
Angga mendekatkan wajahnya. Ia ingin mencium wajah Anne. Namun ia terkejut saat seseorang merobohkan pintu. Angga berdiri. Ia penasaran siapa orang yang telah mendobrak pintu. Orang yang telah mengganggu kesenangannya. Elon, Exel, dan beberapa orang bawahan Elon masuk. Elon emosi melihat kondisi Anne yang berantakan. Ia mendekat ke arah Angga. Ia lalu memukulnya. Angga terkejut ia tak menyangka bahwa mantan bosnya ini memiliki hibungan dengan Anne. Anne merasa bersyukur karena Elon mau datang menolongnya. Ia tersenyum namun perlahan ia kehilangan kesadarannya.
Angga semakin tak terima karena Anne telah membuat hidupnya menderita. Tetapi Anne justru mendapatkan orang yang lebih kaya dari dirinya. Angga tak terima itu, Ia juga berusaha membalas memukul Elon.
Exel segera membantu Elon. Ia meminta para bawahan Elon untuk menghukum Angga. Elon masih ingin menghajar Angga. Namun Exel mengingatkan " Tuan , maaf namun menurut saya lebih baik tuan membawa nona Anne keluar dari tempat ini." kata Exel.
Elon yang melihat Anne tak sadarkan diri. Ia segera menghampiri Anne dan memanggil-manggil Anne. " An, Anne, An bangunlah. aku sudah ada di sini. Maafkan aku karena aku terlambat. Maaf karena aku belum bisa menjagamu" kata Elon dengan memeluk erat tubuh Anne
Elon mengangkat tubuh Anne. Ia membawanya keluar dari tempat tersebut. Melihat Elon keluar membawa Anne Bella keluar dari mobil Exel. Ia berlari menghampiri Elon dan Anne. " Anne, maaf pak, bagaimana kondisi Anne" tanya Bella cemas
" Ia pingsan" kata Elon.
Melihat Pak Elon yang menggendong Anne menuju mobil bosnya. Bella membantu Elon dengan membukakan pintu mobil. Bella melihat pak Elon menaruh Anne dengan hati-hati. Ia merasa jika bosnya ini memiliki rasa pada teman kecilnya. " Terimakasih, saya akan membawa Anne ke rumah sakit terlebih dahulu" kata Elon
" Baik Pak, saya nanti akan menyusul dengan pak Exel " kata Bella, Elon mengangguk.
Elon kemudian masuk mobil dan pergi menuju ke rumah sakit. Elon melihat beberapa tanda merah di leher Anne. Ia marah dan kemudian ia memukul setir mobil. " Maafkan aku An" kata Elon pelan
Sampai di rumah sakit Elon menggendong Anne. Di lobi Harry sudah menunggu kedatangan Elon. Harry mendapat telepon dari Elon jika ada orang yang terluka dan ia tidak sadarkan diri. Harry langsung memanggil perawat untuk membawa Anne ke ruang periksa.
" Tolong dia Har" kata Elon. Harry mengangguk, ia juga menepuk bahu Elon " jangan khawatir bro" kata Harry
Harry masuk ke ruang periksa. Ia memeriksa kondisi Anne. Harry merasa perihatin dengan apa yang menimpa gadis ini. Tapi, ia juga berpikir bahwa temannya itu peduli sekali dengan Anne. " Kenapa Elon begitu perhatian dengan wanita ini? Bukankah hari ini dia bertunangan? Haiisssh sudah lah, nanti dia pasti cerita" kata Elon dalam hati
__ADS_1
Elon menunggu di depan ruangan. Ia menyesal tidak bisa menjaga Anne. Elon mandar-mandir menunggu Harry keluar. Akhirnya ia duduk. " Maafin aku An" gumam Elon
Tak selang lama datanglah Bella dan Exe di rumah sakitl. Bella juga sangat mencemaskan Anne. Ia berlari menuju tempat Anne di periksa. Ia melihat pak Elon duduk. Bella menghampiri pak Elon ia bertanya " Bagaimana kondisi Anne pak Elon?"
