
Hari ini adalah pertunangan Elon. Anne sudah memutuskan untuk datang ke Jakarta. Ia akan menghadiri acara pertunangan tersebut. Walaupun hatinya sakit tapi Anne sudah ikhlas dengan semua yang menimpa dirinya.
Saat ini Anne sedang menginap di Apartemen Bella.
Anne dan Bella kembali mengingat momen-momen pada waktu kecil hingga sekarang.
Anne bilang pada Bella. " Ingat gak Be, dulu saat waktu kecil kamu akan menangis ketika aku ingin pulang saat kita bermain bersama. Kamu akan merengek sambil mengelap ingus yang keluar agar aku tak pulang dulu. Ha,,haa dulu kamu jorok ya Bel. " Anne tertawa. "Haiishhh, kamu ini" Jawab Bella
"Eh An, kamu inget gak, waktu kita SMP mau minta mangga tempatnya Bayu. Kamu nekat manjat pohon eh kamu gak bisa turunnya terus aku panggil Bapak kamu. Kamu dimaharin sama Bapak. Katanya anak cewek manjat-manjat pohon. Kamu lari-lari dikejar Bapak takut dipukul. Haa haa haa" Ganti Bella yang cerita
" Alah kamu lebih parah lagi Bel. Ingat gak waktu kamu mau ngerjain si Bayu itu. Saat kita maen ke sungai kamu iseng mau dorong Bayu malah kamu yang kecebur. Mana waktu pulangnya kamu nginjek tahi sapi lagi. Hhaaa..haa.. Terus Bapak kamu marah kamu gak boleh keluar rumah. Kamunya tetap ngeyel keluar lewat jendela. Bell ternyata parah kamu dulu ya.. Haa haaa" Anne tak mau kalah cerita
"Haiiishhhh, udahlah An. Jangan bahas lagi yang dulu-dulu jadi malu kita. Ngomong-ngomong gimana ya kabar Bayu? Dulu kita sering banget main bareng dia. Tapi semenjak orang tuanya pindah ke Surabaya kita udah gak kontak lagi ya dengan Bayu?" Kata Bella
" Iya, ya Bell. Gimana Bayu sekarang, masih kayak Boboho gak ya?" tanya Anne. Kemudian mereka tertawa.
Malampun tiba, Acara pertunangan Elon dan Diana dilaksanakan di salah satu hotel bintang 5 di Jakarta. Anne dan Bella sedang bersiap-siap untuk menghadiri pertunangan Elon.
" An, kamu yakin mau ikut?" tanya Bella ragu-ragu
" Iya Bal, kamu gak perlu khawatir. Aku baik-baik aja kok" jawab Anne yakin
__ADS_1
" Ya sudah ayo kita jalan" ajak Bella
Saat ini Bella mengenakan gaun berwarna pink. Panjang selutut, Ia menggerai rambut panjangnya dan memakai sebuah kalung. Bella terlihat sangat cantik malam ini.
Begitupun dengan Anne, Ia tampil anggun dengan gaun panjang warna hitam dengan memperlihatkan punggungnya indah. Ia menyanggul rambutnya memperlihatkan lehernya yang panjang. Ia mengenakan sepasang anting yang sangat cantik.
Beberapa para tamu yang melihat Bella dan Anne pun mengagumi kecantikan mereka. Seperti yang dilakun Exel saat ini. Exel mencuri-curi pandang pada Bella. Exel merasa Bella sangat cantik. Saat Bella masuk ruangan Exel sampai tak mengedipkan mata. Ia tak pernah melihat Bella dengan penampilan seperti ini. "Sangat cantik" gumam Exel
Saat Exel melihat Bella, tak sengaja pandangan Bella bertemu dengan Exel. Bella salting, ia melihat Exel yang sangat tampan menurutnya. Bella mengalihkan pandangannya. " Huuh, kenapa jantungku jadi dag dig dug begini melihat pak Exel" kata Bella dalam hati
Sementara, Anne melihat ruangan yang akan menjadi tempat pertunangan Elon dengan wanita lain. Tempat yang sangat besardan luas. Dekorasi yang begitu indah, apalagi banyak warna mawar warna putih. Dan tamu undangan yang begitu banyak.
