Anak Tunggal Kaya Raya

Anak Tunggal Kaya Raya
Eps.28


__ADS_3

"Gema, Gem, Gemaaa...",raut wajah khawatir Arky yang berusaha untuk membangunkan Gema yang tidak kunjung sadarkan diri.


"Rya ini bagaimana?",


"Bagaimana apanya ya ayo kita bawa dia",kata Arya yang masih terlihat tenang."Angkat Gema taruh di boncengan depan sini, terus lu naiki naiki motor ini nanti gue dorong",


Arky menuruti kemauan Arya yang dengan di bantu Arya mengangkat dan mendudukkan tubuh Gema yang tidak sadarkan diri di boncengan depan motor Vario. Sementara Arky menaiki motor Gema yang saat coba di nyalakan ternya bisa hidup. Jadi Arya pun tidak perlu repot-repot mendorong motor Gema.


Akhirnya Arya di depan dan Arky mengikuti di belakang mengendarai motor RX-King milik Gema. Sepanjang perjalanan itu Arya dan Arky baik-baik saja bahkan sampai kembali ke jalanan ramai kendaraan. Tapi sayangnya Gema masih belum siuman. Sehingga saat mengantarkan Gema pulang. Gema masih dalam keadaan yang sama pingsan. Yang pingsannya tanpa Arya dan Arky ketahui penyebab nya.


Next......


Dengan raut wajah khawatir cemas,"Loh ini Gema kenapa Nak?",tanya khawatir ibu Gema.


"Dia minum?",tanya Ayah Gema membuat Arky terdiam tapi langsung di jawab oleh Arya."Tidak pak, tadi Gema telfon saya minta bantuan karena motornya mogok di tengah hutan Klasma. Saat saya dan adik saya datang Gema sudah dalam keadaan pingsan di atas motor nya. Arky sudah coba bangunkan tapi tidak kunjung siuman",jelas Arya singkat padat.


Saat itu Gema sudah di tidurkan di sova panjang ruang tamunya. Dan ibu Gema yang tidak kunjung berhenti menangis khawatir."Ambil kan air Bu",minta ayah Gema, yang adalah teman Jefri sendiri Dion.


Dion menuangkan air itu ke atas telak tangannya lalu membasuh raut wajah Gema dengan air putih itu, di saat itulah kelopak mata Gema terbuka dan berlahan-lahan mulai siuman. Tapi masih dengan raut wajah pucat ketakutan. Bahkan saat melihat wajah Arya dan Arky. Menyadari itu lantas Dion memberikan sisa air doa tadi untuk Gema tenang.


Melihat Gema yang masih syok dan masih membutuhkan istirahat. Arya akhir berpamitan untuk kembali pulang kepada Dion dan ibu Gema.


"Kami pulang dulu Om tidak enak dengan ibu kalau pulang terlambat",kata Arya.


"Iya hati-hati di jangan, terima kasih sudah membantu Gema",

__ADS_1


Singkat cerita Arya dan Arky akhirnya kembali ke rumah. Akan tetapi saat sudah pulang dan selesai mencuci muka dan kaki di kamar mandi tamu bawah. Arya dan Arky yang baru memasuki ruang makan yang menurut sudah terlambat dan berpikir mungkin ayah dan ibu sudah selesai makan.


Tapi saat sudah sampai keduanya malah melihat Tigor kakak mereka yang sedang makan sendirian. Melihat kedatangan kedua adiknya Tigor yang masih mengunyah makanan dalam mulutnya berkata,"Kenapa diam di sana?Cepat duduk dan makan",bernada tinggi.


Arya dan Arky hanya terdiam tapi menurut perintah Tigor. Hingga akhir mereka bertiga makan dengan hening tanpa seorangpun dari ketiganya yang membuka suara.


Hingga akhirnya Tigor yang selesai makan duluan beranjak dari tempat duduknya berlalu pergi sembaring membawa piring kotor miliknya ke dapur. Sementara Arya dan Arky masih fokus memakan makanan mereka masing-masing.


++++++


Buggkk... menerabas tubuhnya di atas tempat tidur yang nyaman. Di susul menghela nafas berat yang panjang."Capeknya padahal gue tidak ngapain-ngapain",kata Arky.


