
bertengkar,...aera dan Kenzo bertengkar karena salsa. tidak, bukan bertengkar lebih tepatnya aera yang ngambek pada Kenzo karena Kenzo sedikit tidak mempercayai nya.
karena nya aera tak ingin bicara pada Kenzo, bahkan saat bertemu pun aera bersikap acuh seperti seseorang yang belum kenal
pukul 10 pagi saat aera,Jinny, dan Laila sedang berada di pantry, Kenzo dan teman-temannya datang menemui nya berniat ingin berbicara sebentar dengan aera, berniat meminta maaf padanya
"Ra.. gue mau ngomong sebentar" ucap Kenzo
"gue sibuk" jawab aera singkat
"sebentar aja Ra, lagi pula Lo kan ga lagi ngerjain tugas di kelas" ujar Kenzo.
"gue lagi sibuk" jawab aera singkat lagi
"Ra..gue mohon, sebentar aja, gue mau ngomong serius" Kenzo memohon
"Lo ga liat gue lagi ngapain? gue lagi sibuk makan, ga mau di ganggu! gue juga lagi ga mau berurusan sama Lo" jelas aera
"pliissss sebentar aja Ra.." ucap Kenzo memohon sambil menyatukan tangannya
"jinny, Laila, kalian mau ikut gue atau ngga? gue mau ke ruangan pak Anjar ngambil nilai tugas gue kemarin" jelas aera
(pak Anjar dosen jurusan)
"gue ikut Ra.." ucap Laila bangun dari duduk nya
"gue juga" lanjut jinny
"Raa...raa... tunggu, sebentar aja kasih gue kesempatan buat minta maaf soal kemarin" jelas Kenzo mengejar aera dan menahannya agar tidak pergi
" Lepasin" ucap aera
"gue mohon" Kenzo terus memohon
"dengar ya Ken!" ucap aera Kenzo pun melemahkan genggaman tangannya pada tangan aera dan mendengar kan ucapan yang akan aera keluar kan
"I think gue bukan siapa-siapa dan gue bukan orang yang penting, jadi Lo ga perlu minta maaf atau ngejelasin soal kemarin, karena lo ga salah dan gue juga ga berhak marah sama Lo" jelas aera.
__ADS_1
Kenzo yang mendengar itu pun merasa tertampar, hati nya terasa sakit mendengar wanita yang begitu penting untuknya berbicara seakan tak ingin bertemu lagi dengannya karena 1 kesalahannya yang kurang percaya pada aera
"sebentar Ra...kasih gue kesempatan untuk bicara dan dengarkan gue sebentar aja" pinta kenzo
"Gue mau-.." saat aera akan bicara Kenzo memotong pembicaraan aera
"gue minta maaf, gue bukan ga percaya sama Lo, tapi gue cemburu" ucap Kenzo membuat aera menoleh dan membulatkan matanya
"HAH?" ucap Laila, Jinny, Alvaro, Rion bersamaan karena kaget
"cemburu? cemburu tentang apa hah?" tanya aera
"Lo duduk berhadapan dengan laki-laki selain gue" ucap Kenzo membuat aera menepuk dahi nya sendiri karena heran dengan kenzo
"ASTAGHFIRULLAH KENZO" teriak aera
"gue cuma duduk dan itu pun berjauhan, tapi gue rasa itu cuma alasan Lo aja, sekarang gue mikir lagi, hal sepele kaya gini aja Lo bisa langsung ga percaya sama gue" jelas Aera
"serius aera, gue serius, gue ga buat alasan itu yang sebenarnya" ucap Kenzo menjelaskan
"dih parasit, apaan si" cetus Laila
"diam Lo" ucap salsa menunjuk ke arah salsa
"ayo Jinny, lai ke ruang pak Anjar" ajak aera dan pergi meninggalkan Kenzo dan yang lainnya
"Ra..aera..aera tunggu" Kenzo menahan namun aera terus berjalan
