
Pesenan bakso pun datang,, aurora langsung melahapnya dengan penuh selera tapi berbeda dengan andre, ia menyatukan tangannya dan berdoa,, "amin" katanya lalu ikut makan.
Aurora yang melihatnya pun terhenti sejenak,, ia benar benar kagum.. Ia pun semakin ingin mengenal andre.
"ndre, gak kalah enak ya streetfood sama restoran mahal"
Iya, sebenernya sama aja. Mungkin karna tempat nya aja yang membedakan nya"
Selesai makan, mereka pun segera bergegas hendak pulang,,
"Ra, kamu pulang sama jesika?
Engga ndre, jesika kayaknya tadi jalan sama dias, mungkin mereka pulang bareng ..
Aku bentar lagi dijemput pak jo,,
"oh gitu, ya udah kita tunggu sampe pak jo datang ya"
Iya, tapi kamu gapapa kok duluan, kata aurora..
"iya gapapa kita nunggu pak jo aja, kan gak lama"
Mereka pun duduk di halaman kampus
"ndre, waktu itu aku denger pembicaraan mu sama danu di danau, tentang jesika.. Waktu yang aku nabrak kucing depan masjid, inget gak"
Iya,, aku sama jesika emang ga bisa bersama, meskipun orang tua kami sangat dekat.. Tapi kami terima keputusan kami, mungkin belom jodoh"
"mama sama tante kristi berteman sejak mereka kecil, aku dan jesika juga begitu"
Tapi perasaanku padanya bukan hanya sekedar teman, andre melanjutkan
"so, hubungan kalian berakhir karna perbedaan agama? "tanya aurora mengangkat kedua tangan nya sebahu
Manusia berencana, tuhan yang menentukan ra.. Jelas andre
" gimana kalo ntar kamu jatuh cinta sama aku, hahahaa"kata aurora tertawa kecil meledek andre
Itu membuat andre tertawa
Tak lama pak jo pun datang menjemput aurora,,
Sesampainya dirumah, aurora langsung naik ke kamar dan rebahan..
"kenapa yang ku pikirkan andre ya, apa aku menyukainya?? Really???
Tak lama ia memejamkan matanya,, ia tertidur
Ditempat lain, andre yang baru saja memarkirkan mobilnya..
"assalamualaikum "
Waalaikumsalam" sahut ibunya yg sudah ada diruang makan bersama ayahnya
"ma, kok ga ngabarin kalau udah pulang,, kan andre bisa jemput ke bandara"
Gapapa ndre, mama sama papa bisa naik taxi, mama ga mau aja ganggu kamu lagi kuliah..
Andre menyalami ibu dan ayahnya, kemudian langsung bergegas naik kekamar,,
"ma andre solat dulu ya"
"iya ndre"
Kemudian ayah dan ibu itu mengobrol,,
"alhamdulillah ya pa, anak kita sepertinya tak terlalu memikirkan jesika" kata azlina
__ADS_1
"iya keliatan nya dia lebih tegar dari yang kita kita, kayaknya kemarin2 ngebucin sama jesika, tapi ini engga juga ya"
Dia udah dewasa pa, tanpa kita minta pun ia memutuskan hubungan nya dengan jesika.
Setelah perpisahan jesika dan andre, kala itu juga ibu jesika langsung mengabarkan pada ibunya andre..
Dan mereka pun tak mempermasalahkan nya,, toh persahabatan mereka tak akan terpengaruh oleh putusnya hubungan anak2 mereka.
Tak lama andre pun turun,,
"Ndre, mama sama papa tau gimana hubungan mu sama jesika saat ini"
Andre terdiam
"meskipun berat bagimu, tapi itu kan yang terbaik, lanjut azlina menegaskan anaknya
Mama ga ngelarang kamu buat menjalin hubungan sama siapa aja, yang penting seiman seagama ndre"
"iya ma, aku ngerti,, aku juga berusaha melupakan jesika"
"kita bisa menjalin hubungan kekeluargaan meskipun kita berbeda keyakinan ndre, kata ibunya
"papa juga menyukai jesika, anak itu begitu baik, pribadi yang sopan, dan cantik, cocok untukmu,, namun papa tau, mahendra mendidik anaknya dengan baik, dan tak akan ia membiarkan anaknya mendapatkan jodoh selain lelaki itu ikut pada keyakinan mereka..
(jadi ya gaess, kakek neneknya aurora itu adalah seorang kristen yang taat, punya anak 2 yaitu maria(ibu aurora) dan mahendra (ayah jesika).. Maria nikah sama orang mark orang amrik, sedangkan mahendra sama kristi (islam yg masuk kristen)
"iya pa, andre ngerti, andre mau naik dulu pa, ma, mau istirahat "kata andre menyudahi makan nya, selain masih kenyang makan bakso bersama aurora, ia juga enggan membahas jesika..