Pandangan Anne beralih ke panggung. Elon muncul dengan seorang wanita yang cantik. Ia mengenakan gaun yang indah berwarna biru dongker senada dengan jas yang dipakai Elon saat ini. Elon terlihat sangat tampan. Ia tersenyum pada semua hadirin.
Anne berusaha untuk tegar hatinya merasa sesak. Lagi-lagi melihat orang yang disayang bersama dengan wanita lain. Pandangan Elon dan Anne bertemu. Anne tersenyum pada Elon walaupun sebenarnya ia merasa sakit sekali hatinya. Elon pun juga membalas senyuman Anne. " Maafkan aku An, aku tahu pasti ini sulit untuk kamu. Ini juga sulit untuk aku tapi aku juga tidak bisa berbuat apa-apa" kata Elon dalam hati
" Para hadirin sekalian, malam ini merupakan malam yang penuh bahagia bagi dua keluarga, yaitu keluar Bernand dan Keluarga Antonio. Malam ini kita akan menyaksikan dua pasangan yang saling mencintai dan menyayangi menjadi satu. Elon Bernand dan Diana Putri Antonio akan melangsungkan pertunangannya" kata MC pertunangan Elon dan Diana
Prokk..Prokk.. Prokk..Semua orang bertepuk tangan saat Elon telah selesai memasang cincin pada jari manis Diana. Tanpa sadar air mata Anne mengalir. Ia segera menghapusnya. Anne kemudian tersenyum. Bella sempat melihat Anne saat menghapus air matanya. " An, betapa malangnya nasib kamu. Semoga kamu segera mendapatkan kebahagiaan juga" kata Bella dalam hati
" An, kamu gak papa? " tanya Bella khawatir
__ADS_1
" Aku baik-baik aja Bel. Jangan khawatir" kata Anne meyakinkan Bella.
Bella hanya tersenyum pasrah melihat sikap Anne yang seolah-olah kuat. Anne mengajak Bella ke panggung untuk memberi selamat pada Elon dan Diana.
Anne dan Bella mengantre untuk berjabat tangan dengan pasangan karena banyaknya tamu undangan. Hingga tiba saat Anne bertemu dengan Elon secara dekat. Jantung Anne masih bergetar ketika melihat Elon.
Anne tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk memberi selamat pada Elon. Sedangkan Elon terus menatap Anne tanpa menyadari la telah menggantungkan tangan Anne sendiri. Diana menyadarkan Elon dengan menyentuh pelan tangan Elon agar ia juga menerima uluran tangan dari Anne. " Sepertinya wanita ini sangat spesial untuk Elon. Aku bisa melihat dari tatapan yang Elon berikan pada wanita ini. Ia menatap dengan tatapan penuh cinta" kata Diana dalam hati
Elon tersadar karena sentuhan Diana. Ia kemudian menjabat tangan Anne dan tersenyum. " Selamat ya Elon" kata Anne
Anne kemudian menjabat tangan Diana juga " Selamat ya" kata Anne.
Anne merasa dada begitu sesak. Ia bisa tersenyum namun ia tak bisa bohong bahwa hatinya menangis. "Sakit, sakit sekali rasanya" kata Anne dalam hati
Anne turun dari panggung. Air matanya kembali membasahi pipi. Ia segera menghapusnya. Ia berjalan keluar dengan terburu-buru karena Anne tak ingin menangis di hadapan para tamu undangan.
Elon melihat semua. Pandangannya sedari Anne menjabat tangan selalu tertuju pada Anne. Elon tahu saat ini Anne menangis. Ia bisa merasakan apa yang Anne rasa. Namun ia tak bisa berbuat apa-apa. " Di, aku ke toilet sebentar ya" kata Elon pada Diana
" Iya, Jangan lama-lama ya" jawab Diana.
Elon pergi meninggalkan Diana. Ia mencari keberadaan Anne di luar.
__ADS_1