Antara Cinta Dan Agama

Antara Cinta Dan Agama
Kepedulian


__ADS_3


(ini visualnya Andre ya gaess,, pangling deh pokoknya,, alim abis, penuh pesona, dijamin laki baek baek🤗🤗 di eps selanjutnya nanti diliatkan visualnya Aurora dan yang lain nya, jadi bantu vote ya para readers, biar semangat author up nya, trimakasih)


 


Aurora pun kegirangan, bukan kah itu adalah arti dari kepedulian Andre padanya, betapa ia memikirkan andre bisa mengenakan kaos tersebut dan mengabarkannya lewat pesan gambar..


"not bad" ketik Aurora disana


Ia meraih cangkir kopinya dan mulai masuk kekamar, ia duduk di sofa yang berada di depan ranjangnya..


Namun saat memperhatikan foto andre yang berlatar belakang kamarnya itu,, mata Aurora menangkap sebuah frame foto yang terpajang disana, ia zoom foto tersebut, sebuah foto yang mana wajah yang sangat ia kenal, anggun dan cantik.. Tak lain tak bukan adalah foto jesika.


Namun ia mengabaikan nya, cowok2 Indonesia kan emang gitu, biasa ngebucyin dan susah melupakan pikirnya dalam hati..


Ia pun melanjutkan rutinitasnya sebelom tidur, gosok gigi dan membersihkan mukanya,, lalu meraih relaksasi penutup matanya, lalu mematikan lampu, hingga menyisakan lampu tidur yang menempel diantara sisi atas sebelah kiri dan kanan ranjangnya..


Jam menunjukkan pukul 05.00, Andre pun segera bangun dan mengambil air wudhu, ia menjalankan ibadah shalat subuh.. Begitu juga Aisyah dan kedua orangtuanya.. Aisyah dan ibunya segera kedapur untuk menyiapkan sarapan pagi dibantu pelayan nya..


Namun Andre hari ini merasakan malas untuk beranjak dari tempat tidurnya untuk segera berkemas diri, apalagi hari ini ada tugas mengantarkan Aisyah ke RS, setelah selesai ibadahnya ia pun berbaring lagi ke kasur lalu tak sengaja tertidur kembali..


Setelah beberapa lama dan menyiapkan hidangan untuk sarapan, ibunya lalu menyuruh Aisyah untuk membangunkan Andre, tak biasanya anaknya jam segini belum bangun, katanya sambil menatap jam dinding yang menunjukkan pukul 06.36 am disana,,


"Cha, coba deh panggilin Andre, ga biasanya andre jam segini belom bangun, mungkin dia pengen icha yang bangunin, kata bu Azlina menggoda Aisyah..


"iya tante, jawab Aisyah kemudian segera menaiki tangga,


Sesampainya didepan pintu kamar Andre, Aisyah mengetuk pintu..


Tok tok tokk!!


"Mas Andre,, ayo turun sarapan" kata Aisyah namun tak ada jawaban..


"Mas Andre,, ditunggu di bawah ya" Aisyah melanjutkan, namun masih tak ada jawaban..


"Mas Andre??


Tok tok tokk!!


Aisyah pun hendak turun namun terhenti dan mengetuk pintu kamar Andre lagi..

__ADS_1


Tok tok tok!! Ceklek


Entah apa yang ada di pikiran Aisyah, ia tak sengaja memutar gagang pintu kamar Andre, ia pun membuka sedikit pintu dan mengintip ke dalam kamar,,


"Mas Andre, udah bangun belum mas, ditunggu untuk sarapan dibawah" kata Aisyah dengan kepala yang agak menongol di pintu, kemudian ia lanjut melangkah masuk hingga terlihat Andre yang tertidur malas dengan posisi tengkurap diselimuti kain sepinggang, tak lupa menyempurnakan kemalasan nya dengan tangan yang menjuntai kebawah, benar benar bukan lah Andre yang biasanya, yang wajib bangun pagi dan terkadang sekali kali keluar rumah untuk berolah raga.. Namun pagi ini, Andre yang tergambar seperti kebanyakan laki laki yang pulang malem dalam keadaan mabuk terus tidur sampe siang gitu lah ya,, hehee


Saat Aisyah tengah berdiri didepan pintu, tiba tiba Andre menggeliat dan membuka matanya,, hoaam alhamdulillah begitu yang terucap dari mulutnya,, ia melirik jam tangan nya sesaat di sisi sebelah tangan kirinya yang menjuntai kebawah itu lalu membalikkan badan nya, "ahh kesiangan nih" katanya.. Dan disituasi seperti itu Aisyah yang merasa tak nyaman berada dikamar itu pun hendak keluar, namun ia keduluan dipergoki oleh Andre, iapun berdiri mematung dengan wajah pias..


"icha? Andre dengan wajah yang sedikit bingung


"em ini Mas andre, tadi icha emm tadi disuruh tante Azlina buat bangunin mas Andre karna udah siang, tapii... " belom selesai Aisyah menjelaskan dengan terbata bata nya..


" oh iya Cha gapapa kok, bentar lagi Mas turun"


Ya udah kalau gitu icha permisi mas, jawab Aisyah yang tak berani menatap Andre.. Lalu ia keluar dan menutup pintu kamar andre, ia pun segera turun dengan tergesa gesa..


Andre kemudian beranjak ke kamar mandi untuk ritual mandi (haha) ,, tak lama ia pun turun dengan keadaan sudah rapi, dan yang jelas begitu mempesona🤗🤗


Aisyah yang terpesona kala Andre menuruni anak tangga segera menundukkan pandangan nya dan segera menuang air pada cangkir yang ada diatas meja makan..


