeri. Mereka sudah menghubungi Seluruh tempat tak terkecuali Rumah Sakit. Tapi jika selama 2 minggu hasilnya masih tetap nihil maka Pak Jefri dan Putranya yang akan turun tangan. Istrinya terus menangis,dia merasa gagal menjaga putrinya. Namun pak Jefri selalu mengatakan itu bukan salahnya. Sedangkan anak pertamanya Athalla Putra Alexandra juga ikut mencari keberadaan adiknya. Tapi setelah mendapat informasi bahwa mereka sudah menemukan Aurelia Almasyhra Alexandra,mereka sudah sedikit lega karna Aurel sudah ditemukan.
"Halo pak saya memberikan informasi mengenai Aurel" ucap seseorang diseberang jalan.
"Baik,cepat katakan".
"Kalian terus awasi kemana ibu itu pergi,itu kesempatan terbaik untuk membawa putri saya dan jangan sampai membuat keributan dan menimbulkan kecurigaan". Kata Pak Jefri. Kemudian memutuskan sambungan teleponnya.
"Belum saja selesai bicara sudah dimatikan" Gerutu nya.
"Aulia,bunda tinggal ke toilet bentar yah.." Ucap Bu Rita tersenyum .
__ADS_1
Pada waktu yang tepat salah seorang lelaki itu menggendong sukaina dan mendudukkannya di kursi roda yang sudah ia siapkan. Sedangkan salah seorangnya lagi mengurus surat admirasinya.
"Permisi saya ingin mengurus administrasi pasien yang bernama Aurelia Almasyhra diruangan 104 sus". kata laki-laki itu.
"Sebentar ya mas,saya cek dulu" ujar suster vina.
"Maaf mas disini tidak ada pasien bernama Aurel yang ada hanya Aulia Permana". ucap suster vina.
Terpaksa laki-laki itu menyodorkan ponselnya dan memperlihatkan foto Aurel yang sangat mirip dengan wajah pasien.
"Maaf mas tapi kenapa disini atas nama Aulia?"tanya suster
"Sebentar saya akan menghubungi ayahnya ."jawab lelaki itu. Lalu dia menekan panggilan kepada temannya yang membawa Aulia. Temannya sudah mengetahui identitas Aulia dan mereka mengira itu adalah nama samaran Aurel saja.
"Oh maaf sus saya baru inget,namanya Sukaina seperti yang diucapkan suster tadi".
Setelah mengurus Administrasi mereka segera pergi. Namun Sukaina tak kunjung sadar,padahal sudah melewati 4 jam.
Suara dering telpon berbunyi tertera nama Pak Jefri. Mereka segera mengangkatnya karna sudah pasti jika diabaikan mereka tidak akan mendapatkan gaji.
__ADS_1
"Halo,kalian sekarang dimana?" tanya Pak Jefri.
"Kami sedang menuju Jakarta Pak, mungkin sekitar 3 jam lagi kami sampai" Jawab salah satu lelaki itu.