
Pagi pun menyapa tapi tidak mampu membangunkan dua orang yang masih nyaman dalam dekapan satu sama lain, mereka yang semalam begadang dan berbagi peluh hingga menjelang pagi.
Pada akhirnya suara bel berbunyi yang mampu membangunkan Nadia dari tidur lelapnya, ia pun mulai mengerjapkan matanya dan memaksakan duduk kemudian membangunkan suaminya.
"Kak, sepertinya ada tamu di depan, kamu ada janji sama orang? " tanya Nadia saat Alvin sudah mulai terusik.
"Apasih Sayang.. pagi-pagi udah heboh aja" celetuk Alvin masih posisi tengkurap dan malas membuka mata.
"Diluar ada tamu, ayo bukain.. " ucap Nadia menginterupsi.
"Hah.. tamu, jam berapa ini? " tanya Alvin memicingkan matanya.
"Ya gak tau.. itu ada suara Bel berbunyi, kamu bukain dulu gih! " ucap Nadia terduduk membenahi posisinya.
Alvin bangun dengan malas, mengambil kaosnya kemudian beranjak turun kebawah. Alvin membuka pintu dan tersontak kaget saat melihat seseorang sudah berdiri disana dengan wajah garangnya.
"Mama..!! "
"Iya kenapa, lama banget sih buka pintunya.. lagian jam segini kalian belum bangun abis ngapain? " tanya Mama sambil nyelonong masuk.
"Ini masih pagi Ma, Mama aja yang kerajinan bertamu di jam segini" keluh Alvin.
"Mama ada perlu sama mantu Mama, mana dia? " tanya Mama.
"Dia di kamar Ma, lagi mandi keknya" jawab Alvin gemas sendiri dengan Mamanya yang pagi-pagi begini sudah merusuh ke rumahnya.
__ADS_1
"Ini kan hari minggu Mama ingin kalian ikut Mama" ucap Mama.
"Kemana Ma, hari ini Alvin ada agenda sendiri sama Nadia, kita udah ngerencanain ini kemarin" jawab Alvin.
"Mau kemana? "
"Mau ke puncak, Mama mau ikut? " jawab Alvin.
"Ngapain..? "
"Mau jalan-jalan aja Ma, kita belum pernah jalan berdua kan? " ucap Alvin serius.
"Ya udah kalau begitu Mama pulang dulu, salam buat mantu Mama.. awas ya kalau kamu nakal sama dia! " ancam Mama.
"Astaghfirullah.. gak Ma, nakal gimana sih maksudnya" jawab Alvin gemas.
"Kapan sih Ma, perasaan Alvin gak pernah bikin dia nangis kok" elak Alvin mengikuti Mamanya dari belakang.
"Yaudah Mama pulang sekarang ya, assalamu'alaikum.. "pamit Mama kemudian Alvin mencium tangannya.
" Iya Ma, waalaikumsalam. "jawab Alvin kemudian menutup pintu sambil menarik nafas dalam-dalam.
Alvin kembali ke atas dan mendapati istrinya sudah selesai mandi dan terlihat segar sedang mengeringkan rambutnya di depan cermin.
" Eh udah wangi.. "ucap Alvin mendekat dan menghirup ceruk leher istrinya dengan lembut.
__ADS_1
" Jangan gini Kak, sana kamu mandi dulu" tolak Nadia memberi jarak.
"Bentar dong, lagi pingin peluk.. " jawab Alvin masih betah merusuh.
"Nanti aja, aku mau siapin sarapan dulu buat kita" gemes Nadia melipir keluar.
"Oke.. oke aku mandi" jawab Alvin akhirnya.
Nadia turun kedapur untuk memeriksa kulkas bahan apa yang sekiranya bisa dimasak pagi ini.
"Masak apa ya.. " ucapnya sambil membuka kulkas dan ternyata tidak menemukan apapun disana kecuali telur dan kangkung.
"Oke kita buat ayam goreng sama tumis kangkung saja" celetuknya sambil menyiapkan bahan-bahannya.
Beberapa menit kemudian Alvin turun dengan baju santainya, ia memakai celana pendek warna putih dan kaos hitam santainya.
"Masak apa Sayang.. " tanya Alvin begitu memasuki dapur.
"Masak seadanya dikulkas aja" jawab Nadia sambil menyiapkan masakannya di meja makan.
"Lho kamu gak kerja..? " tanya Nadia saat melihat suaminya berpakaian santai.
"Ini kan hari minggu Sayang.. gimana sih" jawab Alvin tertawa lucu.
"Iya kah.. "
__ADS_1
"Kamu lupa ya kita kan ada agenda mau ke puncak hari ini.. "
"Hah..