Anne Dan Elon

Anne Dan Elon
Bagian 25 Barbeque ( 2 )


__ADS_3

Anne dan Bella menyiapkan alat dan bahan untuk barbequean malam ini. Ting..Tong..Ting.. Tong Anne mendengar bel pintu berbunyi " Bella ada tamu, tolong kamu buka pintunya" teriak Zara yang berada di balkon Apartemen. " Iya" Bella berjalan menuju arah pintu, Ia membukakan pintu yang datang ternyata Elon dan Diana yang menenteng kantong plastik. " Masuk pak Elon, Nona Diana" Bella mempersilakan Elon dan Diana masuk ke dalam Apartemen.


" Ini ada sedikit buat nanti malam" Kata Diana sambil menyerahkan kantong plastik ke Bella


" Terimakasih nona Dina, tidak perlu repot" jawab Bella menerima kantong plastik tersebut.


" Mari Pak Elon, Nona Diana saya anyar ke balkon untuk acara barbequean." Ajak Bella ke balkon


" An, pak Elon sama nona Diana sudah datang" kata Bella


Anne menengok, melihat Elon dan Diana. Ia tersenyum lalu berkata " Malam pak Elon, nona Diana. Mari bergabung".


" Biar aku bantu An" kata Elon, Anne tersenyum mengangguk.


Anne sempat mencuri-curi pandang pada Elon. Begitu juga dengan Elon.


" Aku harus melupakan perasaanku pada Elon" kata Anne dalam hati


" Sepertinya dari awal kamu memang tidak memiliki perasaan terhadapku An, kamu masih bisa tersenyum lebar padahal aku membawa wanita lain " kata Elon dalam hati


Ponsel Anne berdering, ia meletakkan pisau yang digunakan untuk memotong daging. " El, aku terima telepon dulu, Bella bantu Elon sebentar aku mau angkat telepon." kata Anne, lalu menjauh dari mereka.


Tertera nama Bayu memanggil. Anne menjawab panggilan " Halo Bay, kamu di mana? ini sudah pada kumpul lho"


" Sorry An, aku mungkin agak telat masih ada urusan, sebentar kalau sudah selesai aku otw"


" oke kala gitu. Cepetan dateng ke sini."


" Kangen ya An"


Anne menutup panggilan ia malas meladeni candaan Bayu. Ia berjalan kembali bergabung dengan yang lain. " Bayu nanti telat jadi kita mulai makan aja dulu" ajak Anne

__ADS_1


Semua mulai menyantap daging yang telah dipanggang. Semua menikmatinya. " Hmm, enak ya" kata Bella, Anne pun mengangguk. " El, daging ini enak rasanya kamu coba deh" kata Diana sambil menyuapkan daging ke Elon. Elon pun menerima suapan tersebut.


Anne dan Bella hanya melihat sekilas setelah itu asyik melanjutkan makan.


" Cih, dasar hanya mau pamer kemesraan saja" Bella tersenyum dalam hati


Ting..Tong..Ting.Tong Semua orang mendengar bel pintu berbunyi. Anne segera berdiri " Biar aku saja, mungkin Bayu yang datang. Kalian lanjut saja dulu" kata Anne lalu pergi membuka pintu


" Malam, atas nama Anne Putri Bramantyo"


" Iya, saya sendiri"


" Ini ada surat untuk nona, mohon tanda tangan di sini" Anne memberikan tanda tangannya.


" Ini suratnya nona, Selamat malam" kata kurir tersebut lalu pergi


Tidak ada nama dalam pengirim surat. Anne membuka suratnya di dalamnya ada foto Anne berlumuran darah dan surat berisi kamu akan lebih menderita yang ditulis dengan darah juga " Aaaaaa" jeritan Anne ia melempar surat tersebut ke lantai. Anne lemas menerima surat tersebut hampir saja Anne jatuh. Bayu yang berjalan ke arah apartemen mendengar jeritan Anne di depan pintu ia bergegas lari dan memeluk Anne. " Kamu kenapa An?" tanya Bayu khawatir


Elon, Bella, Dan Diana pun bergegas menghampiri Anne yang berada di depan pintu. Mereka melihat Anne yang ketakutan dalam pelukan Bayu.


