Antara Cinta Dan Agama

Antara Cinta Dan Agama
Canggung


__ADS_3

"aku andre" senang bertemu kembali


Aurora tersenyum.


Bakalan jadi hari yg nice ya, soalnya aku ketemu kamu kemaren, dan ini ketemu lagi.. Lupa aku menanyakan no hapemu kemaren. Ledek aurora


Jesika langsung menggandeng kakak sepupunya itu masuk.


"Eh ra, sebelom otewe td nyokap pesen, ntar lo stay dirumah aja dulu ya, soalnya kangen katanya apalagi kemaren dia ga bisa jemput lo dibandara".


"iye, bik bikinin jus avokad 2,eh elo mau minum apa ndre" kata aurora pada andre yg seperti biasanya tampak dingin didepan jesika, apalagi semenjak jesika menciumnya, andre tak bisa mengartikan sikapnya sekarang..


"samain aja" kata andre


"Gimana kelas lo tadi jes, gue dah ga sabar pengen ngampus pengen ketemu temen2 baru. Kebayang punya temen yg ramah ramah khas indonesiaku tercinta ini"


"ya gitulah, namanya belajar ya diasikin aja"


Kemudian aurora mengabarkan topik yg membuat andre terlihat aneh.


"jes, itu si brandon kemaren nanyain lo katanya udah punya pengganti dia belom" senyum tanpa dosa


Jesika pun terdiam sambil menatap andre.


Tiba tiba andre permisi numpang toilet.


Tinggallah jesika dan aurora.


Bukan nya dapet jawaban dari jesika, ia malah mengganti topik ke rencana mereka jalan jalan hari ini


Tak lama, minuman mereka pun datang dibarengi andre yg ikut bergabung kembali.


"Ndre, abis ini kita otewe ke taman kota lalu kita muter ke danau ya"


"aku ikut aja" kata andre


Tak lama mereka pun bersiap siap pergi.


Tampak jesika dan aurora begitu akrab membuat andre merasa berada diantara keluarga yang damai.


Sesampainya ditaman kota, Andre memarkirkan mobilnya, disana mereka berkeliling keliling sambil menikmati keindahan alam..


Sesekali aurora mengambil foto memakai kamera canon nya, ya memotret adalah salah satu hobinya.


Jesika yg duduk di kursi taman dengan andre merasa senang karna meskipun hubungan nya dengan andre telah berakhir namun ia masih dekat sebagai sahabat. Ia terus menatap andre, dan andre yg menyadari itu kemudian mencairkan suasana.


"hei nona jesika, kamu lagi mikirin apa?"


Jesika pun tersadar dari lamunan nya, dan memperbaiki posisi dirinya.


"engga, rasanya aku belom bisa percaya kalau kita sekarang ga lebih dari sahabat" jawab Jesika.


Andre terdiam, ia kemudian memegang tangan jesika,


"jes, jika kita mencintai tuhan, maka tuhan akan mencintai kita, tuhan pasti punya rencana lain dengan hidup kita, maka jalani aja dengan rasa syukur"


"iya ndre, smoga tuhan yesus memberkatiku" katanya sambil mencium kalung salip miliknya.


Andre pun yang memang mempunyai sifat dewasa hanya terdiam..


Cukup lama mereka menikmati suasana taman kota, dan setelah aurora puas berjalan jalan, ia pun kemudian mengajak mereka ke danau.

__ADS_1


Di sepanjang perjalanan, aurora dan jesika asik mengobrol, sedangkan andre banyak terdiam dan sesekali menyahut obrolan mereka.. Sesampai didanau, mereka kemudian berjalan jalan berkeliling danau.


Saat asik dengan langkah kakinya mereka dihampiri 3orang abG yg minta berfoto bareng aurora, secara kan paras kebule bulean gitu ya, berasa ketemu artis.


Dan aurora pun mempersilahkan nya..


Kemudian mereka duduk ditepi danau disebuah kursi memanjang.


Aurora pun memotret jesika dan andre dengan posisi duduk dan andre menatap jesika.. Yes, beautiful kata aurora.


Ya mereka pasrah aja gitu diambil gambarnya,, meski merasa tak nyaman.


Waktu pun berputar pada sore hari, andre nampak gelisah, ia beberapa kali melihat arloji yg melingkari tangan nya.


Jesika tau bahwa andre telah melewati waktu solat asyarnya.


Karna slain mengenal andre sebagai pacarnya, ia juga mengenal keluarga andre yg begitu religius.


"Ra,kita pulang yuk karna udah mau gelap ni" kata jesika.


"Uh? Can we see the sunset? Today is very sunny, it's to be a beautiful sunset here"


Lalu jesika menimpali perkataan aurora dengan menggunakan bahasa mandarin yang artinya andre hendak melakukan ibadahnya bahkan ini waktu yg sudah terlewatkan 2jam.


Meskipun mereka berbeda keyakinan, namun itulah indonesia, toleransi yang begitu tinggi. Meskipun jesika tak tega mengatakan nya mengingat saudaranya itu baru saja tiba di indonesia, namun ibadah lah yg utama baginya.


"Uh, i'm so sorry" kata aurora dengan raut wajah yg menyesal. Mereka pun lekas menuju arah pulang kerumah jesika yang mana berlawanan arah dari rumah aurora.


Tak lama mereka pun sampai ke rumah jesika dan hari pun telah malam.


Kemudian andre berpamit pulang.


