
Jam pulang kantor tiba. Sedari siang tadi Elon dan Diana belum juga keluar dari ruangan. Anne yang sempat memergoki pun juga diabaikan oleh Elon dan Diana.
Anne berdiri dan mengambil tasnya lalu berjalan menuju lift dengan gontai.
Ketika sudah sampai di pintu masuk, Ia melihat seseorang yang bisa mengembalikan senyumnya. " Boboho" teriakcAnne. Lalu Ia melambaikan tangan dan berlari ke arah Bayu. " Haiishhh namaku Bayu, bukan Boboho" Bayu mendengus.
Aku memeluk Bayu, rasanya penat yang kurasa hilang ketika memeluknya. Bayu sedikit terkejut dwngan pelukan Anne. Bayu merasa ada masalah yang menimpa teman satunya ini. " Ada apa An?" tanya Bayu. Bayu bisa merasakan Anne menggelengkan kepala di dada bidangnya. Bayu tahu artinya Anne belum mau bercerita saat ini.
" Ya sudah yuk, masuk mobil kita cari tempat ya" ajak Bayu, Anne mengangguk.
Bayu dan Anne masuk dalam mobil lalu meninggalkan kantor. Sementara Elon bersama Diana menyaksikan bagaimana romantisnya Anne dan Bayu di lobi. " Begitu mudahnya kamu El, bersama orang lain" kata hati Elon
" Bay, aku gak rela liat kamu sama orang lain, kenapankamu menolakku dan malah bersama wanita rendahan seperti itu" kata Diana dalam hati
"El, ada hal yang perlu aku bahas sama kamu" Kata Diana
" Hmmmm, baiklah, ayo kita ke kafe terdekat. Aku juga mau ada yaang dibahas sama kamu Di" jawab Elon
Diana meninum pesanannya. " El, aku tahu kamu tidak menyukaiku. Jujur aku tertarik dengan kamu sejak pertama kali pertemuan kita. Sampai akhirnya kita menjadi tunangan. Jadi aku harap kamu bisa menghargai perasaanku. Aku tahu tadi siang kamu memelukku hanya ingin membuat asisten kamu itu cemburu." kata Diana berkaca-kaca
" Maaf Di, bukan seperti itu maksudku. Maaf aku sudah melukai hatimu." kata Elon merasa bersalah
" Kamu tahu El, sakit rasanya aku melihat cara kamu memandang wanita itu. Tapi aku akan berjuang, sebagai tunangan kamu dan karena aku menyukai kamu. Aku berharap kita bisa berakhir di pernikahan seperti perjanjian yang sudah kamu sepakati. " Kata Diana
" Aku tidak akan pernah lepasin kamu dari tanganku El apalagi untuk wanita itu." ucap Diana dalam hati
Elon menggenggam tangan Diana. " Beri aku waktu ya Di, semoga aku bisa membalas perasaan kamu" kata Elon
" Aku sudah menyetujui pernikahan ini. Jadi, aku harus membuang perasaanku pada Anne. Ini adalah pilihanku dan aku harus bertanggung jawab pada apa yang telah ku pilih" kata Elon dalam hati
Saat ini Bayu dan Anne ada di taman. Anne duduk di samping Bayu dengan menyandarkan kepalanya ke bahu Bayu. " Bay, apa salah aku ya. Apa Tuhan memang tidak mengizinkan aku Bahagian ya?" tanya Anne
" Hussst kamu boleh bicara seperti itu An, Tuhan itu tau kamu kuat. Aku yakin nantinya kamu pasti akan bahagia." jawab Bayu, ia mencubit pipi Anne
__ADS_1
" Ihhh, sakit tahu Bay, kamu nih" aku mengerucutkan bibir
Bayu mengelus kepalaku. " Kamu ada masalah apa An? Cerita sama aku. Aku akan selalu ada buat kamu"
" Bayuu, kamu memang teman yang baik dari dulu" Anne memeluk Bayu
" Jangan sedih-sedih ada aku di sini" Bayu menepuk-nepuk punggungku
"Aku harus melupakan Elon" kata Anne dalam hati
Lagi-lagi ketika mau memejamkan mata Anne mendapat pesan. Kamu akan aku buat menderita bahkan lebih menderita!