Hingga sesaat kemudian terdengar suara ketukan pintu dari luar kamarnya."Siapa?",


Tidak ada jawab tapi justru terdengar suara ketukan pintu lagi. Kesal waktu istirahat di ganggu Arky pun beranjak dari tempat duduknya kembali dengan perasaan marah membuka pintu kamar yang sudah di kuncinya dari dalam.


"Eh!",


Dengan raut wajah datar seperti biasa Arya menyodorkan buku ke depan Arky,"Tugas bahasa Indonesia cepat di salin",


Tangan yang menyandar sedikit ke atas di depan pintu,"Lu masih sakit Rya?",


"To**lol!!Cepat ambil sebelum gue berubah pikiran",


Mengambil kasar,"Iya, thanks",Arky langsung berlalu masuk ke dalam kamar dan menutup pintu kamarnya tanpa memperdulikan Arya sudah pergi atau belum.

__ADS_1


Arya yang saat itu merasa haus hendak kembali ke kamarnya, namun teringat air di kamar yang habis. Mau tidak mau Arya harus turun ke lantai bawah untuk minum. Saat itu Arya memilih turun melewati tangga, sehingga saat itu dirinya berjalan melewati lorong tempat ruang kerja ayahnya berada.


Akan tetapi saat Arya perhatikan sedikit dari celah pintu yang sedikit terbuka. Arya melihat seseorang yang sedang sibuk menghadap laptop bukan Ayah. Ingat ayahnya masih sakit, yang kemungkinan itu adalah Tigor yang mengganti posisi ayahnya untuk sementara waktu. Arya yang di tidak menghiraukan memilih untuk melanjutkan langkah kakinya yang tertunda.


Di dapur Arya melihat ibunya yang sedang sibuk membuatkan sesuatu."Sedang buat apa Bu?",tanya Arya.


Mengambil kaleng susu dalam lemari,"Buat susu hangat untuk Bang Tigor, kamu mau juga?",


"Tidak Bu",mengambil gelas untuk mengambil air putih. Selesai minum Arya langsung berlalu pergi meninggalkan ibu nya. Untuk segera kembali ke kamar dan beristirahat.


Sementara itu Alin dengan membawa gelas susu hangat dan sepiring camilan ke dalam ruang kerja pribadi Jefri. Alin menaruh susu dan camilan itu di atas meja.


Tigor yang memperhatikan berkata,"Ibu kenapa belum istirahat?",


"Kamu sendiri kenapa belum istirahat?",tanya balik Alin."Jangan tidur larut malam, kerja iya kerja, tapi tetap ingat kesehatan mu, jangan sampai sakit",


Menatap hangat manik mata putra sulung nya,"Jangan lupa di minum susu nya",kata Alin sebelum berlalu pergi meninggalkan ruangan ini.


++++++++


+++++++++++++


Sudah dua Minggu lebih Gema tidak masuk sekolah. Dan selama itu Gema izin sakit, saat teman-teman datang ke rumahnya Gema emang sedang sakit. Gema hanya tidur saja selama temannya datang. Karena menurut keterangan ibunya saat malam Gema selalu kesulitan tidur dan mengigau juga demam tinggi.


Karena itulah ibu Gema menyuruh Gema untuk istirahat saja di rumah sampai keadaan kembali sehat.

__ADS_1


Akhir selama dua Minggu itu mereka yang selalu berlima menjadi hanya berempat saja. Membuat Arky dan Arthur jadi banyak diamnya karena anggota gila nya hilang satu. Dan hal itu sangatlah menguntungkan untuk Arya dan Kai yang bisa tidur sangat nyenyak sekali setiap jam istirahat sekolah.


Sampai akhir di hari inilah untuk pertama kalinya akhir Gema masuk sekolah lagi. Di saat itulah Gema menceritakan semuanya yang dirinya alami di malam itu. Dari sampai dirinya melihat sesosok yang sama seperti Arya dan Arky tapi saat sudah dekat ternya bukan Arya dan Arya. Hingga dirinya pingsan dan sakit berminggu-minggu karena syok berat hingga terbayang-bayang yang membuat kesulitan tidur.


__ADS_2