Antara Cinta Dan Agama

Antara Cinta Dan Agama
chapter 31 misimu gagal!


__ADS_3

"gimana ? masih sakit ga kepala nya?" tanya aera pada Kenzo


"masih, sedikit, tapi it's oke udah lebih baik daripada tadi" jelas Kenzo.


"yaudah kalau gitu kita balik ke kelas ya" bujuk aera


"he emm" jawab Kenzo mengangguk


"gue ikut" ucap salsa


"dih ngapain Lo? Lo bukan dari kelas kita, sana balik ke kelas Lo" tegas Laila


"gue cuma pengen ikut sampe kelas aja, khawatir takut Kenzo kenapa-kenapa " jelas salsa


"ga usah lebay! Kenzo cuma butuh aera, dan bukan Lo! jadi Lo ga usah repot deh, sana balik!" tegas Laila


jelas perkataan Laila membuat salsa kesal, dia pun meninggalkan aera dan teman-temannya dengan langkah kasar juga umpatan yang berusaha ia tutupi.


"kurang ajar banget mereka! gue ga boleh santai-santai lagi, gue harus bikin Kenzo menjauh dari mereka, Kenzo harus jadi milik gue" umpat salsa


tanpa memperdulikan salsa, aera dan teman-temannya sudah kembali ke kelas mereka, lalu salsa yang kembali menuju kelas nya berpapasan dengan athala sang kakak tingkatnya


"ehem...gimana rencana Lo? udah sampe mana?" tanya athala


"gue masih belum berhasil dapetin perhatian Kenzo" ucap Laila


"hah? ga becus Lo! nge goda cowo kaya Kenzo aja Lo ga bisa" ucap athala kesal


"heh emang rencana Lo berhasil? Lo aja ga berhasil ngajak aera lunch bareng, sekarang Lo bilang gue ga becus? ngaca Lo!" ucap salsa marah


"rencana awal gue emang ga berhasil, tapi gue ga akan nyerah buat dapetin perhatian aera! Lo liat aja" jelas athala


"buktiin jangan banyak ngomong" ketus salsa karena sudah terlanjur kesal dengan athala


dan tanpa mereka sadari perdebatan mereka di dengar oleh Laila dan Rion.


Laila dan Rion memang sedari tadi mengikuti pergi nya salsa yang awalnya mereka berniat untuk memaksa salsa berbicara sejujurnya apa yang ia rencana kan namun justru mereka berdua sudah mengetahui fakta nya tanpa harus memaksa salsa.


...****************...


di sore menjelang malam hari, sudah waktunya para mahasiswa untuk kembali kerumah mereka, begitu juga dengan aera, dia pun sudah kembali kerumahnya yang kebetulan disana kakak nya Valero sedang berada di rumah itu untuk sekedar beristirahat.


"assalamu'alaikum...maahhhh" ucap aera


"waalaikumussalam kenapa pake teriak segala sih?" ucap Valero mengejutkan aera

__ADS_1


"oi KHAPJAGIYA,...... kakak nih ngagetin aja? eh bentar tapi tumben kakak disini hari ini?" tanya aera yang sempat terkejut


"lho emang kenapa? ga boleh ya? yaudah kalo gitu aku balik ke apartemen aja deh" ucap Valero menggoda aera


"iishhh baper banget deh...abisnya tumben aja karena kan belakangan ini kakak itu udah jarang pulang kesini" jelas aera


"hehehe iya kakak lagi pengen disini, abisnya kangen sama dongsaeng kakak ini" jelas Valero mencubit pipi aera


"wait wait wait..apa tadi Kakak bilang barusan? dongsaeng? tau kata itu dari mana?" tanya aera bingung, karena dongsaeng itu kata dalam bahasa Korea yang biasa di tujukan untuk seorang adik


"dariiiiii drama Korea yang ada di laptop kamu" ucap val tertawa


"isshhhhh kaya tau artinya aja" ledek aera


"tau dong, dongsaeng itu kan makanan yang ada daging nya kan, ada dongsaeng kambing, dongsaeng ayam" ucap val


"Itu tongseng kakaaakkk" jawab aera merengek


"ehh udah ganti ya?" ucap val tertawa


"udah sana kamu mandi, dari tadi ada bau yang tidak sedap disini" lanjut Val meledek


"KAKAAAAAKKK, awas aja ya kamu!!" rengek aera lalu pergi meninggalkan val.


Valero meminta Tante thiva mama aera untuk berbicara sebentar dengannya.


