
Anne saat ini tengah duduk di pinggiran jalan. Ia tidak tahu saat ini berada di mana. Anne sudah tidak memiliki tenaga untuk berjalan. Ia sangat lemah apa lagi dua hari ini dirinya tak di beri makan oleh anak buah Bella. Anne menangis. Air mata yang jatuh mengenai luka yang ada di pipinya. Perih bahkan pedih itu yang Anne rasa. Anne meringkuk meratapi nasib ia malu untuk menunjukkan wajahnya saat ini.
Tak selang lama ada sebuah mobil berhenti tepat depan Anne. Ia berlari menuju Anne dan memapahnya untuk masuk ke dalam mobil. " An, ayo naik ke dalam mobil dulu" kata Bayu pelan
Anne hanya mengangguk tanda setuju. Dirinya sudah tidak memiliki tenaga, Anne merasa sangat lemas.
Sopir Bayu membukakan pintu mobil bagian belakang untuk Bayu dan Anne. Setelah Anne dan Bayu masuk dan duduk di dalam mobil. Pak supir menghidupkan mobil menuju rumah sakit. " Pak tolong ke rumah sakit terdekat" kata Bayu sambil memeluk Anne
Anne sedang diobati oleh dokter. Bayu tidak habis pikir dengan apa yang sudah Bella lakukan. Bayu tidak menyangka bahwa Bella akan senekad itu. Bayu teringat tadi pagi, Ibu Anne menelepon dirinya beliau menanyakan kabar Bayu, dan menanyakan tentang Anne saat ini sibuk apa karena ditelepon tidak pernah diangkat tidak seperti biasanya. Bayu berbohong pada orang tua Anne jika saat ini pekerjaannya sangat banyak akhir-akhir ini dia sering lembur.
Setelah mendapat telepon dari orang tua Anne, Bayu lalu mulai mencari Anne. Bayu yakin saat ini orang yang menculik Anne adalah Bella. Ia mencari Bella ke kantornya namun ternyata Bella tidak ada. Bayu juga ke apartemen tidak ada. Bayu sudah menelepon beberan kali tapi tidak diangkat oleh Bella. Bayu terus menelepon Bella sampai akhirnya Bella angkat dan Bayu meminta Bella melepaskan Anne jika tidak ia akan mengirimkan bukti yang ia punya pada Elon.
Dokter keluar setelah memeriksa dan mengobati Anne. Bayu berdiri. " Bagaimana keadaannya dok? " tanya Bayu cemas
" Pasien lemah karena kurang nutrisi dan cairan dalam tubuh. Saat ini sedang diberi infus keadaan akan membaik setelah itu. Tapi untuk luka di wajahnya itu sepertinya akan membekas bisa dihilangkan dengan cara operasi plastik" jawab dokter
" Baik doker, saya mau yang terbaik dok untuk teman saya. Terimakasih" Bayu sambil menjabat tangan dokter
__ADS_1
" Sama-sama" dokter pergi
Bayu mendatangi Anne. " An... gimana perasaan kamu? "
Anne masih diam. Pikirannya kosong. Saat ini Anne merasa benar-benar terpuruk. Anne hanya diam sedari tadi mencari apa yang telah dia perbuat hingga Bella tega padanya. " Apa aku telah menyakiti dirinya? Apa aku pernah berlaku kasar padanya atau aku pernah merebut sesuatu darinya? " tanya-tanya Anne dalam hati
Sementara Elon tengah marah besar karena ia mendapatkan informasi dari Jijay bahwa selama ini Anne belum kembali ke Jogja. " Tega kamu An, bohongin aku. Kenapa kamu harus menghindar ketemu dengan aku jika kamu tidak suka. Kenapa An? Apa karena Bayu? " guman Elon
Elon mengambil kunci mobil pergi menuju apartemen Bella. Bella marah ia melempar semua barang di kamarnya. "Sialan, kenapa rencanaku harus gagal lagi. Dan bagaimana bisa Bayu menemukan pelayan itu. Ahhhhhh" Bella teriak sambil melempar barang-barang kembali.
