Antara Cinta Dan Agama

Antara Cinta Dan Agama
Berkunjung


__ADS_3

Saat dosen killer sedang menjelaskan mata pelajaran nya, andre masih saja termenung.


"apakah wanita memang seperti itu, semudah itu melupakan, semudah itu move on" gumamnya dalam hati sambil memutar2 pena yang ada dijarinya..


Dari sudut ruang kelas, ada sepasang mata yang memperhatikan nya,, disana juga ada hati yang berkata sama..


Usai kelas, pergilah aurora menemui andre namun ia bertemu dengan danu.


"nu, andre mana? Tanya aurora


"tadi sih masih diatas, kayaknya akhir akhir ini dia agak sedikit diam, ga kayak biasanya"


"ok thanks ya" aurora bergegas menaiki tangga dan mendapati andre disana..


"ndre, jadi ke mall gak? Danu udah nunggu dibawah"


"iya ra,, yukk"


Mereka pun bergegas menuju parkiran,, namun disana danu sedang menelfon, dengan wajah yang serius dia menutup telefon nya..


"kayaknya gue ga bisa ikut gaes, ada kepentingan mendadak, ntar gue ceritain, gue cabut dulu ya"


"eh, gak pakai mobil gue aja lebih cepet?lo mau naik apa nu? Tawar andre


"gak, lo jalan aja sama aura, kan tadi rencananya gitu, gue pergi naik taxi aja"


"everything ok? Tanya aurora


"iya, mungkin tuhan berencana biar kalian pergi berdua aja, sahut danu kemudian berlalu.


"emm ya udah, jadi gimana ra, apa gapapa kita pergi??


Let's go,, that's fine kata aurora


Melajulah mereka ke sebuah mall di kota tersebut..


Sesampai di mall, mereka berjalan jalan layaknya seperti sepasang kekasih.


Pengunjung mall para perempuan pun banyak yang mengagumi mereka, seolah pangeran dan ratu..


Betapa tidak namanya juga pangeran arab dengan ratu bule lewat, pastinya kan para ciwi ciwi baper liatnya..


"ndre, kita liat baju itu yuk, kayaknya bagus" aurora menunjukkan sebuah baju kaos putih polos couple


Mereka pun menuju toko yg dimaksud


"mba, ini berapa? tanya andre pada pelayan toko


300ribu aja couple nya mas"


Ya udah ambil 1 ya,, ia pun menyodorkan sebuah credit card nya..


Sembari menunggu transaksi dan pelayan membungkus baju tersebut ia melihat lihat deretan jam tangan yang terpampang di etalase, ia kemudian melihat jam tangan yang melingkari pergelangan tangan nya.


"terlalu banyak kenangan bersamamu, tak bisa begitu saja aku melupakanmu" andre dalam lamunan nya.


"haii,, udah tuh" aurora mengagetkan..


Ini mas, terima kasih telah berkunjung ke toko kami"


Lalu mereka pergi dan menuju sebuah cafe untuk bersantai..

__ADS_1


"ndre, kayaknya aku perhatiin kamu sering ngelamun, kamu ada masalah?


"enggak kok ra, aku cuman akhir akhir ini punya banyak tugas kuliah aja"


"thanks ya"


Buat apa


Buat waktu kamu untuk nemenin aku jalan


Andre tersenyum,


"ra aku ke toilet bentar ya"


Silakan..


Aurora pun menikmati Coffee ice nya sambil mengamati sekitar, tak lama ponsel andre berbunyi, sepertinya andre lupa akan ponselnya..


Disana ada pesan darii nomor bertuliskan "ummy"


" Andre, Aisyah datang berkunjung kerumah"


Tak lama andre muncul


"kayaknya tadi ponselmu bunyi ndre, kayak ada pesan"


Oh, iya ra


Andre meletakkan hp nya lagi,, abis ini mau kemana ra?


"sebaiknya kita pulang aja, just enought buat jalan jalan hari ini, boleh sering sering" kata aurora meledek andre


Ya gak apa sih kalau cuman keliling keliling bentar,, bisa aku temenin.. Andre masih berusaha menawarkan, namun aurora yang mengerti kalau andre mulai nampak seperti ingin pulang


"jadi? Aku antar pulang ya, kata andre..


"Ndre, apa boleh aku main kerumahmu, bukan kah orangtuamu sudah pulang dari Dubai, bukan jadi masalah kan kalau aku ingin bersilaturahmi sama mereka


Andre terdiam, seperti ada masalah disana


"kata tante kristi, kalau ibu azlina itu orang yang sangat baik, ia teramat beruntung punya sahabat seperti ibumu"


"iya boleh aja Ra, andre dengan nada yang sedikit kurang setuju, namun ia mengiyakan nya.


Saat beranjak dari tempat duduk mereka, aurora tak sengaja menabrak pelayan yang lewat membawa minuman, hingga minuman tumpah mengenai bajunya..


