Apa Aku Murahan

Apa Aku Murahan
BAB 31.


__ADS_3

Nadia bergerak cepat memindahkan semua barang-barang nya je kamar Alvin, sementara itu Alvin menahan Mamanya agar tidak masuk ke dalam sebelum Nadia keluar.


"Mama.. tumben pagi banget sudah disini" tanya Alvin sedikit panik.


"Kenapa.. emang gak boleh Mama nyamperin anaknya, Nadia Mana? " tanya Mana clingak clinguk mencari menantunya.


"Nadia disini Ma.. " jawab Nadia keluar dari kamar Alvin menyapa Mama mertuanya.


"Sayang.. apakah Alvin berlaku baik padamu? " tanya Mama melirik Alvin sekilas membuat Alvin memutar bola matanya jengah.


"Apaan sih Ma, memangnya Alvin mau ngapain Nadia Coba" sungut Alvin.


"Ya barangkali aja kamu ngapa-ngapain menantu Mama" ucap Mama asal.


"Gak Ma.. Kak Alvin memperlakukan Nadia dengan baik kok, iya kan Kak" ucap Nadia singkat.


"Iya.. " jawab Alvin melipir.


"Eh.. mau kemana kamu Vin? " tanya Mama.


"Mau mandi Ma, bentar lagi Alvin ada meeting" jawab Alvin singkat.


"Sayang, Alvin memang begitu anaknya, kalau dia nakal kamu bilang aja sama Mama ya" pesan Mama.


"Iya Ma.. Mama ada apa pagi-pagi kemari? " tanya Nadia kemudian.


"Kebetulan hari ini Mama free dan mau ngajakin kamu jalan, gimana kamu ada kelas gak hari ini? " tanya Mama.

__ADS_1


"Gak ada Ma, hari ini Nadia free" jawab Nadia membuat Mama tersenyum senang.


"Oke, kamu ikut Mama jalan-jalan nanti biar Mama yang bilang sama Alvin, kamu siap-siap aja sambil nunggu Alvin" ucap Mama.


"Iya Ma, Nadia tinggal sebentar ya" pamit Nadia.


"Iya sayang.. "


Nadia masuk ke kamar berpapasan dengan Alvin yang baru keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk saja membuat Nadia membalikkan badannya.


"Astaghfirullah.. Kakak apaan sih" kesal Nadia.


"Kenapa? " tanya Alvin bingung.


"Bisa gak pakek bajunya dikamar mandi aja" lirih Nadia sambil menatap Alvin jengah.


"Kakak ngapain sih, sana jauhan.. Mama masih nunggu di luar tuh" sungut Nadia.


"Mama belum pulang, mau ngapain sih" kesal Alvin.


"Mama mau ngajak aku jalan, bolehkan? " tanya Nadia meminta ijin.


"Kemana? " tanya Alvin kepo.


"Gak tau Kak, udah ah Nadia mau bersiap-bersiap dulu.. Kakak mau kerja kan? " tanya Nadia berjalan ke ruang ganti.


"Ya udah terserah pokoknya sebelum aku pulang kamu udah harus dirumah ya" pesan Alvin.

__ADS_1


"Kenapa, tumben posesif" ucap Nadia menahan tawanya.


"Sayang sudah siap belum.. Mama masuk ya" teriak Mama dari luar.


"Iya Ma masuk aja Alvin udah siap kok" jawab Alvin saat pintu kamarnya terbuka dan Alvin pun keluar.


"Vin.. kamu gak pakek dasi" ucap Mama memperingatkan.


"Oh ya lupa" jawab Alvin meringis.


"Udah kamu tunggu di depan aja biar Nadia yang ambilkan" interupsi Mama.


"Iya Ma" jawab Alvin kemudian keluar menuju ruang makan.


"Nadia sayang sekalian ambilkan Alvin dasi ya, tadi dia lupa belum pakek.. Mama tunggu diluar ya sayang" pamit Mama.


"Iya Ma nanti Nadia bawakan" jawab Nadia dari dalam.


Setelah berganti baju Nadia baru mengingat pesan Mama mertuanya untuk membawakan Alvin dasi.


"Ya ampun hampir aja lupa" ucap Nadia sambil berbalik mencari dadi Alvin.


"Banyak banget dasinya, dia tadi pakek baju apa ya" tanya Nadia dalam hati dan akhirnya Nadia mengambil warna netral saja agar masuk di semua warna kemudian ia keluar menghampiri Mama dan Alvi.


"Sudah sayang, kamu pakaikan dulu dadi Alvin kemudian sarapan ya" perintah Mama membuat Nadia kaget dan menatap Alvin.


"Apa iya aku harus sedekat itu dengan dia hfff.. " lirih Nadia dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2