(diruang kerja papa aera)


"Tante mungkin berita ini akan mengkhawatirkan untuk Tante, tapi aku juga ga mau Tante tau setelah semuanya terjadi" jelas val


"ada apa sih val? memang ada berita apa?" tanya mama thiva penasaran


"jadi gini Tante..kemarin anak buah val mengabarkan bahwa ada seseorang mencari tau identitas aera" jelas nya


"maksud kamu?" tanya mama thiva


"ya Tan, ada yang ingin tau tentang identitas aera yang sebenernya, dan sekarang anak buah val sedang mencari tau siapa seseorang itu"


"kenapa bisa? kenapa ada hal seperti ini? sebelumnya tidak seperti ini kan?" mama thiva khawatir


"val juga tidak tau Tante, besok akan val beri kabar apa motif seseorang ini mencari informasi tentang aera"


"Tante tidak masalah jika aera di kenal sebagai anak perempuan satu-satunya dari keluarga alzidan, tapi val dari kecil kelahiran aera sudah di rahasiakan karena dia satu-satunya pewaris dari papa nya jooan Alzidan, kamu tau kan bisnis om jooan semakin sukses justru semakin banyak juga musuh bisnis nya bahkan sahabatnya sendiri juga jadi pesaing bisnis nya karena rasa iri, padahal jooan selalu menepati janji nya untuk bekerja dan berusaha dengan ikhlas dan jujur, dia tetap percaya dengan sahabatnya sampai di khianati untuk kesekian kali nya dan membuatnya menjadi pembisnis tunggal tanpa melibatkan sahabatnya lagi" jelas mama thiva menceritakan semuanya pada Valero


" i know that Tante, aku akan melindungi aera, Tante tenang aja, ga akan ada yang mengetahui identitas aera sebelum dia bisa menjadi pembisnis seperti papa nya" jelas Valero

__ADS_1


"Tante mohon jaga aera ya val, sebentar lagi aera lulus kuliah nya dan baru lah nanti aera di terjun kan langsung dalam perusahaan bersama papa nya" pinta mama thiva


"baik Tante, sekarang Tante tenang, dan nanti saat om jooan kembali dari kantor nya Tante coba lah ceritakan semuanya agar om jooan juga lebih waspada" ujar Valero


"iya val, kalo gitu tante akan kembali ke dapur untuk menyiapkan makan malam"


"oke Tante "


(di cafe)


Laila dan Rion meminta mereka berkumpul di cafe untuk memberitahu sesuatu yang penting, aera pun turut hadir disana dengan Kenzo juga, mereka semua pun berkumpul dan sempat bingung kenapa Laila dan Rion meminta nya untuk berkumpul malam-malam.


"ada apa si on?" tanya varo


"jadi gini...Laila aja deh yang ngomong" ucap Rion


"apa sih Lo, Lo aja yang bilang" ucap Laila


"udah Lo aja lai"


"Lo aja Yon"


mereka saling melempar perintah...


"udah ih cepet mau bicara apa, kalian berdua udah nyuruh kita kumpul disini, malah melihat perdebatan kalian berdua" cetus Jinny


"maaf Jinny, ...jadi gini, salsa dan athala bersekongkol untuk memisahkan aera dan Kenzo" ucap Laila.


"hah? maksud Lo?" tanya Jinny dan varo terkejut


"tadi setelah salsa pergi ke kelasnya gue sama Rion berinisiatif mengikuti nya, tapi saat menuju ke kelasnya salsa berpapasan dengan athala, dan mereka berdebat soal rencana mereka yang selalu gagal untuk memisahkan aera dan Kenzo" jelas Laila


"iya..tadi nya gue sama Laila mau maksa dia buat jujur apa rencana dia karena memang dari awal kita udah menaruh curiga dengan salsa, namun sebelum kita tanya salsa kita justru malah mengetahui faktanya, tadi nya juga gue sama Laila mau langsung negur mereka tapi..." jelas Rion terputus


" tapi kenapa?" tanya varo


"mereka ga akan jera kalau gue sama Laila yang maju var" jelas Rion


"jadi mereka berdua sekongkol?dan salsa? ternyata dia pura-pura baik" ucap Kenzo


"kita buat dia sadar, tapi gue mohon jangan dengan kekerasan" pinta aera


"sekarang kita biarkan mereka menjalankan rencana nya, kita pura-pura ga tau aja seperti orang yang memang gampang di bodohi, biarkan mereka merasa rencana mereka berjalan dengan lancar, baru kita beri hadiah untuk mereka" jelas kenzo


(vibes psikopat Kenzo seperti akan muncul chinggu)

__ADS_1


__ADS_2