"ohh,, i'm so sorry, aku minta maaf, aku tak sengaja" kata aurora penuh rasa bersalah


"mbak, gimana sih, hati hati dong, untung gelasnya gak pecah mbak" pelayan itu menimpali.. Andre yang berada disituasi itu segera menghampiri mereka yang sedang mengelap diri masing masing dengan pelayan yang masih membawa gelas di nampan nya.


"mbak mohon maaf atas kesalah fahaman ini, saya akan ganti kerugian nya mbak, mohon maaf ya mba" kata andre sambil memberikan tisu pada pelayan untuk mengelap pakaian nya yang terkena tumpahan minuman.. Tak lupa ia memberikan tisu untuk Aurora.


"iya mas, lain kali hati hati ya mba" kata pelayan itu lagi


"mohon maaf sekali lagi" andre melanjutkan


Andre pun menuntun tangan aurora untuk keluar dari kafe tersebut..


"ndre, aku gak sengaja, aku ke toilet bentar ya"


Iya kata andre

__ADS_1


Di toilet ia membersihkan bajunya, namun karna begitu basah dan kotor, jadi ia bermaksud untuk mengganti saja baju yang ia kenakan dengan kaos couple yang baru saja dibelikan andre.


Ia pun keluar dengan menggunakan kaos couple tersebut.


"ndre, aku pake baju barunya soalnya bajuku tadi basah sekali, nih satu nya buat kamu" aurora memberikan couple prianya ke andre


Andre mengambilnya kemudian mereka keluar dari mall tersebut..


Sesampainya dirumah Andre, mereka pun disambut ibu Azlina dan Aisyah, sedang ayah Andre masih dikantor..


"assalamualaikum "


" waalaikumsalam" kedua wanita itu menjawab berbarengan


"Andre, udah sampai, kamu sama siapa ndre, silakan masuk nak" ajak Bu Azlina dengan keramahtmahan nya


Andre masuk dan mencium tangan ibunya, sedangkan dengan Aisyah ia hanya menyatukan tangan nya dan sedikit memberi hormat..


"ma, kenalin ini aurora sepupunya jesika, baru aja datang dari Amrik buat lanjutin kuliah disini, sekampus sama aku ma" kata Andre memperkenalkan Aurora.


"oh, iya silakan duduk nak Aurora" kata bu Azlina


"iya makasih tante" jawab aurora dengan tersenyum


"kenalin juga dia Aisyah, anak dari rekan kerja papa yang ada di luar kota"


Kemudian aurora menyalami Aisyah,, gadis yang menurut Aurora begitu sopan dengan baju gamis terusan dan jilbab panjang yang menutupi kedua tangan nya.. Begitu cantik dengan paras khas wanita asia dan bulu mata yang lentik..


"Ma, aku naik dulu ya, mau shalat dulu"


"iya ndre" kawab ibunya..


"nak aura ini sepupunya jesika ya, cantik tapi kayak orang bule ya" tanya bu azlina dengan nada sedikit senyum ramah


"iya tante, mama orang Indonesia dan papa asli USA tante" jawab aurora dengan baik


Jadi memutuskan untuk lanjut studi di Indonesia ya nak?


"iya tante, kata papa juga anaknya harus mengenal Indonesia,, ada beberapa kali sebelumnya saya tinggal disini tante, saat liburan akhir tahun, atau saat papa dan mama ada job harus ke Indonesia gitu tante, tapi enggak lama sih, cuman beberapa waktu terus balik lagi kesana..


Oh gitu, jadi baru smester satu ya nak aurora?


"iya tante, dan saya juga senang bisa berada disini..


"Cha, tolong buatin minum buat aurora ya, dan bawakan juga kue yang kamu buat tadi, sebentar lagi Andre turun, pasti dia suka" bu Azlina seperti sangat senang dengan Aisyah, terlihat dari raut wajah nya yang seperti akan memberikan kejutan buat anaknya, namun itu kan kue yang dibuat Aisyah???


Kata kata bu Azlina membuat Aurora penasaran, mungkin saja Aisyah adalah orang yang dekat dengan Andre,, terbukti dari kedatangan Aisyah dari luar kota, jauh kan berarti??


"iya tante, Icha permisi"


Aisyah berlalu meninggal kan mereka berdua dan menuju ke dapur,,


"Aisyah siapa tante, sepertinya begitu akrab,, Aurora menanyakan perihal Aisyah..


"dia anak dari rekan bisnis papanya Andre"


Kayaknya udah deket sama tante dan Andre ya, tanya Aurora penasaran..


"iya, begitulah,, dia gadis yang baik, namun Andre berhak menentukan masa depan nya sendiri"


Aurora yang mendengar penjelasan bu Azlina seketika tau apa yang terjadi disana.

__ADS_1


___


Bersambung


__ADS_2