Anne Dan Elon

Anne Dan Elon
Bagian 18 Pelukan Perpisahan


__ADS_3

Elon mencari keberadaan Anne. Elon masuk ke toilet wanita dan menguncinya. Anne terkejut dengan kedatangan Elon. Elon tiba-tiba menarik Anne dalam dekapannya. Elon memeluk Anne erat. Ia mengeluar air mata menumpahkan rasa rindu yang selama ini Elon tahan.


Anne masih belum menyadari apa yang terjadi. Namun ia segera mendorong tubuh Elon ketika tahu apa yang baru saja Elon lakukan adalah hal yang salah.


" Kamu, ngapain kamu di sini?" tanya Anne penasaran


" Aku sangat merindukan kamu An. Aku tahu ini juga pasti berat untuk kamu." jawab Elon


"Aku tidak mengerti maksud kamu Elon." elak Anne. " Cukup diriku sendiri yang tahu jika hatiku sakit" kata Anne dalam hati


" Kamu gak bisa bohongin aku An. Aku tadi lihat kamu menangis dan lihatlah kamu habis menangis kan? " Elon tak mau kalah


" Kamu mau apa Elon sebenarnya?" tanya Anne


" Aku gak mau lihat kamu sedih An, ketika kamu sakit aku juga merasa sakit An" kata Elon


" Aku tak sedih Elon. Percaya sama aku. Aku baik-baik saja. Aku sudah bilang ke kamu bahwa aku percaya tuhan punya rencana yang indah untukku dan begitu juga untukmu" kata Anne menjelaskan


" Tapi An.... " ucapan Elon terputus


" Elon kita masih bisa berteman. Kita tetap bisa saling support. Jadi, kamu tidak perlu khawatir tentangku" Anne meyakinkan Elon


" Baiklah An, jika itu keinginan kamu. Tapi aku akan tetap berusaha" jawab Elon. Anne hanya tersenyum mengangguk.


Saat Elon hendak keluar ia berbalik kembali dan memeluk Anne. " Biarkan seperti ini sebentar saja. Aku sangat merindukan kamu An" ucap Elon


Anne menepuk-nepuk punggung Elon. "Aku juga sangat rindu kamu Elon. Hingga mimpiku setiap malam adalah bertemu denganmu" kata Anne dalam hati

__ADS_1


Perlahan Elon melepaskan pelukannya. " Terimakasih An" Elon berjalan keluar. Anne segera membalikkan badan. Ia tak mau merasa sedih melihat Elon pergi. Elon menatap Anne kembali ia melihat punggung Ampe yang terbuka karena pakaian yang Anne kenakan. Elon melepas satu persatu kancing jas yang ia kenakan. Elon berjalan kembali ke arah Anne. Ia mengecup pundak Anne. " Jangan pernah lagi mengenakan pakaian yang terbuka. Kalau boleh jujur aku tidak suka." bisik Elon ke telinga Anne. Segera ia memakainkan jas yang Elon kenakan ke Anne. Lalu Elon pergi meninggalkan Anne.


Anne lagi-lagi dibuat terkejut dengan sikap Elon baru saja. Ia merasa terkena sengatan listrik ketika Elon mengecup pundaknya. Bisikan Elon juga membuat dirinya berdesir.


" Haaahhhhh, apa yang ada dipikirkanku ini" Anne menghela nafas.


Anne keluar dari toilet. Tiba-tiba ada yang membungkam mulutnya. Anne tak sadarkan diri. Orang ini dari tadi menunggu Anne keluar dari toilet. Sedari Anne tiba di hotel Ia selalu mengawasi Anne. Ia membawa Anne keluar dari hotel dan memaafkanmu ke dalam mobil.


" Aku akhirnya bisa membawamu" kata orang tersebut. Ia tersenyum penuh arti.


