Antara Cinta Dan Agama

Antara Cinta Dan Agama
chapter 22 camping


__ADS_3

2 bulan berlalu semenjak kejadian muncul nya aera devil, segala kejadian itu dilupakan oleh aera maupun teman-temannya, mereka pun menjalani aktivitas seperti biasa, beda nya kali ini tanpa gangguan dari meta, mungkin meta dan Geng nya belum melupakan kejadian itu pasalnya setelah kejadian itu meta menjadi diam ketika melihat aera, saat berpapasan dengan Aera pun meta hanya menundukkan kepalanya.


Aera pun hanya sibuk melanjutkan aktivitas study nya yang tidak terasa mendekati Kenaikan semester 'yaa walaupun ga deket deket banget' tapi aera menjalankannya dengan penuh kegembiraan, apalagi aera dan kenzo kini semakin dekat.


Beberapa mahasiswa fakultas di kampus aera mengadakan camping bersama, athala di minta menjadi Ketua panitia dan teman-teman aera menjadi anggota nya, tentu saja mereka menerima nya walaupun Laila sedikit malas untuk menjadi panitia acara.


Camping diadakan di daerah yang cukup jauh dari kampusnya, tidak jauh dari area camping terdapat sungai serta air terjun yang deras juga segar, daerah itu memang sering di jadi kan tempat camping dan cukup worth it memang.


Mereka berangkat dengan menggunakan bus pariwisata dan untuk aera dan teman temannya pergi menggunakan mobil pribadi milik jinny, kenzo dan teman-teman nya menggunakan mobil milik varo, dan mereka pun berangkat beriringan agar tak ketinggalan arah.


...****************...


sesampainya mereka dilokasi mereka pun berkumpul pada titik yang sudah di tentukan


"guys saya akan memberikan arahan sebentar" ucap athala


"dimohon untuk jangan berpencar dari rombongan ya! kita istirahat sebentar disini dan nanti teman-teman panitia akan mengumumkan pembagian kelompok" lanjut athala


"baaikkkk" ucap seluruh peserta


mereka pun menurunkan tas ransel dan barang yang mereka bawa dan beristirahat Rahat sejenak.


"mohon perhatian nya sebentar" ucap athala menggunakan toa


"panitia akan mengumumkan kelompok nya harap dengarkan baik baik ya!" lanjut athala Dan mereka pun mendengarkan


"baik saya akan umumkan untuk kelompok pertama ada Irsyad dari fakultas ekonomi dan...." Alvaro yang mengumumkan hingga selesai.


(dan mereka pun mendirikan tenda mereka bersama)


mereka pun masih menjalankan tugas mereka masing masing sambil mempersiapkan persiapan untuk acara sore hari nya,


"acara sore hari ini seperti mencari barang dan jawaban dari teka teki yang di berikan panitia, jadi setiap kelompok akan berjalan menyusuri hutan dan mencari bendera yang sudah kami taruh di beberapa tempat, disana juga terdapat pertanyaan yang harus kalian pecahkan bersama, panitia akan berjaga di setiap pos nya" ucap Alvaro


"aku ingatkan lagi untuk tidak kehilangan jejak temannya ya, jika butuh bantuan beri tau panitia segera!", ucap aera


"BAAIKKKK" mereka menjawab


mereka pun memulai game nya, di pos pertama Jinny dan varo yang berjaga, di pos kedua ada Laila dan Rion, di pos ketiga ada aera dan Kenzo, lalu di pos terakhir yaitu pos final ada athala.


game nya pun berjalan lancar hingga pada kelompok terakhir.


"Ken.. gue mau ke toilet ya" ucap aera


"ohh iya..berani ga? ini kan udah selesai sekalian jalan balik ke tenda aja" ucap Kenzo


"iya si tapi gpp aera berani kok sebentar doang" jawab aera

__ADS_1


"yaudah gue tunggu di sini ya" ucap Kenzo


"ga usah Kenzo balik ke tenda aja nanti aera nyusul" pinta aera, yang diangguki kenzo


ada rasa khawatir dari hati Kenzo, pasalnya hari sudah hampir malam, karena pada saat itu game nya selesai menjelang Maghrib, dan aera izin ke toilet umum yang tersedia disana.


Kenzo pun kembali ke tenda nya dan teman temannya pun terlihat sudah berada di sana.


"lho ken, aera mana?" tanya Jinny


"aera izin ke toilet" jawab Kenzo


"lho kenapa ga di temenin?" ucap Jinny


"aera ga mau, sebentar doang katanya" jelas Kenzo


"ohhh oke" Jinny pun mengerti.


hari sudah mulai gelap, semua peserta dan panitia pun sangat sibuk hingga mereka tidak menyadari 1 orang yang belum juga kembali, hingga akhirnya Laila menyadari nya karena melihat tas aera yang masih ada di tenda namun tidak terlihat sosoknya.


