
"Ayo dong Kak, pingin cepat sembuh gak sih.. " rayu Nadia.
"Al kamu jangan rewel ya.. kasihan Nadia tuh" omel Mama.
Akhirnya Alvin membuka mulutnya dan menerima suapan dari istrinya dengan berat hati.
"Kata dokter dia kenapa sayang? " tanya Mama.
"Kata dokter Kak Alvin kecapekan Ma, tadi udah dikasih obat Kok" jawab Nadia santai.
"Kapan kamu panggil dokter? " tanya Alvin.
"Tadi pas Kakak sedang tidur" jawab Nadia sambil terus menyuapkan bubur untuk suaminya.
"Udah Kak.. ayo minum obatnya setelah itu istirahat" ucap Nadia sok perhatian dan Alvin pun menurut saja didepan Mamanya.
"Al Mama pulang dulu ya, Mama sudah tidak khawatir lagi karena kamu udah ada yang rawat, yang sabar ya Nad, Alvin suka manja kalau lagi sakit gini" ucap Mama melirik anaknya sekilas sehingga membuat Alvin berdecak kesal karena Mamanya telah menjatuhkan harga dirinya sebagai seorang Alvin yang tegas dan berwibawa.
"Mama apaan sih ngomong kayak gitu" sungut Alvin.
__ADS_1
"Gak apa-apa kan Kak, lagian yang dibilang Mama itu bener kamu emang terkadang manja" ledek Nadia.
"Udah-udah Mama pulang dulu ya sayang.. " pamit Mama pada menantunya sambil cipika cipiki.
"Iya.. Mama hati-hati ya .. " pesan Nadia.
"Iya sayang.. assalamualaikum.. " pamit Mama.
"Waalaikumsalam.. " jawab Nadia sambil mengantar mertuanya kemudian menutup pintunya kembali. Beberapa menit kemudian pas Nadia lagi santai sambil menonton televisi tiba-tiba belum rumahnya berbunyi.
"Siapa sih.. malam-malam bertamu, gak sopan banget" umpat Nadia mendekati pintunya dan mendapati seorang wanita yang sudah tidak asing baginya.
"Alvin mana.. dia gak apa-apa kan? " tanya Sonya yang nyelonong masuk tanpa ijin.
"Lepas, aku mau ketemu Alvin, kamu gak berhak ngelarang aku" umpat Sonya mendorong tubuh Nadia.
"Eh.. "
"Al.. kamu sakit apa sayang, aku kangen sama kamu" teriak Sonya mendekati Alvin yang sedang beristirahat.
__ADS_1
"Sonya.. sedang apa kamu disini? " tanya Alvin sedikit kaget.
"Keluar gak.. dia sedang sakit dan malas meladeni kamu " usir Nadia jengkel.
"Al.. dia ngusir aku" rengek Sonya sok manja.
"Sebaik nya kamu pulang, ini sudah malam dan aku mau istirahat" ucap Alvin melirik Nadia.
"Oke deh aku pulang.. cepat sembuh ya sayang.. " pamit Sonya mencuri satu kecupan di pipi Alvin membuat Nadia risih dan geli.
"Dasar murahan.. " umpat Nadia berdecak kesal. mengikuti Sonya keluar dari kamar Alvin.
"Awas ya kamu, Alvin itu cintanya sama aku jadi jangan harap dia bakalan kasih hatinya buat kamu" ledek Sonya tersenyum semirk sebelum keluar.
"Terserah.. " jawab Nadia santai kemudian menutup pintunya dengan kesal.
Setelah kepulangan Sonya Nadia sudah malas untuk bertemu dengan Alvin, Nadia merasa Alvin kurang tegas menyikapi kekasih nya yang sampai saat ini masih mengharapkannya hingga akhirnya Nadia ketiduran di depan televisi. Di tengah malam Alvin yang merasakan haus tetiba kebangun dan tidak mendapati istrinya disekitar kamar.
"Dia kemana malam-malam begini? " tanya Alvin dalam hati kemudian beranjak keluar dari kamar.
__ADS_1
"Eh kok tidur disini.. " lirih Alvin mendekati istrinya yang tidur meringkuk di atas sofa.
"Maafkan aku yang tanpa sengaja masih sering melukai hatimu" lirih Alvin menatap wajah istrinya.