" Siapa sebenarnya dia ini? Apa maunya?" gumam Anne
Anne mengabaikan pasan yang sering muncul hingga akhirnya ada sebuah paket yang muncul di Apartemen Bella.
" An, bangun!! Jangan karena hari Minggu makanya kamu tidur terus dari tadi. Bangun An sudah siang tahu. Ayo temenin aku keluar beli bahan-bahan di dapun" kata Bella dengan mengetuk-ngetuk pintu kamar
" Oh ya An, ada paket buat kamu itu" kata Bella lagi
Setelah selesai Anne keluar dari kamar menghampiri Bella yang sedang menonton televisi. " Bel, katanya mau belanja. Ayo."
" Bentar dikit lagi An, oh ya tuh di meja ada paket buat kamu tapi gak ada nama pengirimnya."
Anne berjalan ke arah ruang tamu, iya duduk dan perlahan membuka paket tersebut. " Aaaaaaa!" Teriak Anne
Bella berdiri dan berlari ke arah Anne." kenapa An?" Bella khawatir
" Itu Bel" tunjuk Anne ke arah kotak paket
Bella melihat ke arah paket isinya terdapat tikus mati. " Sudah An, tidak perlu takut biar aku yang buang"
Bella membawa paket keluar. Ia membuangnya ke tempat sampah kemudian Ia tersenyum puas.
__ADS_1
Bella masuk ke dalam Apartemen Ia melihat Anne yang masih ketakutan. " An, sudah tenang. Aku sudah membuangnya. Jangan terlalu di pikirkan bisa jadi ini orang iseng saja. Oke!" Bella memberi pelukan ke Anne
Anne sudah merasa jauh lebih tenang. " An mending kita belanja aja yuk. Lupakan kejadian hari ini." ajak Bella, Anne mengangguk.
Sebelum keluar Bella mengirim sebuah pesan. Bella tersenyum lalu ia memasukkan ponselnya ke dalam tas.
Anne dan Bella berkeliling di supermarket mereka memilih bahan-bahan dan cemilan yang mau di beli bahkan troli mereka sudah hampir penuh. " Bella udah penuh nih, ke kasir yuk" ajak Anne
" Satu lagi An, yuk kita beli daging buat nanti malam barbeque an sekalian ajak Bayu biar dia main ke Apartemen"
" Setuju banget Bel, yuk" aku mendorong troli
Saat memilih beberapa daging tak sengaja Anne melihat Elon dan Diana yang sedang berbelanja juga. " Mereka terlihat sangat cocok" kata Anne dalam hati lalu Ia melanjutkan memilih daging.
" Sepertinya sudah cukup An, yuk ke kasir terus undang Bayu ke rumah " kata Bella tersenyum
Anne mengangguk, dan mendorong teori tak sengaja berpapasan dengan Elon dan Diana. "Eh pak Elon, nona Diana" sapa Bella. Elon dan Diana tersenyum.
Anne hanya diam saja. Diana melirik troli yang di bawa Anne. " Kalian belanja banyak sekali, mau ada acara? " tanya Diana
" Iya nona Diana, rencananya saya, Anne, dan Bayu mau barbequean. Pak Elon dan nona Diana boleh bergabung jika mau ikut" kata Bella tersenyum lebar, Anne melotot ke arah Bella ia tak habis pikir kenapa Bella bisa berkata seperti itu
" Iya tentu, di mana lokasinya?" kata Diana, Anne terkejut mendengar Diana setuju.
" Di Apartemen saya Nona. Sebelah Apartemen Pak Exel, Pak Elon tahu tempatnya." jawab Bella
"Gimana El, gak papa kan? " Diana merangkul tangan Elon. Elon mengangguk tanda setuju.
" Kalau begitu kami duluan pak Elon, nona Diana. Saya tunggu di Apartemen" jawab Bella. Anne sedari tadi diam saja setelah berjalan lumayan jauh dari Elon. Anne berkata " Bel, kamu mau ngapain ngajak mereka barbequean segala?"
" Aku cuma basa-basi An, mana tahu malah di sanggupin sama tuh cewek"
"Haiiiasshh kamu ini!" Anne mencubit pipi Bella
__ADS_1
" Sakit An" Bella mengelus pipinya
" Biar tau rasa! "