Apa Aku Murahan

Apa Aku Murahan
BAB 25.


__ADS_3

"Kok gitu, keberatan kenapa? " Ketus Nadia.


"Keberatan dong, masak suami istri tapi tidur nya terpisah.. bukannya kamu yang ingin pernikahan ini terjadi? " heran Alvin.


"Pokok nya aku gak mau tidur seranjang kalau kamu belum bisa move on dari pacar kamu, titik.. " tantang Nadia membuat Alvin terdiam.


"Kenapa diem, kehabisan Kata ya" cibir Nadia.


"Enggak.. aku bakalan buktiin sama kamu, tapi semua butuh proses" jawab Alvin bimbang.


"Udah pelan-pelan aja gak usah dipaksa, lagian lebih baik kita adaptasi aja dulu biar bisa saling memahami satu sama lain" ucap Nadia serius.


"Tumben dewasa banget kamu ngomongnya" balik Alvin yang mencibir.


"Ish.. mo bales dendam nih ceritanya" ketus Nadia.


"Gak, siapa yang mau bales.. udah sana geser dikit aku mau rebahan" ucap Alvin santai.


"Eh.. kok malah merusuh, kan mau acara lagi" ucap Nadia memperingatkan.


"Iya kah, acara apa ya? " tanya Alvin mendrama.


"Gak usah drama deh" sungut Nadia teralihkan karena mendengar ketukan dipintu.

__ADS_1


"Udah sana buka pintu nya.. " perintah Alvin memejamkan matanya.


Nadia beranjak dengan kesal menuju ke arah pintu, ia membuka perlahan dan mendapati 3 wanita muda dihadapannya.


"Selamat sore Nona, kami adalah MUA yang bakal membantu merias anda" ucap salah satu MUA itu ramah.


"Baiklah silahkan masuk" jawab Nadia mempersilahkan.


"Mari ganti baju dulu Nona" ucap MUA lagi memberikan sepasang baju pengantin bernuansa navi, sangat mewah dan elegant.


"Sebentar mean, saya bangunkan suami saya dulu ya" ucap Nadia.


Sementara itu Alvin yang belum benar-benar tidur sedikit menahan tawa saat Nadia mengakui kalau dia suaminya, bahkan ia sengaja pura-pura tidur demi melihat cara Nadia membangunkannya.


"Kak ayo dong Sudan sore nih" kesal Nadia karena nya tanya Alvin masih betah memejamkan mata.


"Belum mau bangun ya Non, pakai jurus terakhir aja Non dijamin langsung melek matanya" goda salah satu MUA yang diiringi tawa teman-temannya.


"Jurus apa ya Mbk, saya tidak mengerti " tanya Nadia bingung.


"Jurus kecupan manja Non" teriak salah satu MUA membuat Nadia terlonjak kaget.


Mendengar ucapan MUA tadi Alvin menahan tawa dalam hati membayangkan reaksi Nadia saat itu pasti sangat lucu.

__ADS_1


"Apa, mana mungkin ada jurus seperti itu.. saya baru saja dengar" elak Nadia.


"Ada Non, biasanya klien kami melakukan itu pada pasangannya di saat emergency dan terbukti ampuh lo Non" jelas salah satu MUA sambil menahan tawanya membuat Nadia terdiam menatap Alvin yang masih tidak bergerak sehingga Nadia bertambah gemas.


"Belum apa-apa kamu udah nyusahin aja" lirih Nadia yang masih terdengar oleh Alvin.


Nadia mendekat duduk di ranjang samping Alvin berniat Mempraktikkan jurus yang katanya ampuh itu, ia mendekatkan wajahnya hingga kurang beberapa cm lagi tapi ia urungkan, saat hendak beranjak tiba-tiba Alvin menarik tangannya sambil teepejam.


"Mau kemana, masak banguninnya gitu" kesal Nadia.


"Jadi kamu dari tadi dah bangun, dasar kang modus" kesal Nadia menghempaskan tangannya begitu kesal karena hampir saja melakukan hal yang memalukan.


"Kenapa natapnya horor gitu, katanya mau praktek.. sini sayang" ucap Alvin memancing huru-hara.


"Udah deh, ayo buruan ganti setelah itu aku" ucap Nadia.


"Bareng aja gimana, lebih hemat waktu dan tenaga" goda Alvin mengerlingkan matanya.


"Gak, dasar mesum" umpat Nadia.


"Eh.. kalian kok belum siap-siap sih? " tanya Mama yang tiba-tiba masuk ke kamar pengantin.


"Ini Ma, dia merusuh terus" kesel Nadia menatap tajam ke arah Alvin.

__ADS_1


"Kok jadi aku yang salah " sendu Alvin mengiba.


__ADS_2