
Bayu dan Diana bergegas menghampiri Anne dan Elon mereka tak menyangka dengan apa yang baru saja terjadi. Diana memanggil ambulans. Sementara Bayu melihat kondisi Elon yang parah. Ia merasa sedih dengan apa yang menimpa Anne baru saja mereka bahagia sebentar namun justru sekarang sudah harus bersedih kembali. Bayu menghampiri mobil yang menabrak Elon setelah itu menabrak tiang. Bayu terkejut melihat seseorang yang mengemudikan mobil itu. " Bella" kata Bayu yang melihat Bella ada luka di kepalanya akibat benturan
Bella menengok ke arah Bayu. " Ha.. Ha.. Ha.. Kenapa dia harus selamat Bay? " teriak Bella histeris
"Bel, sadar aku gak nyangka kamu bisa mau membunuh Anne Bel" kata Bayu
" Aku mau bunuh dia Bay, dia sudah merebut semua yang aku suka" Bella hendak keluar dari mobil
" Permisi pak, kami dari kantor polisi terdekat. Kami akan membawanya." kata seorang polisi
" Tidak. aku tidak mau, aku tidak salah." Berontak Bella
Bayu hanya menggelengkan kepala dengan perubahan Bella saat ini. Bayu berjalan ke arah Ampe ia berdiri di samping Diana. Mereka melihat Anne menangis dan khawatir dengan kondisi Elon.
"An, kamu harus janji kamu mau operasi" kata Elon lirih
" Iya El aku janji. Sekarang kamu diam saja sebentar lagi ambulans datang" isak Anne
Elon menyentuh wajah Anne. " An, aku sangat mencintai kamu. Aku berharap kamu selalu bahagia" kata Elon lalu ia batuk darah
" El, aku juga cinta sama kamu. Sekarang aku minta tolong kamu diam dulu hemat tenaga kamu El" kata Anne cemas
" I love you An" kata Elon tersenyum lalu ia tidak sadarkan diri
" El, bangun El, bangun, Tolong.. Tolong,, El" teriak Anne
Tak lama ambulans datang dan membawa Anne ke rumah sakit terdekat. Saat ini Elon sedang menjalani operasi. Anne, Bayu, dan Diana menunggu dokter keluar. " An kamu harus kuat dan sabar. Yakin Elon tidak akan kenapa-kenapa" kata Bayu menenangkan Elon
Dokter keluar dari ruangan dengan wajah putus asa. Saat ini kedua orang tua Elon juga ada di rumah sakit. " Bagaimana keadaan putra saya dok? " kata ibu Elon
__ADS_1
" Mohon maaf pak bu saya sudah melakukan sebaik mungkin namun tidak bisa menyelamatkan pasien" kata dokter
" Apa" kata ibu Elon lalu ia masuk ke ruangan untuk melihat Elon
" Ma.. " kata papa Elon sambil mengikuti istrinya
Anne menangis mendengar kabar itu. Ia jatuh tak sadarkan diri. Bayu dan Dana membawa Anne ke ruang rawat agar di periksa oleh dokter.
Orang tua Elon memakam pada hari itu juga. Mereka sangat terpukul karena kehilangan Elon. Bayu dan Dana pun juga ikut mengantarkan Elon ke kediaman terakhirnya. Saat ini Ampe masih tak sadarkan diri karena kondisinya yang masih lemah.
Dini hari Anne perlahan membuka matanya. Ia sedikit pusing. Lalu teringat dengan keadaan Elon. Ia belum melihatnya. " Elon" kata Anne ia turun dari ranjang hendak mencari ruangan Elon. Pintu kamar mandi terbuka " An, kamu mau kemana? " kata Bayu
" Aku mau lihat kondisi Elon, Bay" Anne mulai menangis
" An, kamu harus ikhlas. Elon sudah di makamkan tadi sore" kata Bayu lalu memeluk Anne
Anne kembali menangis. " Semua ini salah aku Bay, aku yang menyebabkan Elon gak ada" kata Anne
"Harusnya aku yang mati Bay, bukan Elon" Anne menangis histeris
" An, ingat pesan Elon. Kamu harus bahagia. Aku yakin dia bahagia sudah menyelamatkan kamu. Dokter juga bilang besok pagi kamu bisa pergi ke korea untuk operasi di sana dokter sudah menyiapkan jadwal untuk kamu" kata Bayu
" Aku gak mau Bay" tolak Anne
" An, ini Elon yang menyiapkan semuanya kamu harus melanjutkan apa yang sudah direncanakan oleh dia. Aku yakin itu juga keinginan Elon" kata Bayu, Anne pun mengangguk
Anne telah melakukan operasi plastik di Korea. Wajahnya sudah kembali seperti semula. Namun saat ini ia masih ingin berada di negeri ginseng. Ia menjadi relawan di rumah sakit di sana. Sudah enam bulan berlalu Anne masih mengingat dan menyimpan cintanya untuk Elon di hatinya.
