Anne Dan Elon

Anne Dan Elon
Bagian 34 Kopi


__ADS_3

Rasa tak senang Bella semakin menjadi karena melihat Anne yang bisa tertawa bahagia dengan karyawan lain di kantin. Anne bisa bercanda ria dengan mereka. Bella yang melihat itu semakin tersulut emosinya. Bella ingin sekali menyingkirkan Anne dari dunia ini. Bella mengepalkan tangannya lalu melengos pergi meninggalkan kantin.


Awalnya Bella berencana untuk membeli makanan untuk berpura-pura menghibur Anne. Bella menyangka Anne akan murung dan sedih dengan apa yang telah ia lakukan. Tapi ternyata yang Bella lihat saat ini sebaliknya. Itu sebabnya membuat Bella marah.


Bella kembali ke tempat kerjanya. Ia merencanakan untuk menyiksa Anne secara terang-terangan. Bella sudah merasa lelah dengan terus perpura-pura menjadi baik di depan Anne. Bella mengambil HP kemudian mengirim pesan ke seseorang. Pesannya: Nanti jemput di toko kue tempat biasa jalankan rencana sekarang.


Bella tersenyum membayangkan bisa menyiksa Anne. Bella ingin sekali merusak wajah Anne. Membuat Anne di hina orang bahkan tidak ada yang akan peduli lagi dengan Anne karena wajahnya yang menjadi buruk rupa. " Aku yakin semua orang perhatian dengan kamu hanya karena wajahmu saja An. Lihat saja nanti setelah aku berhasil merusak wajahmu. Kamu akan dijauhi semua orang." kata Bella dalam hati


Anne datang dari kantin dengan membawa dua minuman kaleng untuk dirinya dan juga Bella. Ia menatap heran pada Bela yang terlihat senyum sendiri. " Bel, kenapa senyum sendiri dari tadi?" tanya Anne penasaran


Bella sedikit terkejut. " Enggak ada yang senyum-senyum sendiri. kamu sah lihat An" jawab Bella. Bella melirik minuman yang dibawa Anne. Bella ingin mengalihkan pembicaraan karena takutnya Anne bisa merasa curiga padanya.


" An, bawa minuman apa? Bagi dong, haus banget ini." kata Bella


" Ini satu memang buat kamu" kata Anne sambil memberikan 1 minuman kaleng ke Bella


Bella menerima minuman itu. Ia tersenyum. " Makasih ya An" kata Bella


" Sama-sama. Oh ya Bel bawa alat cas HP gak? Hpku habis baterai, aku lupa bawa alat casnya"


" Bawa, sebentar aku cari" Bella mencari di dalam tas tidak ada lalu ia mencari di laci meja. Ternyata ada di sana, Bella mengambil alat casnya lalu memberikan pada Anne. " ini An"


" Makasih ya" kaya Anne lalu berjalan ke tempat kerjanya. Anne duduk lalu mengecas hanya.


Saat sudah jam pulang kantor. Bella meminta Anne untuk mampir ke toko kue Zen tempat biasa mereka beli kue untuk mengambil pesanan Bella. " An, bisa minta tolong hak, nanti pas kamu mau pulang mampir dulu ke toko kue. Soalnya aku di ajak pak Elon untuk bertemu orang tuanya" kata Bella bohong

__ADS_1


" Iya, nanti habis ini aku mampir. Hati-hati ya" kata Anne lalu meninggalkan Bella


Mata Anne mulai berkaca-kaca kembali membayangkan Elon akan bersama Bella. Rasanya hati Anne belum bisa menerima itu semua. Ia hanya berusaha kuat tegar di hadapan semua orang. " Sakit Tuhan rasanya seperti ini" kata Anne dalam hati


Tak terasa air mata Anne terjatuh lagi ketika berhubungan dengan Elon dan Bella. Anne segera menghapus air matanya. Ia nerjalan di dekat jalan menunggu ojek daring yang ia pesan.