"jin, aera mana?" tanya Laila pada Jinny


"lho emang ga ada?" tanya Jinny


"lahh..dari tadi ga ada ini aera kemana?" Laila mulai panik


"Kenzo, Ken...Kenzo" ucap Laila berteriak


"aera mana?" tanya Jinny panik


"dia belum balik?" tanya Rion


"kalau udah balik dia pasti ada di sini on" ucap Laila


"Ken gimana? gue khawatir,aera emang berani cuma dia takut gelap kalo sendirian" jelas Jinny


"gue cari dia, kalian jangan kasih tau peserta lainnya ,gue takutnya mereka bakal panik, sementara gue cari aera, kalau gue belum balik juga sampe jam 8 malam nanti, kalian cari kita!" jelas Kenzo


"gue ikut" ucap Jinny


"ngga! lu tunggu sini, jangan bikin semua orang panik, biar Kenzo yang pergi cari duluan" jelas varo


Kenzo pun langsung bergegas mencari aera di mulai dari toilet umum dekat tenda, berjalan ke pos 1 ,2, 3, dan mengecek setiap toilet umumnya namun usaha nya nihil, aera belum terlihat, ada beberapa penjaga di lokasi sana sedang mengontrol lokasi Kenzo pun bertanya


"permisi pak.. maaf apa bapak melihat gadis memakai kerudung lewat sini?" tanya Kenzo


"oiya mas, tadi Ade itu pergi ke arah sana, pas saya tanya mau kemana, dia bilang mau balik ke tenda abis dari toilet" jelas penjaga

__ADS_1


"lalu pak, apa bapak ga melihat dia lagi setelah pengecekan ini?" tanya Kenzo


"ngga si mas, saya cuma liat pas mau Maghrib tadi, karena mba nya bilang mau balik ke tenda, saya berniat mau antar sampai tenda tapi mba nya bilang dia tau jalannya makanya saya lanjut jaga disini" jelas penjaga


"ohgitu baik pak, terimakasih ya pak mungkin nanti kalo bapak melihat perempuan itu lagi, tolong di antar ke tenda aja ya pak, saya mau kesana dulu" jelasnya


Kenzo pun terus mencari aera sampai ke dalam hutan, dalam hati Kenzo pun semakin khawatir, sebab dari tadi dia mencari aera namun tidak ketemu


"ya tuhan, aku mohon jaga aera! sampai aku menemukannya, dan aku mohon bantu aku untuk dekat dengan posisi aera agar aku cepat menemukannya" batin kenzo


tidak lama kemudian Kenzo mendengar suara tangisan perempuan yang terus menyebut sebuah kata.


"ya Allah aera takut, aera berani kalau ada Laila atau Jinny di sini, aera takut disini gelap, aera sendirian! mamah, papah, kak val, Kenzo tolong aera hikss hikss" suaranya mengatakan hal itu.


"raa ..aera denger kenzo ga? ini Kenzo, aera dimana?" Kenzo berteriak


aera pun mendengar itu langsung terbangun dari duduk nya, menyeka air matanya, dan terbangun di depan pohon besar disana


"Ken...aera disini..aera takut hikssss hiksss" aera pun berteriak dan terus menangis, hingga akhirnya Kenzo menemukan aera tengah berdiri di depan pohon sendirian


"aera" panggil Kenzo


aera mendengar menoleh ke arah sumber suara dan melihat Kenzo, aera pun langsung berlari kearahnya dan memeluk Kenzo.


"aera takuutttt hiikkssss" ucap aera sambil menangis


"suttt udah ga usah nangis lagi! gue disini" ucap Kenzo


"ayo ayo balik sekarang aera takut" ucap aera menyeka Air matanya


"yaudah ayo" ajak Kenzo


sepanjang perjalanan aera terus menggenggam tangan Kenzo tidak membiarkan tangan itu lepas, Kenzo melihat Aera pun sangat khawatir, melihat Aera yang menangis dengan tubuh yang gemetar ketakutan, walaupun sosok aera yang dia kenal itu biasanya pemberani namun aera tetap lah wanita biasa yang hatinya pun masih gampang terluka.


hingga akhirnya mereka sampai di tenda pada pukul jam 8.10 malam, teman teman mereka hendak bergegas mencari aera karena mengingat pesan Kenzo, namun belum sempat mereka mencari nya aera dan Kenzo sudah kembali terlebih dahulu.


"aeraaaaa" teriak Jinny dan Laila bersamaan, dan memeluk aera berhamburan


"lo kemana tadi?" tanya Jinny


"gue tersesat gue salah ambil jalan tadi, gue jadi masuk ke pedalaman hutan" jelas aera


"yaudah lo jangan kemana-mana lagi! jangan pergi dari sisi kita! inget itu aera!" ucap Jinny


"iya iyaa..."


mereka pun kembali melakukan aktivitas nya disana tanpa orang lain tau bahwa aera sempat menghilang.

__ADS_1


__ADS_2