Anne hari ini akan kembali ke Indonesia karena pernikahan Bayu dan Diana. Bayu dan Diana adalah orang yang selalu mendukungnya saat-saat Anne terjatuh. " Iya aku akan balik ke Indonesia. Aku sudah pesan tiketnya berangkat hari ini Bay" Kata Anne melalui sambungan telepon
__ADS_1
" Awas ya An, jangan bohong lagi kemarin waktu kami tunangan kamu gak dateng" omel Bayu
" Iya bawel. Aku mau siap-siap dulu mau ke bandara"
Saat ini Anne sudah tiba di Jakarta. "Elon aku sangat merindukan kamu. Kamu juga bahagia kan di sana? " guman Anne sambil menatap langit. Saat Anne menuju ke hotel terdekat mobil yang Anne tumpangi berhenti. " Ada apa pak kenapa berhenti?" tanya Anne pada supir taksi
" Itu Mba, di depan ibu hamil yang mau melahirkan sepertinya tapi hak ada tumpangan" jawab supir
Anne keluar, membantu wanita itu dan membawanya naik taksi yang Anne tumpangi. " Pak ke rumah sakit terdekat" kata Anne
" Ahh sakit.. " kata wanita itu
Sudah banyak darah yang mengalir dari jalan lahir. " Mba yang kuat sebentar lagi sampai rumah sakit" kata Anne
Anne sedang menunggu wanita itu di rumah sakit. Hanya berbunyi panggilan dari Bayu. Anne mengangkatnya " An, kamu di mana aku ke hotel kok kamu belum sampai? " kata Bayu
"Aku di rumah sakit Bay" jawab Anne
" Kamu kenapa? aku kesana sekarang" kata Bayu memutuskan sambungan telepon.
Anne mendengar suara tangisan bayi. Iya merasa tersentuh. tak lama dokter keluar memanggil Anne. " Maaf Mba, pasien ingin bertemu dengan anda" kata seorang perawat
Anne masuk ke ruangan bersalin ia melihat wanita itu. Wanita itu memanggil Anne. " Mba" Anne mendekat. " Mba tolong jaga anak saya ya. Saya ini seorang diri di sini. Titip anak saya dan cintai dia ya Mba" kata wanita itu
Anne yang masih mencerna kata-kata wanita itu masih bingung. Tak lama dokter sibuk dengan mengurus wanita itu. Wanita itu kehilangan nyawanya setelah berjuang melahirkan jagoan kecil yang ganteng. Ia mengalami pendarahan yang hebat. Seorang perawat memberi bayi mungil itu pada Anne. Anne menatapnya tak berkedip. " Elon" kata yang keluar dari bibir Anne. Ia meneteskan air mata melihat bayi itu lalu mengecup dahinya
Bayu sampai di rumah sakit ia mengurus semua biaya dan pemakaman wanita itu. Saat ini Anne, Diana, dan Bayu sedang merawat Elon kecil di apartemen Elon. Elon memberikan apartemen itu untuk Anne tinggal. Bayu merasa senang melihat Anne yang kembali ceria berkat Elon kecil. " El, kamu lihat ada Elon kecil yang juga tinggal di rumah kita" kata Anne dalam hati
Saat ini pesta pernikahan Diana dan Bayu. Diana tampak sangat cantik dengan gaun yang indah. Begitulun dengan Bayu tampak tampan dan gagah. Anne datang bersama dengan Elon kecil mereka foto bersama dengan penuh senyuman dan kebahagiaan.
__ADS_1
Sementara Bella saat ini di rawat di rumah sakit jiwa. Ia mengalami gangguan kejiwaan setelah di penjara selama 3 bulan. Ia sering tertawa dan marah. Ia selalu memanggil nama Elon. Ia mengaku adalah nyonya dari Elon Bernand. " Aku istrinya Elon. Aku akan membunuh kamu Anne" kata Bella di ruangan isolasi.