
Pagi ini Anne berangkat ke kantor seperti biasa. Bedanya biasanya dia datang dengan Bella. Hari ini Anne di antar oleh Bayu. Bayu khawatir jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada Anne. Apalagi, peneror Anne belum diketahui. Jadi, Bayu sudah mengatakan pada Anne jika ia akan mengantarkan dan menjemputnya sepulang kerja sampai orang tersebut ditemukan.
Sebenarnya Bella tadinya mau ikut mobil Bayu dan Anne tetapi saat Anne naik mobil Bayu, Bella melihat ke jalan ada mobil Elon di sebrang jalan. Bella beralasan pada Batu dan Anne tidak jadi ikut berangkat bersama karena mau membeli kue terlebih dahulu. Sehingga Bella meminta Bayu dan Anne jalan dahulu ke kantor. Semua itu Bella lakukan karena Bella ingin membuat hubungan Anne dan Elok semakin renggang dengan begitu Bella bisa menjalankan dendamnya pada Anne. Bella juga bisa menjadikan Elon sebagai pasangannya.
" Kamu telah membuat orang yang paling aku cintai menderita dan membuat hidupku menderita karena Anne. Jangan salahkan aku membalas semuanya." kata dalam hati Bella, ia tersenyum sinis.
Elon pagi ini bersiap pagi-pagi ingin mengajak Anne berangkat bersama. Elon juga sangat khawatir dengan apa yang menimpa Anne. Ia ingin melindungi Anne. Tapi, saat ia sampai di dekat Apartemen Bella Elon melihat Anne menaiki mobil Bayu. Elon cemburu karena ia tak bisa berada di dekat Anne.
" Apa memang sudah tidak ada harapan lagi untuk kita berdua An?" ucap lirih Elon
Elon melihat Bella menendang ban mobilnya. Elon menyalakan mobil kemudian Iia menghampiri Bella. Elon menurunkan kaca mobil. " Kenapa Bel?" tanya Elon
" Eh Pak Elon, ini ban mobil saya bocor Pak."
" Ya sudah, ayo naik."
" Terimakasih banyak Pak"
Saat dalam perjalanan Elon bertanya pada Bella. " Bagai mana kondisi Anne Bel?"
"Baik pak. Apalagi saat ini ada Bayu. Jadi saya dan pak Elon juga tidak perlu terlalu khawatir. Saya yakin Bayu bisa menjaga Anne dengan baik"
" Baiklah jika begitu"
" An, jika Bayu memang pilihan kamu aku akan mendukung. Karena bagiku apapun yang terjadi kebahagian kamu dan keselamatan kamu itu yang utama. Melihatmu tersenyum saja sudah membuatku bahagia." Kata Elon dalam hatig
Bella sangat senang bisa satu mobil dengan Elon. Seorang CEO yang kaya, tampan, dan baik pula. " Rencanaku satu persatu pasti akan berhasil" kata Bella dalam hati
Anne telah tiba di kantor, ia menemukan sesuatu dalam laci meja kerjanya. Lagi-lagi surat dengan tinta warna merah isinya. Hidupmu tidak akan tenang mulai saat ini!
__ADS_1
Anne tadinya ingin berteriak tapi ia menyakinkan diri untuk tidak takut mulai saat ini. Anne berpikir bisa saja ini hanya iseng. Pintu lift terbuka tak sengaja Anne melihat Bella dan Elon keluar secara bersamaan. Bella da Elon terlihat bicara sangat akrab. Ada rasa cemburu yang Anne rasa.
" Kenapa mereka bisa datang bersamaan. Ah bisa jadi kebetulan bertemu di lobi. Jangan pikir yang aneh-aneh An" kata Anne dalam hati. Anne mengetuk kepalanya
Anne menyapa Elon." Selamat pagi pak Elon". Elon mengangguk dan berlalu menuju ruangannya.
