Antara Cinta Dan Agama

Antara Cinta Dan Agama
Bingung


__ADS_3

Karna Jesika dan Dias telah resmi menjalin hubungan (secepat itu dia melupakan Andre, padahal katanya cinta, ahh emang yahh betinah😭) mereka pun nampak mesra, tampaksesekali mereka saling memegang tangan, berdekatan dan terlihat juga Dias melingkarkan tangan nya di pundak Jesika.. Jesika sangat merasakan perbedaan kala menjalin hubungan dengan Andre, jangankan untuk memeluk atau selebihnya, untuk memasangkan kalung pemberian nya saja, Andre tak melakukan nya.. Dan selama itu juga Jesika tak pernah mendahului Andre untuk sekedar hanya mengecup kening saat pulang mengantar Jesika jalan jalan ataupun yang lain nya.


Ia mengerti bahwa Andre menyayanginya tulus dan sangat menjaga dirinya..


Andre yang juga saat bersamaan itu sedang makan malam bersama keluarganya dan juga Aisyah..


"Apa gak sebaiknya Icha tinggal aja buat sementara waktu disini, kan orangtuamu juga pasti mengizinkan, apalagi bibik juga lagi pulang kampung ya pa, mama seneng deh ntar ada yang bantuin masak masak, bu Azlina membuka pembicaraan dimeja makan..


"papa sih setuju aja, Icha juga ntar periksa bisa ditemenin Andre kan ma,, " bahkan ayah Andre pun mendukung..


"gimana cha" tanya Bu Azlina langsung pada Aisyah..


"iya makasih tante, om sebelumnya, Icha gak keberatan asalkan gak merepotkan aja"


Ya pastinya gak dong Cha, tante malah seneng banget kamu mau tinggal disini sebentar, selamanya juga boleh, hihi.. Azlina kini mengutarakan keinginan nya dengan sedikit candaan..


"kamu bisa kan Ndre buat nemenin Aisyah periksa atau jalan jalan keliling kota gitu" kemudian wanita paruh baya yang mengenakan pakaian syar'i dalam keseharian nya itu pun langsung melontarkan pertanyaan pada anak semata wayangnya itu..


"iya ma" jawab Andre singkat


Andre adalah tipe anak yang nurut sama orangtuanya..


Jam makan malam pun usai, kini orangtua Andre bersantai diruang keluarga sambil menonton televisi, mereka ditemani Aisyah,, sedangkan Andre naik ke kamar..


"Apa maksud dari Jesika yang mengabarkan Aurora pergi ke bar? Bukankah tak ada kaitan nya denganku, tapi Aurora galau kenapa ya, apa perlu aku susul kesana? " gumam Andre


Di lihatnya jam tangan yang melingkar dipergelangan tangan nya, pukul 9 malam.. Ia pun segera menghubungi Danu..


" Nu, ikut gue yok"


"kemana Ndre? "


" tar gue kasitau, gue jemput lo sekarang, ok"


Tutt... Tuttt... Tutt.. Sambungan telfon terputus..


"tumben ni anak tergesa gesa kayak dikejar rentenir" pikir Danu, namun ia pun segera bersiap siap menunggu kedatangan sahabatnya itu..


Andre meraih jaketnya yang menggantung di lemari,, sambil memakainya ia mengambil kunci mobil dan segera turun,, memang seperti orang yang sedang tergesa gesa.. Tak lupa ia sms Jesika "aku kesana" pesan nya..

__ADS_1


"Ndre mau kemana, kok kayak buru buru gitu" tanya mamanya


"Ma, Andre punya urusan penting sebentar,Andre pergi sama Danu ma" jawab Andre seraya mencium tangan ibunya itu..


"ini udah malem Ndre, apa gak tunda besok aja" kata ibunya dengan rass khawatir..


"Andre bentar aja ma, assalamualaikum "


Waalaikumsalam, ucap ayah, ibu dan Aisyah berbarengan,


Aisyah yang merasa diabaikan Andre pun tiba tiba berpamitan untuk masuk kamar..


" Pa, itu Andre mau kemana ya, mama khawatir deh pa, kayak buru buru gitu"


"ma, Andre tu udah besar, udah dewasa, udah bisa lah dia membedakan mana yang baik dan buruk, biarkan saja, toh dia juga pergi sama Danu ma" jawab papa Andre sambil mengunyah snack yang ada di tangan nya..


"iya sih pa, cuman kan dirumah juga ada Aisyah, bisa bisanya tu anak malah pergi, mama khawatir kan wajar pa, mama ni ibunya" jelas mama Andre penuh kekhawatiran..


"udah kita masuk kamar aja yok, papa ngantuk ma"


"iya pa"


Andre melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang hingga tepat pukul 10 malam ia pun telah berada dihalaman rumah Danu,, kemudian tanpa banyak cincong mereka pun segera melaju ke tempat yang dituju.