Di kamar, ia buka laptopnya dengan posisi berbaring diatas ranjang, ia buka album bertuliskan" AJ " bermakna andre dan jesika, ia tatap foto foto jesika, satu persatu ia hapus, hingga menyisakan sebuah foto, yang mana foto tersebut adalah sebuah kalung emas berliontin AJ dilingkari oleh gambar hati, disana ia menutup matanya, bahkan saat memberikan kalung itu, jesika mengenakan nya sendiri,, ia begitu menjaga diri dan orang yang dicintainya..
Matanya terus tertutup, membayangkan apa yang telah dilaluinya dengan jesika sampai pada saat jesika menciumnya "argghh kenapa aku selalu memikirkan jesika, dia udah ada dias sebagai penggantiku" sambil bangun dan meremas rambutnya.
Aurora yang terburu buru karna ia hendak les musik hari ini,,
"oh my god, i too late"
"pak jo, kita ke tempat les musik"
"baik non "
Tak berselang lama, sesampainya di gedung les musik, hampir saja terlambat, mujur guru pengajar les nya memakluminya..
Ia pun memainkan piano dengan baik, sambil menyanyikan salah satu lagu rohani.. Begitu merdu
Teman teman les musiknya mengaguminya, dan bertepuk tangan untuknya..
Tak lama kemudian, ia pun pulang..
"bik, makan malam tolong antar ke kamar aja ya"
"baik non"
Ia pun membersihkan diri, selagi mengenakan handuk, ia mendapati hp nya bergetar.. Itu sms notifikasi dari andre
"Ra, kamu lagi apa"
Emmm... Andre sms? Aurora tersenyum
"dirumah aja baru pulang dari les musik" tapi ia menghapusnya
"dirumah aja, kenapa" ia juga menghapusnya
"abis mandi" terkirim
"kamu udah makan?
Bentar lagi, kamu?
__ADS_1
Udah, aku makan malam sama ayah ibuku.
Besok kamu kuliah dianter pak jo??
"ya begitulah"
"oh ya udah kalau gitu, met tidur ya" huftt andre menghela nafasnya
"kamu bisa menjemputku" hapuss
Apa kamu akan menjemputku" dihapus lagi
"ku pikir kamu akan menjemputku" terkirim
Bisa saja, besok aku jemput"
Aurora pun kegirangan,, sambil mengenakan piyama nya.. Tok tok tok,, non ini makan malam nya,,
Ia membuka pintu, thank you bik"
Esoknya, benar saja ia dijemput oleh andre, namun dimobilnya juga ada danu...
"ndre sekalian kita jemput jesika? Tanya danu,
Iya ndre, kayaknya selesai ngampus bisa hang out bareng ke mall" lanjut aurora
"engga, semalam gue uda hubungi dia nu buat berangkat bareng, tapi katanya dia dijemput dias" kata andre tak bersemangat..
"yq udah kalau gitu gapapa, kalian berdua aja pasti udah bikin heboh kampus, kata danu tertawa kecil
Mobil melaju dengan kecepatan datar,, aurora yang duduk dibelakang terus menatap andre dari kaca,,
Sebenarnya andre tau tapi tak ingin aurora mengetahui bahwa ia tau jika sedari tadi aurora menatapnya..
Sesaat setelah memarkirkan mobilnya, ia danu dan aurora turun,, kemudian mobil dias pun datang dan parkir dekat dari mereka.. Disana terlihat jesika dan dias turun dari mobil..
Andre menatap jesika dengan cemburu, namun jesika dengan sengaja menggandeng tangan dias, itu berhasil membuat andre terlihat begitu cemburu
"ndre ayo masuk,, " aurora menarik tangan andre
Aurora yang menyadari bahwa andre sedang merasakan cemburu,,
Ia pun merasakan tak ada penolakan dari tangan andre yang ditariknya..
Aurora berlalu duluan, karna kelasnya lebih awal,,
Andre yg duduk dengan danu kemudian membahas jesika
"ndre, lo udah muv on belom dari jesika, keliatan nya muka lo berubah tadi, mendingan lo deketin sepupunya aja" ga kalah cantik, bule lagi, danu nyerocos
"gimana pun kalau cinta pertama susah dilupain nu"
"ah elo ngebucin, cinta sih pertama,, ciuman pertama belom, hahahaaa" danu meledek
"ciuman pertama gue sebagai ciuman terakhir"
What, jadi lo udah bisa nyium jesika.. Wah parah ni anak, iman nya udah goyah. Hahaha"
Malem itu nu,,
"gudd lah, udah ada kemajuan, kata danu..
Ya udah yuk, masuk kelas.. Hari ini dosen killer kata danu menjelaskan kemudian berlalu meninggalkan andre
---
Bersambung
__ADS_1