" Sepertinya sikap kamu telah berubah pada ku El, kamu sekarang sangat dingin. Ini sangat membuat hatiku sakit seperti tertusuk"
Anne menengok ke arah Bella. "Bel, mana kuenya tadi kamu bilang mau mampir beli kue dulu. Aku juga mau" kata Anne
" Aduh An, maaf ya tadi toko kuenya tutup jadi gak jadi beli deh" Bella beralasan
" Siapa juga uang mau beli kue" sinis Bella dalam hati
" Hah, ya sudahlah. Padahal aku lagi butuh kue ini buat nambah semangat" human Anne
" Iya, hati-hati" jawab Anne sambil tersenyum.
Bella tahu ini sebentar lagi jam makan siang dan Diana pasti akan segera muncul. Sampai di lobi Bella melihat Diana yang baru keluar dari mobil. Bella merencanakan sesuatu.
Bella langsung menyambut Diana. Ia mengajak Diana naik lift bersama dan Diana setuju dengan ajakan Bella. Bella mengajak Diana mengobrol.
" Nona Diana membawa bekal makan siang apa hari ini? Sepertinya Pak Elon sangat suka dengan bekal yang nona Diana bawa" kata Bella
" Ah bisa saja kamu Bella. Hari ini saya bawa opor ayam" kata Diana tersipu malu
" Cih, dasar menurut kamu dengan kamu bawa makanan Elon akan menyukai kamu. Mimpi!" Kata Bella dalam hati
Bella sengaja tidak menyeimbangkan tubuhnya sehingga ia terjatuh ke arah Diana. Tas Diana terjatuh. Bella membantu mengambil barang Diana.
__ADS_1
Ting.. Pintu lift terbuka. " Nona Diana silakan, saya harus ke bawah lagi ada yang lupa" kata Bella.
" Baik" Diana keluar pintu lift menuju ruangan Elon. Bella turun ke bawah sebentar kemudian ia naik lagi ke atas. Di dalam lift Bella tersenyum sinis puas.
Diana mengetuk pintu Elon dan masuk ke ruangannya.
" El, aku masak opor ayam. Sini coba" kata Diana.
Diana membuka bekalnya di atas meja tamu yang ada di ruangan Elon.
" Di, aku sudah pernah bilang ke kamu jangan bawa makanan terus ke sini" kata Elon
" El, tolong jangan larang aku. Ini adalah cara aku menunjukkan rasa Lukaku ke kamu. Aku berharap dengan begini aku bisa lebih mengenal kamu. Ayo sini makan dulu" Diana memelas. Ia menyiapkan makanan untuk Elon makan.
Elon menghela nafas. Ia juga tak tega melihat Diana. Elon menghampiri Diana dan memakan makanan yang di bawanya.
Jam pulang kantor telah tiba. " An, aku duluan ya. Ada janji sama temenku" kata Bella ia meninggalkan Anne
Anne sedang menunggu Bayu menjemput. Saat ini Bayu sedang ada kerjaan yang belum ia bisa tinggalkan. Anne mendapat panggilan dari Bayu " An, maaf sekali aku belum bisa jemput ini aku masih ada kerjaan"
" Iya gak papa Bay. Santai lho"
" Kamu jangan pulang sendiri An. Kamu pulang bareng Bella ya. Jangan lupa hati-hati" Bayu khawatir
" Iya Bawel. Udah ya udah di tungguin Bella ini " Anne bohong, Ia memutuskan panggilan.
Anne hendak berjalan mencari taksi karena Bella sudah pergi terlebih dahulu. Saat mau menyeberang tiba-tiba ada sebuah motor dengan kecepatan tinggi berjalan ke arah Anne. Anne yang mendengar suara motor dengan kecepatan tinggi menengok. Anne syok ia memundurkan langkahnya namun terlambat. Anne tetap tertabrak motor tersebut dan kepalanya terbentur. Sebelum Anne kehilangan kesadarannya ia masih melihat sosok yang ia cintai. Anne mendengar Elon memangil-manggil namanya. " An, Anne, An bangun An" kata Elon khawatir
" An, tolong panggil ambulans" Elon menangis
__ADS_1