" mau nemuin Aurora "


" hah??! Lo beneran kesemsem kali ya udah sama si bule itu, sampe tengah malem gini lo ngajakin gue nyamperin dia, trus tar gue jadi obat dong, obat nyamuk" kata Danu diperkaya mengutaraan shock nya..


"engga, gue penasaran aja, Jesika yang ngasitau, Nu" jawab Andre


"Eh, lu baper kali sama si Aurora, makanya lo jadi gini, ga pernah pernah nya ngajakin nyusul cewek, meskipun dulu ke Jesika sekalipun"


Andre tak menggubris celotehan sahabatnya itu, ia fokus menyetir dan segera mengantarkan mereka di sebuah bar malam itu..


Ditelusurinya ruangan dengan pandangan mata coklatnya itu, didapatinya Jesika dan Dias sedang duduk bersama dengan posisi yang sedikit mesra yang mana keduanya duduk dengan jarak yang begitu dekat, ia menghampiri mereka yang kedatangan nya membuat Jesika sedikit menjauhi Dias.


"Ndre, kami dateng juga" kata Jesika sedikit agak terkejut


"Mana Aura" tanya Andre seolah tak menghiraukan mantan pacarnya itu

__ADS_1


"lagi ke toilet, katanya tadi dia agak pusing, dia banyak banget minum Ndre" jawab Jesika..


Andre segera berlalu menuju arah toilet diikuti langkah Danu, Jesika yang menyaksikan hal itu menjadi diam memaku, ada terbesit rasa tak ikhlas disana. Namun ia berusaha cair dengan megobrol kembali dengan Dias.. Namun lagi lagi ia dikejutkan dengan kedatangan Aurora yang sedikit agak sempoyongan..


"lo mabuk Ra, ehh" kata Jesika sambil memegangi bahu Aurora yang hendak tumbang..


"iya Jes, gue galau mikirin mantan pacar lo" kata Aurora dalam mabuknya


"Andre? Dia tadi nyariin lo ke toilet Ra, tadi dia dateng sama Danu.. Timpal Jesika menjelaskan keberadaan Andre..


Yas, bantu bawa ke mobil" kata jesika dan segera membopong tubuh jenjang Aurora yang seksi.. Dan saat berada pada situasi itu, Andre dan danu pun muncul..


"Ndre tolongin Aurora, dia kayaknya mabuk, tadi dah ku bilang jangan banyak minum karna dia ga biasa"


Sebenarnya Aurora adalah perempuan yang tak biasa minum alkohol meskipun ia berada di Amerika, itu karna proteksi dari orangtuanya juga, jadi pas kena galau dan minum banyak langsung ambruk deh😁


Danu menggantikan posisi Jesika yang membopong tubuh Aurora sebab Andre hanya memaku saja.. Lalu jesika memerintahkan Andre untuk membawakan tas dan jaket Aurora menuju mobil, Jesika pun ikut dengan senyum yang terlihat di bibirnya.


"kau tak berubah, kau tetaplah Andre yang ku kenal dengan sifat yang sangat menjaga diri untuk menyentuh wanita, beruntung ciuman pertamamu adalah milikku" gumam Jesika dalam hati


Sesampainya di mobil, Aurora segera ditempatkan di kursi belakang dengan posisi berbaring, lalu Jesika menyelimuti sebagian pahanya yang terlihat dengan jaketnya, Aurora benar benar telah tertidur tak sadarkan diri..


"Ayo Ndre, bantuin tuh gebetan", tiba tiba Danu membuat suasana terasa genting karna disana ada sepasang kekasih yang telah menjadi kenangan namun masih menyimpan rasa satu sama lain, dan juga ada pengganti yang sudah siap diposisi kemudi..


"Aurora ga papakan Jes" namun dengan refleks ia menyelimuti bahu Jesika yang terbuka karna jaket yang dikenakan olehnya dipakai untuk menyelimuti Aurora, itu membuat Dias yang berada di dalam mobil merasa sedikit cemburu, sedangkan Jesika terbiasa mendapatkan pelayanan itu dari Andre saat masih menjalin hubungan dengan nya dulu.


Dahulu ketika Andre mengajak jesika untuk sekedar makan malam direstoran, Jessica terbiasa dengan menggunakan dress mini dengan bagian bahu dan leher terbuka, sehingga Andre selalu membawa sweeter untuk nantinya dikenakan pada Jesika saat bersantai atau ketika hendak mengantarnya pulang kerumah usai jalan jalan..


"gak papa sih Ndre, mungkin dia butuh sedikit istirahat aja" jawab Jesika canggung.. Ia merasa tak nyaman dengan perlakuan Andre mengingat dirinya sudah menjalin hubungan dengan Dias



(ini visualnya Aurora ya gaess,, duh jelita bangett)



(yang ini visualnya Jesika,, anggun dan menawan)


 

__ADS_1


---


Bersambung


__ADS_2