Tak selang lama ojek itu datang. Anne naik ojek tersebut menuju toko kue Zen. Butuh kurang lebih 20 menit sampai ke toko kue tersebut. Anne menghirup udara sebanyak-banyaknya dan menikmati sepanjang perjalanan menuju toko kue. Ia merasa lebih tenang ketika angin menerpa wajahnya. Itu terasa mengurangi rasa kesedihan yang Anne punya.


Anne turun dari ojek setelah sampai di depan toko kue. Anne membuka pintu ia menatap beberapa orang yang sedang duduk menikmati kue dan minumannya. Anne memesan kue kecil dan puding. Lalu ia duduk di salah satu tempat dekat jendela.


Anne menikmati sore ini dengan kue dan puding yang manis sebagai obat akan hidupnya yang pahit. HP Anne berdering panggilan dari Elon. Anne mengabaikan panggilan itu. " Sudah cukup El, aku akan berusaha untuk melupakan kamu" gumam Anne


HP Anne kembali berdering. Bayu memanggil. Anne mengangkat panggilan tersebut. " Halo Bay, gimana? "


" Aku ada di toko kue Zen sekarang Bay tapi ini sudah mau pulang, mau bahas apa?"


" Aku ke sana sekarang ya. Aku gak bisa bahas lewat telepon An"


" Ooo.. nanti malam saja kalau gitu Bay, soalnya ini aku juga sudah mau pulang. "


" Ya sudah kalau begitu nanti malam aku jemput kamu di apartemen ya"


"iya... " Anne mengakhiri panggilan tersebut.


Sementara Elon merasa kesal karena Anne tak menjawab panggilannya untuk yang kesekian kalinya. " An kenapa kamu tidak pernah mau mengangkat panggilan telepon dariku lagi" kata Elon

__ADS_1


Elon duduk menyandarkan tubuhnya di kursi kebesarannya. Saat ini Elon masih berada di kantor menyelesaikan pekerjaannya. Elon menatap pintu ketika mendengar ketukan dan Ia berkata " masuk".


Bella masuk dengan percaya diri. Ia membawa sebuah mapan berisi kopi. Bella tahu jika Elon akan lembur hari ini. Sama halnya Anne juga tahu Elon lembur karena ada beberapa pekerjaan yang harus segera di selesaikan. Sebenarnya Anne tak enak hati pulang terlebih dahulu. Tapi karena Bella mengatakan bahwa ia dan Elon akan bertemu kedua orang tuanya Elon. Anne berpikir Elon tidak akan lembur hari ini atau pekerjaannya akan dibawa pulang.


Bella merasa senang mempunyai kesempatan untuk berdua dengan Elon kembali. Ia berjalan menuju meja kerja Elon. " Ini kopinya pak Elon. Saya mahmu menyampaikan pesan dari Anne tadi dia izin tidak lembur karena ada urusan dengan Bayu" kata Bella.


Bella sengaja menyebut nama Bayu agar Elon mau melupakan Anne dan bisa menjadi miliknya seutuhnya dan juga mencintainya. Bella sangat tergila-gila dengan Elon sejak pertama kalinya bertemu.


" Kenapa sekarang kamu selalu mengabaikan aku An? Apa ada sesuatu antara kamu dan Bayu?" Bertanya-tanya Elon dalam hati


" Terimakasih..." ucap Elon pada Bella. Bella masih diam berdiri menatap Elon.


"Bel..., Bella, Bella" panggil Elon


" Eh.. iya Pak maaf " kata Bella yang malu kepergok menatap Elon terus


" Apa masih ada urusan lagi? "


" Tidak pak " Bella masih berdiri ia masih ingin berlama-lama bersama Elon


" Kalau begitu silakan keluar, saya masih harus melanjutkan pekerjaan saya"


" Baik pak, saya permisi" Bella keluar dari ruangan Elon


Bella merasa sebal karena Elon seperti tak mau berlama-lama berada di dekatnya. " Awas saja kamu Elon. Aku akan menaklukkan kamu apalagi nanti setelah kamu melihat Anne yang buruk rupa. Aku yakin kamu akan melupakannya." kata Bella dalam hati. Bella tersenyum sinis.

__ADS_1


__ADS_2