"ma, papa mana?


"Papa udah berangkat kerja Ndre, nunggu anak bujangnya turun sarapan bareng malah tumben masih tidur" kata ibunya sambil melirik dan tersenyum kearah Aisyah..


"Cha, padahal Andre ga pernah pernahnya bangun kesiangan, mungkin karna ingin kamu yang bangunin kali cha" kata bu Azlina tersenyum menggoda


"Ah tante, mungkin karna Mas Andre kecapean jadi ketiduranc jawab Aisyah.. Andre pun hanya terdiam dan mulai memakan sarapan nya..


"Ndre, nanti abis dari ngantar Icha, langsung bantu mama belanja buat persiapan seminggu kedepan, bibik ada urusan pulang kampung, katanya orangtuanya sakit" kata bu Azlina meminta anaknya untuk berbelanja..


"iya ma" Andre yang pada dasarnya memang anak soleh ahli syurga 🤗🤗 tak sedikitpun menolak permintaan ibunya..


Selesai menikmati sarapan pagi,, Andre pun segera naik keatas mengambil ponsel dan kunci mobil dan segera ke garasi untuk memanaskan mesin mobilnya..


"Cha, ya udah kamu siap siap, itu Andre udah bersiap"


Iya tante, kata Aisyah lalu segera masuk kamar nya dan tak lama keluar dengan gamis warna pink muda bercorak bunga bunga, dengan tali pinggang yang sedikit memperlihatkan kelangsingan nya, tak lupa dengan jilbab senada yang menjulur menutupi pergelangan tangan nya, tak lupa dilengkapi dengan tas selempang kecil yang menambah keanggunan nya,, mereka pun berpamitan pergi..


Di jalan, Andre memulai obrolan.. Ia tau bagaimana Aisyah, yang pendiam, tak banyak bicara dan sopan.


"Cha, tadi mama ada kasi cacatan belanja kan? Tanya Andre sambil fokus menyetir mobilnya..

__ADS_1


"iya mas" jawab Aisyah simpel


"Icha yang sabar ya, setiap orang pasti ada ujian masing masing, tapi Allah tidak akan menguji umatnya diluar batas kemampuan mereka"


"iya mas, insyaallah Icha bisa..


Setelah setengah jam perjalan, sampailah mereka di sebuah rumah sakit di pusat kota, mereka pun menghampiri bagian pendaftaran disana kemudian duduk disebuah kursi tunggu


Tak lama kemudian, bagian pendaftaran pun memanggil nama Aisyah..


"Mba ada pertemuan dengan dr Daniel ya, segera aja keruangan nya sebelah sini, belok kanan ya mba" kata petugas sambil mengarahkan tangan nya


"baik terima kasih" ucap Aisyah lembut..


Mereka pun segera bergegas ke ruangan yang dimaksud,, disana ia langsung disambut dengan dr. Daniel, dokter yang menangani hasil tes Aisyah..


"silakan duduk" ucap dr. Spesialis obgyn itu mempersilakan mereka


"baik terimakasih"


Sambil mengambil berkas di lacinya, dr. Daniel pun melanjutkan pembicaraan nya,, "jadi ini hasil tes atas nama Aisyah Ariyandi Putri ya, dengan tes yang dilakukan adalah mengambil sampel urine beberapa minggu yang lalu dan kita juga udah melakukan USG sebelumnya ya..


"benar dok, jawab Aisyah mengiyakan perkataan dr. Daniel..


" jadi hasilnya adalah anda terkena kista sebesar 5cm, bisa di operasi namun bisa juga dengan obat, itu yang membuat anda slalu merasakan sakit yang teramat sangat saat mengalami siklus haid, apalagi keberadaan nya yang tumbuh sudah besar dan terhalangi oleh selaput dara, hingga jika dibantu oleh obat, maka akan beresiko besar untuk selaput dara yang ada, jelas dokter


(jadi disini author kurang tau juga ya gaes kalau kista itu membahayakan keperawanan atau engga karna author taunya selaput dara atau selaput keperawanan itu sangat tipis dan mudah sobek, jadi author bikin seolah berbahaya aja ya)


Aisyah pun merasa down, ia tak menyangka ada penyakit yang bersarang dirahimnya selama ini, bahkan ia masih begitu muda..


Setelah menjelaskan beberapa saat, mereka pun kemudian meninggalkan ruang dokter tanpa memberi keputusan terlebih dahuly dan berjalan menuju parkiran.. Mereka pun masuk mobil dan saat didalam mobil, Andre menenangkan Aisyah..


"mas, hiks hiks,, Aisyah tak mampu membendung air matanya mengetahui penyakit yang di deritanya..


"yang sabar Cha, semua pasti ada jalan keluarnya, yang penting kita berusaha dan berdoa, jawab andre sambil memberinya tissu..


"Aku gak nyangka, ini menimpa aku mas, bahkan aku jauh2 periksa kesini, tapi hasilnya malah memilukan" Aisyah terus menangis,,


"iya, mas ngerti, jadi nanti kita pikirkan lagi yang terbaik buat Icha ya, ... Lalu andre menempatkan tangan nya kearah kepala Aisyah yang berbalut jilbab dan menyentuhnya halus,, tanda perduli Kakak pada adiknya sih lebihnya ya..


Aisyah pun merasa sedikit lega dan tenang..

__ADS_1


---


Bersambung


__ADS_2