"udah lah Kenzo, jangan hiraukan dia yang membuang kamu, kan masih ada aku" ucap salsa menggoda Kenzo dan terus menahan Kenzo
"DIAM LO! bisa ga Lo pergi jauh dari gue, ini semua gara-gara Lo, aera menjauh dari gue gara-gara Lo!" ucap Kenzo kesal
"kok gara-gara aku? padahal aku hanya memberitahu kebenaran harusnya kan kamu berterima kasih padaku" ujar salsa
"DASAR BEG* apanya yang terima kasih? Lo pikir gue ga tau selama Lo berubah menjadi baik itu cuma sandiwara Lo sama athala, bodohnya Lo masih terus melanjutkan rencana sampai gue benar-benar jijik melihat tingkah Lo" tegas Kenzo yang sudah marah
" tapi aku ga bermaksud untuk membuat kamu marah Ken" jelas salsa
__ADS_1
"udah! berisik Lo, Lo mending cabut dari hadapan gue, dan jangan Lo lanjutin rencana Lo itu, kalo Lo ga mau gue berbuat lebih kasar sama Lo" ucap Kenzo yang benar benar terbawa emosi pada salsa
Kenzo pun langsung meninggalkan salsa dan di ikutin varo juga Rion, mereka menjadi pusat perhatian, bagaimana tidak? Kenzo sudah sangat emosi dan berteriak pada salsa di depan mahasiswa dan mahasiswi kampus nya,
Kenzo kembali ke kelas nya dan duduk di bangku nya berharap emosi nya bisa mereda dan dirinya bisa lebih tenang dari sebelumnya
disisi lain salsa yang di tinggal pergi oleh Kenzo pun kesal dan terus bergerutu pada dirinya sendiri
"kurang ajar! susah banget dapetin dia, gue ga bisa lanjutin rencana gue karena semua rencana dan sandiwara gue sudah di ketahui oleh mereka" ucap salsa menggerutu
"apanya yang ketahuan?" tanya athala yang tiba-tiba datang muncul dari belakang
"astaga bikin kaget aja Lo" ucap salsa terkejut
"apa yang ketahuan?" tanya athala
"sandiwara kita"jelas salsa
"maksud Lo?"
"Kenzo, aera dan teman-temannya udah tau rencana kita kak"
"what the ****, kenapa mereka bisa sampai tau?" tanya nya
"gue ga tau sejak kapan, tapi tadi Kenzo mengancam gue, jika gue melanjutkan rencana nya dia ga akan segan-segan membalasnya dengan cara yang kasar" jelas salsa
"WHAT? Lo gimana si ceroboh banget! ga bisa jaga rahasia, ga becus!" athala pun kesal
"kok Lo nyalahin gue? harusnya Lo juga jalanin tuh rencana yang ga guna Lo itu, kita ini kerjasama bukan nya gue mau jadi budak Lo" ucap salsa
"Lo nya bodoh" ucap athala mengatai salsa
"kalo gue bodoh, Lo ga perlu kerjasama sama gue! Lo jalanin rencana Lo sendiri, dan gue bakal jamin aera bakal benci sama Lo, karena dia tau kebusukan Lo sekarang" ujar salsa
siapa sangka mereka berdua jadi bertengkar dan sama-sama tidak mau kalah, dan saling merasa paling benar, kebusukan mereka membuat aera dan Kenzo bertengkar kecil, namun karena ulah mereka juga aera kembali mendapat gunjingan karena tuduhan palsu salsa saat di kelas nya yang menunjukka foto Gus faizar dengan aera.
aera yang masih tidak ingin bicara dengan Kenzo pun semakin menjauh dari Kenzo, Kenzo pun terus berusaha membujuk aera dan meminta maaf padanya, namun kesempatan belum berpihak pada Kenzo, aera masih belum ingin bicara, aera masih terus menghindari jika kenzo mendekati nya untuk berbicara padanya.
__ADS_1