Mereka berduapun masuk dan menemui ibu jesika yg tak lain adalah aunty dari aurora..


Setelah lama bersenda gurau bertukar cerita, aurora pun bergegas mandi dan makan malam..


Usai makan malam mereka kemudian masuk ke kamar jesika untuk beristirahat.


Aurora yang asik dengan cameranya kemudian mengambil ponselnya, dia membuka chat dari kawan2 nya di amerika dan juga orangtuanya yg menanyakan kabarnya.


Setelah jesika selesai mandi dan masih menggunakan handuk di kepalanya, ia duduk di sofa dan menyalakan tv..


Aurora meletakkan ponselnya begitu juga cameranya.


"jes, andre tu pacar lo kan?"


"Iya tapi sekarang udah mantan"


"emm gitu, kayaknya dia sayang banget deh ma lo, kemaren gue ga sengaja denger obrolan mereka didanau, cuman terlihat rumit"


Aurora yg sudah tau pokok permasalahan nya pun seperti tau jalan cerita cinta mereka.


"Lo tau kan papa, dan keluarga kita, mama yg ikut papa, gue takut tar makin terjebak dalam hubungan yg makin mendalam tar ujung2nya pisah juga"


"kayaknya dia religius, bahkan kemaren gue sempet denger kalau dia belom first kiss" kata aurora meledek


Ia melanjutkan, emang lo udah berapa lama sama dia, rasa lucu aja kalo kalian belom pernah berciuman kata aurora seperti tanpa dosa. (Maklum ga gengs, kalau di amerika kan udah biasa banget sama pemandangan pergaulan +18 disana).


"dia beda ra, dia begitu patuh sama agamanya, ntah lah mungkin itu yg membuatku mencintainya" kata jesika.


"Ah gue jadi sedih,, ya udah mending kita tidur yuk, bsok gue ajak lo jalan lagi"

__ADS_1


"lo duluan aja, gue belom ngantuk" timpal aurora.


(mungkin karna bawaan mata amerika dengan Indonesia ya gaes, jadi kan di amerika kayak pagi sedangkan di indonesia udah malem)


Ia kemudian video call brandon, karna terasa kangen juga sama sahabatnya yg mesum itu.


"haii"


Oh, sweety.. I wake up at 08.00, kata brandon mengusap matanya


How are you today, i so miss u baby.. Begitulah brandon ketika berbicara dengan aurora.


"i have a nice day, u know where am i now??


Ia mengarahkan kamera hp nya pada jesika yg sedang terbaring diatas kasur dengan mata tertutup kain relaksasi mata.


" jesica? "


" Emm.. Yea"


"Wah, i miss her too"


"She was slept" kata aurora dan melanjutkan obrolan nya.


Tak lama pacar brandon pun masuk kekamar dan langsung saja mencium brandon, adegan yg kiss kiss hot pun terjadi.


Sempat pacar brandon menyapa aurora.


Aurora yg terbiasa dengan hal begitu, iapun menutup vc nya karna sepertinya mereka menikmati apa yg mereka lakukan..


--


Esoknya aurora bangun terlebih dulu, mandi berganti pakaian dan turun untuk sarapan pagi, sedangkan jesika bru saja terbangun.. Dan hari2 dijalaninya dengan penuh rasa senang.


Tiba dimana ayah andre yang mendadak terbang ke dubai karna urusan kerjaan, ia pun membawa serta istrinya, hingga andre pun sendiri dirumah.. Ada 2 pelayan, ART dan tukang kebun.


Andre pun menelfon danu untuk datang dan menginap dirumahnya.. Tapi danu justru mengajak andre datang ke kafe dimana ia dan vina merayakan perpisahan.


Akhirnya andrepun pergi karna suntuk juga berada dirumah..


Ternyata kafe yg dimaksud danu adalah bar kecil yg menjual alkohol.


Masuk lah andre dan mendapati danu dan vina sedang asik mengobrol dengan masing masing memegang segelas alkohol.


"Eh andre, sini gabung" sapa vina.


Kemudian andre pun bergabung dengan perasaan yg sedikit tak nyaman,, ia tak menyangka sahabatnya danu bisa meneguk alkohol alih2 perayaan perpisahan. Ini pertama kalinya ia melihat danu minum.


Karna meskipun andre tinggal di kota dengan pergaulan yang lumayan plus plus, tapi basic agama turunan dari ayahnya memang sangat tumbuh kokoh dihatinya.


Disisi lain, aurora mengajak jesika hang out ke bar untuk sekedar minum sedikit alkohol, yang mana bar yg dituju adalah tempat dimana andre dan danu berada.. Kota ini begitu sempit kata aurora tibanya di bar, mereka pun bergabung.


Jadilah danu, vina, jesika, andre dan aurora disana.. Mereka minum kecuali andre, ia asing dengan minuman itu, ia terus mengimbangi suasana dengan kawan kawan nya..


Dan kemudian jesika mendekatinya membawakan segelas alkohol.


Aku tau kau tak minum, dan aku tak memintamu minum, aku hanya ingin menghargai vina saja, pasti sangat sulit baginya menerima perpisahan dengan danu mengingat hubungan mereka yg sudah lama dan dukungan dari orangtua mereka..


Jesika meletakkan gelas diatas meja, dan kemudian pergi.


Andre menatap gelas, dengan tatapan kosong.. Ia tipe cowok yg tidak mudah tergoda oleh hal hal yg menurutnya dilarang agama..

__ADS_1


--


Bersambung


__ADS_2