" Dokter masih memeriksa Anne" jawab Elon
Bella kemudian juga duduk di samping Exel. Elon langsung berdiri ketika Harry membuka pintu. " Har, gimana kondisi Anne?" tanya Elon
" Jangan terlalu khawatir, dia hanya mengalami luka luar di beberapa bagian tubuhnya. Ia mungkin syok maka dari itu ia tak sadarkan diri. Bisa juga ia mengalami trauma nantinya karena hal yang menimpanya. Jadi kita harus menunggu saat dia sadar untuk lebih lanjut." papar Harry
" Boleh gue masuk Har? " tanya Elon
" Masuk aja, sebentar lagi dia juga akan sadar" jawab Harry
Elon duduk di samping tempat tidur Anne. Ia menggenggam tangan Anne. Elon juga sesekali mengecup tangan Anne. " Maafin aku ya An" kata Elon
" Cepat sadar An, aku ada di sini" tambah Elon
Anne perlahan membuka matanya. Ia tersenyum melihat wajah Elon. " Terimakasih sudah mau datang menolongku Elon" kata Anne lirih karena masih lemah
Elon mengecup tangan Anne kembali. " Maaf karena aku datang terlambat" ucap Elon. Elon menitikan air mata
" aku yang harus mengucapkan terimakasih karena kamu sudah menolongku, jika kamu tidak datang. Aku tidak tahu apa yang terjadi sama aku" kata Anne.
__ADS_1
Anne menangis mengingat apa yang telah Angga lakukan padanya dan hampir saja Angga mengambil kehormatannya. Jika, Elon tidak datang ia merasa hidupnya sudah hancur. Anne menangis tersedu-sedu bahkan sampai tubuhnya juga bergetar.
Elon memeluk tubuh Anne. Ia memberikan pelukan hangat agar Anne menjadi tenang. " Ada aku An, kamu jangan sedih lagi" kata Elon menenangkan.
***
Flashback
Setelah melihat CCTV Exel awalnya bingung. Ia harus menghubungi Tuannya atau tidak. Exel takut mengganggu Elon. Dia tahu hari ini Tuannya pasti lelah karena acara pertunangannya. Tapi, jika Ia tidak memberi tahu takutnya Ia akan dibunuh jika sampai terjadi sesuatu pada gadis tersebut.
Alhasil, Exel menghubungi Elon. Ia mengabari Elon jika Anne telah diculik seseorang. Exel juga mengirimkan video Anne dibawa pergi oleh Angga.
Elon merasa sangat lelah hari ini. Banyaknya tamu undangan membuat ia berdiri sangat lama. Elon membaringkan badannya diranjang. Ia hampir saja menutup mata namun terbangun karena ada panggilan dan pesan dari Exel. Elon yang melihat video yang dikirim Exel mengepalkan tangannya, tangannya ku mengeras. Elon sangat marah. Ia segera menghubungi beberapa orang. Ia juga meminta seseorang untuk melacak keberadaan Anne dan Angga. " Jika sampai terjadi sesuatu pada Anne, aku sendiri yang akan membunuhmu" guman Elon
Elon takut jika terjadi sesuatu pada Anne. Ia mengambil jaket kulit warna hitam bahkan Elon juga membawa senjata tajam yang ia masukkan ke dalam saku jaket tersebut.
Ia mengambil kunci mobil dan keluar dari Apartemen. Di bawah sudah ada beberapa orang yang menunggu Elon. Efek dan Bella pun juga ada di sana. Elon mendapatkan pesan dari bawahannya yang melacak keberadaan Anne saat ini. Ia mengirim alamatnya pada Elon. Elon kemudian mengajak semua pergi bersama menuju ke tempat di mana Angga dan Anne berada.
Elon melajukan mobil dengan kecepatan penuh. Ia khawatir dengan kondisi Anne. Sampai akhirnya mereka sampai di gudang tua yang terbengkalai.
Elon dan yang lain keluar dari mobil. Elon bergegas menuju tempat Anne berada. Ia mendengar Anne minta tolong. Segera Elon menuju tempat suara berada. Ia melihat sebuah pintu kemudian. Elon tendang hingga pintu itu roboh karena tendangan Elon yang begitu kuat. Elon bertambah emosi melihat kondisi Anne. Ia mendatangi Angga dan kemudian memukulnya.
***
__ADS_1