
Anne menikmati sore yang tenang hari ini. Ia menikmati setiap potongan kue yang masuk ke dalam mulutnya sambil Anne melihat jalan raya yang begitu ramai. Setelah beberapa hari ini Anne tidak bisa menghilangkan penat dan rasa sedih yang beberapa hari ini membuat Anne kehilangan senyum indahnya. Anne mengingat kenangan-kenangan saat bersama Elon. Di awal pertemuan yang tidak sengaja, pertama kali berciuman dengan Elon bahkan hingga Anne merasa sangat mencintai Elon. Anne tanpa sadar menitikkan air mata. Anne mengambil tisu di meja dan ia menghapus air matanya. Anne menatap jalanan kembali ia meratapi nasibnya. Anne juga merasa sakit yang dia rasa saat ini lebih menyakitkan dari pada sewaktu Angga mengkhianati dirinya dengan Bella. Walaupun pertemuan Anne dan Elon tidaklah lama seperti Anne dengan Angga dahulu.
Anne melihat ke meja. Ia menatap HPnya tertera Elon memanggil namun Anne tak mau menjawab panggilan tersebut. Anne kembali menikmati kue dan jalan raya. Hingga akhirnya HP Anne berhenti bergetar tertera Elon 13 panggilan tak terjawab. Anne hanya melirik sebentar lalu memasukkan kue ke dalam mulutnya dan pikirannya melayang.
Anne baru saja merasa tenang namun lagi-lagi HP Anne berdering kembali namun saat ini langsung Anne jawab.
"Halo Bay?" kata Anne
"Halo An, sekarang kamu di mana? "
" Toko kue, ada apa?"
"Ada hal penting yang mau aku kasih tahu ke kamu. Tunggu aku mau ke sana sekarang." Bayu menghidupkan mobilnya
" Nanti malam aja Bay, aku sudah mau pulang ini. Aku capek banget hari ini. Nanti malam ya, bisa to? " ajak Anne
" ya sudah kalau kamu maunya gitu. " jawab Bayu pasrah
Anne memutuskan panggilan telepon. Anne memasukkan benda pipih itu ke dalam tas. Lalu Anne berdiri berjalan ke arah kasir. Anne membayar peranannya juga sekaligus pesanan Bella. Anne keluar dari toko dengan menenteng kue pesanan Bella.
Anne berjalan ke arah jalan untuk memesan taksi namun tiba-tiba ada seseorang yang membekapnya dari belakang. Anne menjatuhkan kue yang ada di tangannya pandangannya gelap. Anne tak sadarkan diri. Ia dibawa oleh orang masuk ke dalam mobil. Di dalam mobil ada empat orang 3 orang laki-laki dengan pakaian hitam dan badan besar-besar serta satu wanita yang tak sadarkan diri yaitu Anne.
Salah satu dari mereka mengirim pesan ke Bella. Dia sudah kami amankan.
__ADS_1
Tak lama kemudian ia mendapat balasan dari Bella. Kerja yang bagus. Bawa ke rumah itu sekarang
" Bro, antar dia ke rumah yang kemarin" kata Orang yang mengirim pesan ke Bella pada orang yang pengemudi mobil
Bella tersenyum puas. Rencananya berhasil setelah mendapat pesan dari anak buahnya. Bella pulang lebih cepat setelah Elon usir tadi di kantor. Awalnya ia berniat menemani Elon lembur tapi ternyata laki-laki itu masih enggak bersama dengan Bella. "Aku yakin dengan merusak wajahmu semua orang akan menjauhi kamu An" kata Bella senang
Bella bersiap-siap ingin pergi ke rumah Angga. Dia meminta anak buahnya mengantarkan Anne ke rumah tersebut. Saat ini orang tua Angga sudah pergi keluar negeri dan Angga masih di dalam penjara. Jadi, Bella merasa tempat itu tidak akan ada yang tahu jika Anne berada di sana.
