
Aurora tak lagi melanjutkan pertanyaan nya, meskipun ia semakin penasaran dengan perkataan bu azlina.. Tak lama kemudian Andre pun turun sambil merapikan kerah kemeja nya.. Andre pun duduk di sebuah sofa tepat didepan Aurora..
"Ndre, untuk beberapa hari, Aisyah akan nginap disini, dia mau memastikan hasil lab nya yang waktu itu loh, jadi besok kamu bisa nganter dia ke RS, kan besok kamu gak ada jam kuliah"
"iya ma" singkat jawaban Andre, seperti tak mau melanjutkan pembahasan mengenai gadis berkerudung itu.
Emangnya hasil lab apa, Aisyah sakit? Trus sakit apa.. Pikir Aurora dalam hatinya, banyak pertanyaan yang menghinggapi kepalanya, seputar Andre dan Aisyah..
Datanglah aisyah membawakan nampan minuman untuk Aurora dan ada piring kecil berisikan sepotong kue disana.. Cake brownis dengan lelehan coklat dan taburan keju, mungkin begitu spesial sehingga nampak lezat.
"silakan di minum" kata Aisyah sambil memberikan segelas minuman yang diletakkan diatas meja didepan Aurora.
"trima kasih Aisyah" kata Aurora dengan sedikit tersenyum.
Tak lama Aurora berpamitan pulang, namun karna ia tadinya datang menggunakan mobil Andre, maka Andre pun segera mengantarkan nya pulang..
"tante kayak nya ini udah sore, saya pamit pulang ya..
Oh iya nak, ntar dianter aja sama Andre, nanti sampaikan salam tante ke tante kristi ya, bilangin kapan main kesini,, tante udah kangen pengen ketemu"
Emm iya tante pasti nanti saya sampaikan,, mari tante, mari Aisyah.. Pamit Aurora sambil beranjak keluar rumah.
"ma, Andre pergi nganter aura dulu ya" iya mencium tangan ibunya..
"iya hati hati dijalan ya ndre"
Iya ma,, assalamualaikum ma..
"waalaikum salam"
Lalu Aurora keluar rumah berbarengan dengan Andre, namun ada sepasang mata yabg memperhatikan nya dengan seksama, dan ada terlukis rasa tak enak hati disana.. Dimana penantian seorang gadis akan cintanya setelah sekian lama sedari Andre bersama Jesika menjalin hubungan.. Aisyah begitu berharap jika dengan berakhirnya hubungan Andre dan jesika bisa mengantarkan nya pada pendekatan nya dengan Andre, bahkan itu adalah hubungan yang diharap kedua orangtua mereka. Mereka diharapkan sebagai sepasang suami istri nantinya.. Namun tak lepas dari itu, kedua orangtua mereka baik dari Andre dan Aisyah tidaklah memaksakan anak anak mereka untuk memilih masa depan nya,, yang pada akhirnya mengantarkan Andre lebih memilih Jessica sebagai kekasih hatinya ketimbang Aisyah.. Namun itu tak menyurutkan rasa cinta Aisyah pada Andre.
Saat mobil melaju, Aurora menanyakan perihal Aisyah..
"ndre, kayaknya Aisyah udah akrab sekali dengan keluargamu"
__ADS_1
Iya Ra, bahkan kami berteman juga sedari kecil, kala papa mendapati usahanya hampir saja bangkrut, disana lah dimana papa nya Aisyah berperan penting membantu, menyemangati hingga perusahaan papa kembali stabil.. Jelas Andre panjang lebar.
"oh, dia juga gadis yang cantik, tapi sepertinya ibumu kayak mengharapkan lebih dari Aisyah, seperti ada perjodohan gitu..
Andre tersenyum mendengar pernyataan Aurora,, ia pun kemudian mengatakan bahwa ia hanya menganggap aisyah sebagai adiknya.
Ditempat berbeda, jesika berdiri didepan cermin meja riasnya dan membuka serta mendapati kalung berliontin yang bertuliskan "AJ" terlihat cantik di dalam bentuk hati.. Ia terkenang masa dimana Andre memberinya hadiah itu
"bahkan aku memakaikan sendiri kalung ini di leherku saat itu" katanya sambil tersenyum.. Ada banyak air yang terbendung dimatanya, namun ia berusaha kuat untuk menahan nya agar tak jatuh..