Setelah lama menunggu Bella tak kunjung melihat Anne. Anne tadi sempat bilang ke Bela mau ke toilet. Bella tahu bahwa Anne sangat sedih saat ini. Bella memberi Anne waktu untuk sendiri. Anne yang sedari tadi belum kembali membuat Bella khawatir. Kemudian, Bella mencari Anne ke toilet namun Ia tak melihat ada Anne di sana. Ia mencoba menghubungi Anne tapi tidak aktif. Bella ingat sebelum berangkat tadi Hp Anne habis baterai. Bella yang tak kunjung menemukan Anne. Ia memilih pulang ia yakin bahwa Anne mungkin saja pulang karena sudah tidak tahan berada di sini.


Sepanjang perjalanan Bella merasa tidak tenang. Ia merasa telah terjadi sesuatu pada Anne. Ia berharap Anne akan baik-baik saja. " Pak bisa lebih cepat?" kata Bella pada pak Supir


" Iya neng" jawab pak Supir.


"Tolong lebih cepat lagi ya Pak" minta Bella


" An, kamu di mana? ponsel kamu tidak aktif lagi. semoga kamu baik-baik saja" Bella cemas


Bella keluar dari Apartemen. Ia mau mencari Anne. Bella berpikir mungkin Anne ke tempat yang biasa Ia kunjungi dulu ketika ada masalah. " Semoga kamu di sana An" gumam Bella


Bella berjalan tergesa-gesa. Ia bertemu Exel di jalan saat Bella hendak mencari taksi. Exel menghentikan minimnya depan Bella. " Mau kemang malam-malam begini? " tanya Exel


" Saya mau mencari Anne Pak. Sedari tadi di acara pertunangan pak Elon saya tidak melihat Anne lagi. Di Apartemen juga tidak ada. Saya takut Anne kenapa-kenapa" jawab Bella cemas


" Ya sudah, ayo naik saya temani kamu cari Anne" jawab Exel

__ADS_1


Bella membuka pintu mobil kemudian ia duduk. Ia berkata " coba kita ke taman XX Pak. Dulu sewaktu Anne di Jakarta jika ada masalah ia akan pergi ke sana"


"Oke.. " jawab Exel singkat.


Tak lama Bella dan Exel sampai di taman XX. Bella turun dari mobil. " Pak Exel saya mencari Anne taman bagian kanan. Bapak bagian kiri. Nanti kita bertemu di mobil kembali ya pak" kata Bella yang seperti perintah.


Bella mengelilingi taman sebagian kanan ia mencari Anne namun Ia tak melihat batang hidungnya. Bella memutuskan kembali ke mobil berharap Exel menemukan Anne.


Exel juga membantu Bella mencari Anne di taman sisi bagian kiri namun hasilnya sama. Ia juga tak menemukan Anne. Ia kan berjalan ke mobil.


Bella yang melihat Exel kembali ia berkata " bagaimana Pak? Apakah bapak menemukan Anne? "


Exel hanya menggelengkan kepalanya. " Jangan panggil saya Pak jika sedang tidak di kantor. Panggil nama saya saja" protes Exel


"Ehh.. tapi menurut saya tidak sopan Pak" jawab Bella


"Saya tidak menerima penolakan, jadi panggil saya Exel saja Bella" tegas Exel


" Baik pak.. Eh maksud saya Exel" kata Bella canggung


" Kamu tahu pesan terakhir sebelum Anne pergi Bel?" tanya Exel


" Setahu saya tadi Anne pergi bilangnya mau ke toilet. Tapi sampai sekarang saya tidak melihat dia. Anne jarang sekali pergi tanpa pamit seperti ini" jawab Bella panjang lebar


" Kalau begitu kita sekarang kembali ke hotel" kata Exel.


" Kenapa ke hotel Xel? " tanya Bella

__ADS_1


" Kita lihat CCTV di hotel " jawab Exel


Exel mengendarai mobil menuju hotel tempat pertunangan Elon dan Diana. Sampai di hotel ia mengajak Bella bertemu manajer hotel. Ia meminta izin untuk melihat CCTV. Manajer pun mengizinkan Exel dan Bella masuk ke ruang pemantauan.


__ADS_2