Segera Elon mengambil dan melihatnya. Elon mengepalkan tangannya. " Siapa yang berniat melukai kamu An" tanya Elon dalam hati


Elon merasa khawatir dengan kondisi Anne tapi saat ini ia tak bisa berbuat apa-apa. Di dalam hati kecilnya Ia merasa cemburu dengan Bayu. Namun saat ini ia mengabaikan perasaan tersebut ketenangan dan keselamatan Anne lebih utama.


" Ya ampun An, kamu kasih sekali siapa sebenarnya orang ini. Tadi siang juga ada paket yang mengirim tikus mati untukmu. Bagaimana ini? " Bella cemas


Elon, Bayu, dan Diana menatap Bella mencari kebenaran dari apa yang baru saja dikatakan oleh Bella. Sedangkan Anne masih membenamkan diri dalam pelukan Bayu.


" Aku serius sebelum kami pergi belanja tadi siang ada yang kirim paket tapi tidak ada nama pengirimnya." terang Bella


"Kasihan sekali Anne, siapa yang tega berbuat hal seperti itu? "tanya Diana

__ADS_1


" Biar nanti aku selidiki" jawab Elon


" Aku juga akan menyelidikinya" sahut Bayu


" Kenapa semua peduli pada Anne sih. Dan kamu dulu juga tidak pernah khawatir seperti itu padaku Bay. Padahal kamu tahu bagaimana perasaanku padamu dulu. " kata Siapa dalam hati.


"An, aku bawa kamu ke kamar dulu ya, biar kamu tenangin diri dulu" kata Bayu sambil memapahku ke dalam kamar


Bayu membaringkan Anne secara perlahan. " Kamu istirahat dulu ya An. Jangan terlalu banyak pikiran" Bayu menyelimuti tubuh Anne. Lalu Bayu hendak keluar kamar tapi Anne memegang tangan Bayu. " Terimakasih banyak ya Bay" ucap lemah Anne.


" Iya sama-sama. sudah istirahat ya" Bayu mengelus kepala Ampe kemudian pergi membiarkan Anne beristirahat.


" El, sepertinya kita lebih baik. Kita biarkan dulu Anne istirahat." ajak Diana, Elon mengangguk


Elon sebenarnya enggan untuk pergi meninggalkan Anne sendiri. Tapi iya yak boleh egois. Ia harus menjaga perasaan tunangannya.


" Bel kami pulang dulu, jika ada sesuatu langsung kabari saya." kata Elon lalu pergi bersama Diana


"Bel kamu istirahat saja gak papa. Nanti biar aku tidur di sofa" kata Bayu pada Bella


" Oke Bay, Makasih ya" Bella masuk ke dalam kamarnya


Di dalam kamar Anne menangis. Ia merasa sedih kenapa ada orang yang begitu tega apanya. Anne berpikir apa salah yang telah dia perbuat hingga orang tersebut dendam pada Anne.


Sementara Bella mengirim pesan kepada seseorang. isinya Kerja yang bagus. Besok jalankan sesuai rencana!


Bella tersenyum mengingat bagaimana Anne ketakutan. "Ini baru permulaan An. Nikmatilah hari-hari menderita kamu sekarang. Kamu telah salah berurusan denganku. Aku akan buat kamu lebih menderita!" kata Bella dalam hati


Bella mengingat dia yang menyiapkan paket yang berisi tikus mati saat Anne terus tertidur. Dan Bella juga yang membuang paket tersebut, ia juga tak lupa membakarnya agar tak ada bukti yang tertinggal.


" An, dengan kamu tinggal bersamaku. Aku akan lebih leluasa mempermainkan kamu. Elon maupun Bayu mereka tidak akan pernah mencurigaiku." gumam Bella. Is tersenyum bahagia.

__ADS_1


Bella selama ini tidak terima dengan apa yang telah menimpanya. Bella dipermalukan di tempat umum dulu, Bella harus mengemis menikah dengan Angga. Bahkan setelah menikah Bella justru mendapat siksaan dari Angga. Bella menyalakan semua yang menimpanya karena Anne. Sehingga ia menyusun rencana untuk membalas perbuatan Anne. Bella ingin menghancurkan hidup Anne. Bella tahu Anne orang yang baik dan mudah memaafkan maka dari itu Bela selama ini menutupi niatnya dengan bersikap baik pada Anne. Bella berpikir dengan begitu Anne tak akan pernah menyadari jika semua yang menimpanya adalah rencara Bella.


Bella tertawa puas. " Kita lihat besok Anne"


__ADS_2