
Setelah menemui Diana, Elon kembali ke perusahaan. Ia ingin bertemu dengan Anne dan memberi tahunya bahwa yang meneror dia selama ini sudah ditemukan.
Elon melihat Anne yang sudah hampir masuk mobil Bayu karena ini sudah waktunya jam kerja selesai. Elon menghentikan mobilnya di samping mobil Bayu.
" An tunggu sebentar ada yang mau aku sampaikan sama kamu"
Anne bingung lalu menatap Bayu.
" Kamu juga bisa ajak Bayu jika kamu merasa tidak enak." tambah Elon
"Baiklah. Kita cari tempat saja ya untuk ngobrol" jawab Anne.
Anne lalu naik mobil Bayu. Bayu menghidupkan mobilnya dan pergi mengikuti Elon menuju ke sebuah restoran." Mau ngobrolin apa kamu sama dia An?"
Anne menggeleng. " Aku juga gak tau Bay, kita tunggu saja di sana nanti ya".
Bayu mengangguk.
Elon, Anne, dan Bayu duduk di meja dekat jendela. Elon menawarkan pesanan terlebih dahulu. "Kalian mau pesan apa An, Bay? tanya Elon
Elon mengangkat tangan memanggil seorang pelayan. Pelayan datang dan memberikan buku menu kepada Elon.
Ia memberikan buku menu itu pada Anne. " Pilih saja dulu An".
Anne membuka buku menu. Ia melihat-lihat kemudian memilih "Lumpia bebek betutu saus mayonnaise 1, pangsit seafood 1, bihun goreng 1, udang goreng, cumi asin, dimsum. Minumnya air mineral 3, milk tea 1, sama espreso 1, sama kapucino 1. sudah itu saja mba" kata Anne.
Anne menutup buku menu ia melihat pelayan tersebut selesai mencatat apa saja yang sudah dipesan oleh Anne. " Terimakasih, mohon ditunggu sebentar. Saya permisi dulu" kata pelayan tersebut. Elon, Bayu, dan Anne mengangguk.
" An, aku kan pengan pesan juga" kata Bayu, Elon menatap tak suka ke Bayu. Ia cemburu melihat keakraban Bayu dengan Anne
"Udah biar cepat Bay, aku laper banget" Jawab Anne sambil menepuk bahu Bayu.
Anne menatap Elon. " gak papa kan aku pesan itu semua?" tanya Anne ke Elon. Elon mengangguk.
"oh ya El, kamu mau bahas apa sebenarnya?" tanya Anne
__ADS_1
" Aku sudah menemukan orang yang sudah meneror kamu An, tadi orang suruhan aku sudah melacak nomor-nomor yang kirim pesan ke kamu. Dan salah satu nomor itu miliknya Diana. " kata Elon, Anne terkejut mendengar itu sedangkan Bayu menatap dengan pandangan yang tak percaya.
"Apa salahhu hingga Diana tega melakukan itu? Apakah dia cemburu dengan kedekatan Elon dan aku? " tanya Anne dalam hati
"Aku minta maaf An, mungkin ini salah aku. Aku telah membawa banyak masalah ke hidup kamu. Aku jamin hal ini tidak akan terulang lagi An. Aku gak akan biarin Diana meneror kamu lagi" tambah Elon. Elon menatap Anne dengan perasaan bersalah.
Anne, Elon, dan Bayu kembali ke Apartemen masing-masing.
Di Apartment Anne melamun di balkon. Ia memikirkan perkataan Elon sore tadi. Anne tak menyangka jika Diana akan berbuat sejauh itu. " Ini salahku karena aku masih saja dekat dengan Elon. Sebagai tunangan Elon aku yakin Diana juga sakit hatinya melihat Elon dan aku. Aku harus menjauh dari Elon. Atau lebih baik aku pulang ke Jogja? " kata Anne dalam hati.
