
Alvin sempat melihat keberadaan Nadia bersama seorang laki-laki tadi saat masuk.
"Kenapa dia bisa berada ditempat seperti ini, apa dia tadi ijin untuk datang ke pesta ini" batin Alvin sambil mencari keberadaan istrinya. Saat Sonya sedang berbincang dengan Lidia Alvin dengan sengaja pamit untuk ke kamar mandi.
"Aku ke toilet dulu" pamit Alvin memberi jarak.
"Kenapa dia tiba-tiba mau datang ketempat seperti ini, biar aku cari dimana dia berada" batin Alvin sedikit khawatir.
Setelah lama mencari akhirnya Alvin menemukan Nadia dengan beberapa temannya yang mabuk dan ia juga terlihat menikmatinya. Saat tau Alvin sedang menatap kearahnya dengan spontan ia mengambil gelas yang ada pada temannya dan meneguk nya dengan sekali tegukan. Alvin yang melihat hal itu menjadi sedikit gemas dan datang menghampiri istrinya.
"Ehmm.. " deheman Alvin membuat atensi semua orang yang ada disitu menoleh. Nadia langsung berdiri mendapati semua orang disitu. Kemudian Alvin langsung menarik tangan Nadia begitu saja dan membawanya keluar dari tempat itu tanpa menghubungi Sonya terlebih dahulu.
"Kakak apaan sih, sakit.. " rengek Nadia melihat Alvin terus menariknya keluar hingga sampai ke mobilnya.
__ADS_1
"Masuk.. " perintah Alvin dengan kasar mendorong Nadia masuk ke dalam mobil kemudian ia pun memutar masuk ke dalam kemudi nya. Tanpa banyak kata Alvin melajukan mobilnya dengan kencang sambil menekan gagang setirnya karena mencoba menahan amarahnya.
"Ya ampun dia kenapa sih, harusnya aku yang marah dong, dia jalan dengan mantannya lagi.. kenapa ini jadi sebaliknya" kesal Nadia dalam hati takut bersuara melihat ekspresi suaminya yang sedang marah itu.
"Jadi begitu tingkahmu diluar sana, pergi ke club tanpa seijin ku seperti tingkahmu sebelum menikah denganku! " kesal Alvin.
"Tapi tadi aku hanya memenuhi undangan dari teman aku kok, bukannya kemarin aku udah ijin dan kamu pun mengijinkan ya, dan ya harusnya aku dong yang marah sama kamu karena kamu juga jalan dengan mantan kamu tanpa sepengetahuan aku kan " Nadia ikutan kesal tanpa mau mengalah.
"apa seperti itu caramu berbicara pada suamimu" ucap Alvin penuh penekanan.
"Turun.. " bentak Alvin saking gemasnya, karena tidak ada pergerakan akhirnya Alvin mengangkat tubuh Nadia dengan paksa masuk ke dalam apartemen.
"Lepasin, aku mau pulang ke rumah Mama aja, kamu bohongin aku terus" kesal Nadia sedikit memberontak.
__ADS_1
"Diam.. kita selesaikan ini dirumah" bentak Alvin membawa Nadia masuk ke dalam lift menuju unitnya.
"Aku gak mau.. " Nadia tidak bisa membendung air matanya lagi saat Alvin menurunkannya di ruang tamu apartemen nya.
"Dengar kamu salah faham, aku dan Sonya sudah tidak ada huhungan apa-apa lagi.. tadi terakhir kali aku menemaninya karena kadung janji.
" Berkali- kali kamu ngomong kayak gini tapi nyatanya kamu masih aja nemuin dia, aku kesel sama kamu" cerocos Nadia hingga membuat Alvin gemas dan membungkam mulut istrinya dengan mulutnya.
Nadia yang mendapatkan serangan mendadak itu membelalakkan matanya karena kaget.
"Apa kamu cemburu.. " bisik Alvin ditelinga Nadia.
"Gak, siapa bilang aku cemburu.. aku cuma kesel aja kamu marah saat aku deket sama laki-laki lain tapi nyatanya kamu sendiri belum bisa move on dari mantan" kesal Nadia.
__ADS_1
" Itu sama aja, kamu selalu jaga jarak waktu bersamaku tapi tidak saat dengan laki-laki lain" lirih Alvin kemudian mengikis jarak untuk yang kedua kalinya.