Elon sudah tiba di apartemen Bella. Ia sudah mengetuk pintu dan memanggil nama Bella beberapa kali namun belum juga dibukakan pintunya. Saat mendengar ketukan pintu Bella hendak membuka pintu karena ia yakin yang datang pasti Bayu. Bella ingin meluapkan emosinya pada Bayu. Tapi ketika mendengar suara Elon memanggil namanya Bella berbalik ke kamarnya membenarkan penampilannya.
Elon masuk apartemen Bella. " Bel, kamu tahu Anne saat ini ada di mana? " tanya Elon tanpa basa-basi
Bella mengepalkan tangannya. Ia marah karena yang selalu Elon tanya hanya tentang Anne. "Mari duduk pak. Saya tidak tahu pak, karena setahu saya yang terakhir Bayu sampaikan Anne kembali ke Jogja" sambil duduk di sofa ruang tamu
Elon duduk juga di kursi. " Kamu beneran tidak tahu Bel? Kalau begitu boleh saya minta nomor Bayu Bel karena nomor Anne sudah tidak aktif saat ini. "
__ADS_1
" Boleh pak, saya ambil HP dulu di kamar" Bella pergi ke kamar
"Sial, sial, sial.. Gimana ini kalau Bayu bakal masih tahu semuanya ke Elon." gumam Bella khawatir rahasianya terbongkar
Bella mengirim pesan pada Bayu. Aku mohon Bay, jangan cerita apa pun pada Elon. Jangan bongkar rahasiaku. Aku sudah melepaskan Anne. Aku janji gak akan mengulangi hal itu lagi. Aku mohon Bay, untuk pertemanan kita selama ini beri aku satu kesempatan lagi.
Bella keluar kamar menutup pintu kamarnya yang berantakan lalu berjalan ke tempat Elon berada. " Pak, saya baru saja mengirimkan nomor Bayu" Bella duduk kembali
" Terima kasih Bel, kalau begitu saya pamit dulu" Elon berdiri hendak pergi namun salah satulengannya di tahan oleh Bella.
" Pak tunggu sebentar, apa bapak sudah makan? maaf sekali pak bisa temani saya makan? Saya sudah beberapa hari ini tidak makan dengan baik semenjak Anne pergi. Saya merasa ada yang kurang jika makan sendiri. " kata Bella bohong
Elon bimbang harus bagaimana. Sebenarnya ia ingin langsung menemui Bayu dan secepatnya bertemu dengan Anne. Namun memikirkan apa yang sudah dirinya perbuat pada Bella dan Ia juga sudah berjanji akan bertanggung jawab membuat Elon terpaksa bertahan sebentar di apartemen Bella. " Baiklah, kamu ada makanan apa atau mau saya pesankan?" tanya Elon
Bella merasa sangat senang karena Elon mau bertaha. dan menemani dirinya makan malam. " Pesan saja pak, soalnya bahan-bahan makanan sudah habis." kata Bella sambil tersenyum
Elon memesan makanan melalui Hpnya. Tak selang lama datanglah kurir yang mengantarkan makanan. Elon memesan ikan bakar dan Bebek goreng dua porsi. Bella membukakan pintu mengambil pesanan lalu menyiapkan makanan tersebut dalam piring. Setelah selesai disiapkan Bella memanggil Elon yang masih berada di ruang tamu untuk makan bersama. " Pak mari makan dulu, sudah saya siapkan makanannya" ajak Bella
__ADS_1
Elon mengangguk. Bella sangat senang bisa makan bersama Elon saat ini. Wajahnya terukir tersenyum bahagia. Bella sesekali mencuri pandang pada Elon. Elon cepat-cepat menghabiskan makanannya karena ia ingin segera menemui Bayu. Ia tak melihat jika Bella sedari tadi memperhatikan dirinya. Elon terus makan sesuap demi sesuap sampai akhirnya habis. Ia mengambil satu gelas minum lalu berdiri pamit pada Bella. " Saya pergi dulu ya Bel, kamu habisin dulu aja makanannya" kata Elon lalu meninggalkan Bella
Bella hanya diam. Ia tak punya alasan lagi untuk membuat Elon bertahan.