"biarkan berlalu, bersahabat sudah cukup, dan keluargaku, hidupku akan baik baik saja" katanya namun tak bisa ia bendung lagi butiran butiran air yang mengalir dipipinya.. Ia menangis, ia sungguh tak ingin mengakhiri hubungan cintanya dengan andre, namun jika ia melanjutkan maka makin dalam akan semakin menyiksa nya.. Sudah cukup sekian lama ia bersama andre menjalin kasih sayang, bercanda bersama dan selalu bersama..
Ia menarik paksa sebuah jepit berhiaskan butiran mutiara berwarna silver yang menempel dirambutnya, sepertinya ia sangat galau
"uhh aku gak bisa berhenti memikirkan nya, padahal udah ada Dias yang begitu perhatian padaku, bahkan jauh selama ia menjalin hubungan dengan andre, ia telah mengetahui bahwa Dias menaruh hati padanya..
Ia pun kemudian pergi ke kamar mandi dan menyirami tubuhnya yang masih berbalut pakaian..
Sampailah Aurora di depan rumahnya, seseorang membukakan pagar,, dan setelah masuk halaman rumah aurora, andre mematikan mesin mobilnya.
"makasih Ra, lain kali aja, aku langsung aja, mama sama aisyah udah nunggu dirumah"
Iya hati hati kalo gitu, bye kaya aurora
Bye andre melambaikan tangan nya
Aurora pun masuk kedalam rumah,,
"bik, ntar makan malam antar aja keatas ya bik, thank you ucap aurora pada salah satu pelayan nya..
"baik non"
Iya pun mulai menaiki anak tangga satu persatu..
(horang kaya mah kamar nya pada diatas semua yakk,,)
__ADS_1
Tak berselang lama ia mandi dan mengganti pakaian nya, ia teringat bahwa besok ada les musik, karna les nya diadakan 2x seminggu, ia berinisiatif untuk mengajak andre, namun ia teringat bahwa besok andre akan mengantarkan aisyah ke RS untuk mengambil hasil lab..
Ia pun turun kebawah dan membuat segelas kopi, lalu naik lagi dan mengambil ponsel nya, kini ia duduk disebuah kursi di balkon rumahnya yang berada disisi kamarnya.. Ia melihat view malam yang indah dengan gemerlap bintang yang menghiasi langit..
Kemudian ia masuk lagi ke kamar untuk mengambil ponsel nya,, dan ketika ia ingin menghubungi Andre, namun lebih dulu mama nya menghubunginya.
"hay sweety, mama kangen banget, udah beberapa hari selama kamu di Indonesia mama ga bisa hubungin karna job mama yang padat, tapi mama yakin kamu disana gak kesepian karna mama tau persis anak mama kalau di Indonesia, tanpa mama slalu hepi, gimana di Indonesia, apa kamu menikmatinya? Tanya mamanya di bumi sebelah,,
Ibu nya memang slalu mengajarkan nya bertutur menggunakan bahasa indonesia meskipun mereka tinggal di USA, baik bahasa yang formal maupun bahasa untuk sehari hari.. Jadi tak heran jika Aurora fasih berbahasa Indonesia, karna disamping itu saat di Amerika, ia juga mengikuti les bahasa indonesia dan bahasa jerman.
" mom, i love Indonesia, love love love, ungkapnya
You see, i sit on the balcon and drink a cup of coffee, it's makes me rilex, i enjoyed everytime here"
Tuh kan udah mama duga, gimana kuliahnya? Les musik nya udah mama daftar kan buat les dirumah aja, jadi ga repot repot buat dateng lagi ke gedung musik ya"
Iya ma,
Kemarin pak Herman nelpon papa, dia bilang kamu lagi deket sama pacarnya Jessica ya, si pemuda arab itu, eh siapa namanya?
"yes mom, but aku ga ada hubungan apa apa sama dia ma, aku cuman mengenal sekitar aja dibantu dia, entah kalau besok besok, kata aurora sambil senyum meledek ibunya..
"ya udah, anak mama jaga diri ya disana, mungkin untuk beberapa bulan kedepan papa ga ada job terbang ke indonesia, jadi kami belom bisa nemuin anak semata wayang kami, ucap Maria dengan nada sedikit kecewa..
"iya ma, ada ucle Mahendra disini udah sama kok dengan sifat mama, xixixi jawab aurora tertawa kecil..
Ia pun menutup saluran telefon nya..
Lalu ia mengirim pesan pada andre, "thanks for today dan makasih juga buat bajunya, i like it"
Tak berselang lama, ia mengunduh sebuah gambar,,
What, gambar andre berpose dengan menggunakan kaos couple yang dibelinya tadi.. Aurora kemudian melebarkan matanya dan menutup mulutnya,, ia kegirangan
---
__ADS_1
Bersambung