Bella melihat Anne duduk di balkon. Ia menghampiri Anne. " Ada apa An? "
" Ternyata Diana orangnya Bel yang menerorku". kata Anne
Bella tersenyum tanpa diketahui Anne. " Kan An, aku sudah bilang bisa jadi wanita itu. Pasti dia gak suka sama kamu An. Kamu harus hati-hati mulai sekarang. Kamu tahu sendiri An Diana bukan orang sembarangan."
" Rencanaku berhasil. Setelah ini yang akan disalahkan adalah orang lain. Liat saja kamu An aku akan buat hidup kamu menderita" kata Bella dalam hati
Bella memeluk Anne. " Kamu yang sabar ya An"
" Aku yakin bukan kamu orangnya" gumam Bayu, ia mendekap foto itu dengan erat.
***
Flashback
Bayu keluar dari sebuah kafe yang berada di Surabaya. Ia memencet tombol untuk membuka kunci mobil. Tett..Teet Bayu membuka pintu mobil dan duduk di kursi kemudi. Tiba-tiba pintu belakang di buka oleh wanita cantik ia langsung masuk dan duduk.
Bayu terkejut melihat ada wanita yang tiba-tiba naik ke mobilnya. Ia menoleh ke belakang. "kamu siapa? kenapa kamu tiba-tiba masuk ke dalam mobilku? " tanya Bayu
" Maaf, maaf banget tapi tolong aku sekali ini saja. Izinin aku ikut mobil kamu kali ini. " kata Diana memohon ia melihat keluar ada beberapa orang suruhan papa Diana sedang mencari keberadaannya.
Bayu melihat orang-orang itu juga. Akhirnya ia menghidupkan mobil dan pergi. Diana menghela nafas " akhirnya bisa kabur juga. Maafin Diana ya Pa" kata Diana dalam hati
"Hehhh kamu..Sebenarnya kamu ada masalah apa dengan orang-orang tadi? " tanya Bayu menatap Diana dari kaca tengah.
__ADS_1
Diana bingung mau menjawab aja. Ia mencari alasan. " Aku punya hutang banyak sama rentenir. Mereka sedang mencariku karena aku belum bayar-bayar hutangku" bohong Diana
" Maaf ya aku sudah bohongin kamu" kata Siapa dalam hati
" Berapa hutang kamu? "
" 100 juta" Jawab asal Diana, Bayu menelisik wajah Diana.
" Buat apa kamu hutang sebanyak itu?"
" Untuk berobat Papaku di kampung. Apakah kamu bisa membantuku? Aku sudah diusir dari kontrakan di sini. Apakah aku boleh ikut kamu? Aku bisa semuanya kok. Bersih-bersih, masak aku bisa" kata Diana
Bayu masih diam. Ia sedikit ragu mau membantu Diana.
" Tolong aku. Aku mohon, aku gak mau ngecewain Papaku"
" Baiklah, kamu bisa panggil aku Bayu. Nama kamu siapa? "
" Diana"
"Akhirnya aku bisa bersembunyi sebentar dari Papa. Maafin Diana yang Pa. Diana masih mau di Surabaya Diana ingin mandiri Pa" kata Diana dalam hati
Bayu menghentikan mobilnya di salah satu perumahan yang cukup terkenal dan mahal di Surabaya. " Turun" Kata Bayu. Bayu membuka pintu dan berjalan ke arah pintu masuk rumah, Diana berjalan di belakang Bayu.
Bayu membuka pintu sambil berjalan masuk di dalam rumah. " Di sini hanya aku sendiri yang tinggal. Bibi hanya datang untuk bersih-bersih lalu setelah selesai pulang." Bayu menjelaskan, Diana mengangguk mengerti.
" Rumah sebesar ini kenapa hanya tinggal sendiri, kemana orang tuanya? " kata Diana dalam hati
" Ini kamar yang bisa kamu tempati" kata Bayu, ia menghentikan langkahnya.
Diana yang pikirannya berkelana tak sengaja menabrak dada Bayu. " Aduuh sakit" kata Siapa sambil memegang dahinya
" Jalan itu makanya fokus jangan pikirannya ke mana-mana terus." jengkel Bayu
" Maaf ya "
__ADS_1