Bella baru saja keluar dari kamarnya. Ia mendengar pintu apartemen diketuk. Bella berjalan menuju arah pintu. Ia membukakan pintu. " Eh Bay, masuk. Kemana aja beberapa hari ini gak kelihatan? " tanya Bella
" Ada beberapa pekerjaan Bel." Bayu masuk dan duduk di ruang tamu
" Owalahhh, mau minum apa Bay?" Bella berjalan ke arah kulkas mengambil minuman kaleng.
Bella mengambil 2 kaleng minuman dingin. Lalu menutup pintu kulkas. Bella berjalan ke arah Bayu. " Belum Bay, katanya Anne mau mampir dulu ke toko kue" jawab Bella sambil memberi satu minuman kaleng ke Bayu dan duduk di seberang Bayu.
Bayu mengangguk dan membuka minuman yang baru saja di beri Bella. Ia meneguk minuman itu lalu meletakkannya di atas meja. " Bel, ada yang mau aku tanyain ke kamu" kata Bayu sambil menatap Bella
" Apa Bay? tanya aja" jawab Bella
Bayu mengurungkan niatnya. Ia ingin tahu apa tujuan Bella sebenarnya. Bayu ingin mengawasi pergerakan Bella saat ini.
" Ada.... Ada apa dengan wajah kamu Bel, khawatir banget sih. Belanda tau" kata Bayu lalu ia tertawa
__ADS_1
" Haishhhh... Kamu ini Bay, gak lucu tau" Bella melempar, ia pura-pura marah pada Bayu
" Aku kira Bayu sudah tahu niat dan rencanaku. Tapi aku tetap harus berhati-hati karena aku nerasa ada yang ia sembunyikan dariku" kata Bella dalam hati
Ponsel Bella berdering, Ia tersenyum melihat panggilan telepon dari Elon. Bella mengangkatnya dan ia memberi isyarat pada Bayu ingin menjawab panggilan. Bella berdiri dan berjalan ke arah balkon.
" Halo, selamat malam Pak" Kata Bella yang dibuat sedikit manja
" Malam Bel, saya mau tanya. Apa kamu sedang bersama Anne? Sedari tadi panggilan dari saya tidak di jawab oleh Anne" Tanya Elon
" Tidak Pak. Anne belum pulang sejak jam pulang kantor" jawab Bella
"Baik Bel, Terimakasih" Elon memutuskan panggilan
Bella merasa marah dan kecewa dengan Elon. Belum juga ia membalas ucapan dari Elon sudah diakhiri panggilannya. Dan yang lebih membuat Bella marah adalah Elon hanya menanyakan tentang Anne. Bella merasa apa hebatnya Anne sehingga Elon tak pernah meliriknya. Hanya ada Anne di tatapan mata Elon. " Saat nanti kamu bertemu dengan Anne lagi aku yakin kamu akan membencinya Elon. Aku akan merusak wajahnya hingga buruk rupa" kata Bella dalam hati
Bella berjalan kembali ke ruang tamu di mana Bayu sedang berusaha menghubungi Anne. Sudah beberapa panggilan namun ia tak mendapatkan jawaban. Bayu merasa cemas takut jika terjadi sesuatu pada Anne. Bayu berdiri pamit pada Bella. " Bel, aku balik dulu ya" Bayu pergi meninggalkan Bella
Bella sedikit cemas karena sepertinya Bayu akan mencari Anne. Jika seperti itu takutnya Bayu akan menemukan Anne. Bella sedang mencari cara agar Bahu sementara waktu tidak mencari Anne. Bella mondar-mandir memikirkan jalan keluarnya lalu ia melakukan panggilan telepon pada salah satu anak buahnya. " Ambil hp wanita itu dan kirim pesan seperti yang saya kirim ke kalian ke nomor Bayu" perintah Bella
" Baik" jawab dari ujung telepon
Bella mengirim pesan yang akan di kirim Assalamualaikum Bay, maaf ya baru ngabari aku lagi di jalan ini. Aku mau balik ke Jogja. Aku mau nenangin diri dulu Bay. Kamu tahukan ini semua berat buat aku. Tolong jangan hubungi aku dulu ya Bay.
__ADS_1
Bella tersenyum bangga setelah mengirim pesan tersebut.