Awas Ada Setan

Awas Ada Setan
Selvi malang 1


__ADS_3

siapa yang tak mengenal Selvi, gadis cantik yang baru pindah sekolah beberapa hari yang lalu.


Cici yang di kenal sebagai pusat informasi sekolah pun tentu tau segalanya.


siang itu Cici sedang meminta bimbingan pada guru kimia karena beberapa nilainya turun.


tapi tak sengaja dia bertabrakan dengan sosok Selvi yang maru dua bulan bersekolah.


"maaf aku tak melihat mu," kata gadis itu dengan lembut.


"tak masalah, tapi lain kali tolong hati-hati saat berjalan, kamu tau jika disini banyak orang yang sensitif," kata Cici.


"baiklah aku mengerti, kalau begitu aku permisi ya," kata Selvi yang langsung lari pergi.


Cici pun pergi ke ruang guru, setelah selesai Cici tak sengaja berpapasan lagi dengan Selvi yang sedang menangis di kamar mandi.


"ada apa? kenapa kamu menangis," tanya Cici heran.


"bukan apa-apa, tak usah peduli padaku," kata Selvi ketus.


Kania, Shaka dan Ardi pun kaget, "apa, tapi itu kan aneh setelah dia mengibarkan banner seperti itu dan kemudian lompat bunuh diri," kata Ardi tak habis pikir.


"sudahlah tak usah mengurusi hidup gadis itu, lebih baik sekarang kita pulang," ajak Shaka.


"tunggu dulu Shaka, tapi itu kewajiban kita bukan untuk menolongnya," kata Kania.


Ardi ingin mengiyakan ucapan dari Kania tiba-tiba mengurungkan niatnya, "aku setuju dengan Shaka, kita pulang dulu yuk," ajak Ardi yang sudah melihat sosok arwah dari Selvi.


"kamu ini juga kenapa sih Ardi," bingung Cici yang melihat sosok pria itu ketakutan.


"sudah ayo pulang dulu," ajak Shaka menarik teman-temannya.


mereka pun bubar dan pergi dari kawasan sekolah, sedang arwah Selvi terlihat memeluk salah seorang murid laki-laki.

__ADS_1


dan murid itu di kenal sebagai pangeran sekolah, selain dia itu putra kepala sekolah, dia juga kesayangan semua guru.


bahkan semua kesalahan dari murid itu akan di buat tidak pernah terjadi karena murid itu adalah yang utama.


dan musuh dari murid itu adalah Shaka yang selalu menentang para guru karena sikap ketidakadilan yang terjadi.


terlebih sebenarnya murid itu tak berprestasi tapi hanya karena dia anak kepala sekolah, jadi dia selalu rangking satu.


pemuda bernama Ayus itu merasa jika leher dan punggungnya sangat berat.


tapi setidaknya dia tak perlu khawatir karena ancaman terbesar sudah mati jadi mereka bisa tenang saja sekarang.


"sayang ayo kita ke motel biasa," ajak seorang wanita yang terlihat ceria meski sahabat kecilnya baru saja meninggal dunia.


"kita pulang saja, karena aku merasa tubuh ku tak enak, terlebih punggung ku terasa sakit," gumamnya.


"kenapa kamu begitu lemah, sudah ayo ikut sayang, kamu sudah janji jika aku berhasil menyingkirkan wanita itu, kamu mau menuruti semua keinginan ku, benar bukan?" tanya gadis itu.


ayus terpaksa ikut bersama teman-temannya, ternyata mereka melakukan pesta di salah satu rumah teman pria itu.


meski ada tugas kelompok akan di kerjakan di perpustakaan atau ke rumah murid lain.


"ayo masuk Cici, maaf rumahnya kecil ya, dan berantakan maklum ada adik kecilku," kata Kania.


"tidak masalah kok, tapi kenapa tadi kalian panik ngajak pulang," tanya Cici.


"kamu tentu tau jika kami bisa melihat makhluk astral," kata Shaka.


"iya terus, ada masalah?" tanya cici dengan heran.


"masalahnya, tadi kami sudah melihat arwah Selvi di punggung Ayus, tapi aku merasa aneh, apa mereka ada hubungan?" tanya Ardi.


"sebagai informan di sekolah, aku tau jawabannya, ya!!! karena Ayus ini pecinta wanita cantik seperti bapaknya si kepala sekolah mesum, kalian pasti baru tau kan," kata Cici sombong.

__ADS_1


"benarkah, padahal kepala sekolah ini terlihat begitu baik loh," kata Ardi tak percaya.


"beneran tau,kamu tau gak yang aku dengar dari desas desus yang ada di sekolah, si kepsek ini tuh punya banyak selir di luaran sana, meski begitu dia tak bisa melawan istrinya karena istrinya itu yang punya uang," kata Cici semangat jika menggosip.


"ah... aku ingat sekarang, itulah kenapa beberapa teman kita bilang kalau mereka ketemu kepsek dengan wanita lain idamannya," kata Ardi mengerti.


"sudah jangan ngobrol gosip Mulu, nih minum dulu, terus mana Shaka?" kata Kania yang datang membawa minuman air dingin.


"sepertinya pulang ganti baju, tunggu saja dia pasti balik kok," jawab Ardi yang pamit dulu guna ganti baju.


tak butuh waktu lama, Shaka datang dengan membawa nangka yang sudah bersih dan juga kue pandan kukus.


"widih, Tante di rumah ya ka, kok banyak cemilan?" tanya Kania.


"gak kok, ibu dan ayah ada di pasar, ini yang buat Miss Kunti, tadi saat aku kesekolah ternyata dia buat kue, ya biarin kan kuenya enak ini," kata Shaka tertawa.


"apa, ini kue buatan Miss Kunti, wah pinter masak juga tuh rupanya," kata Kania.


di tempat Agus, pria itu makin merasa leher dan punggungnya berat.


akhirnya dia izin pulang karena rasa sakit itu tak biasa lagi, karena ada sosok hantu Selvi yang menyeringai di punggung Ayus.


sedang Dewi merasa kesal, karena Ayus begitu buruk padanya,terlebih dia sudah mengikuti apa yang pemuda itu perintahkan.


orang tua Selvi yang mendapati kematian putrinya yang begitu tragis tak terima.


mereka akan menyeret siapapun ke jalur hukum, terlebih Selvi ini adalah putri satu-satunya.


kepala sekolah seperti lepas tangan terlebih Selvi ini memiliki catatan buruk di sekolah lamanya.


jadi kepala sekolah meyakini jika Selvi bunuh diri karena keinginannya bukan karena di bunuh atau di dorong siapapun


terlebih rekaman CCTV juga menunjukkan Selvi sendirian di lantai tiga sekolah.

__ADS_1


jadi tak ada bukti jika dia di dorong, "kami akan mencari bukti bagaimana pun caranya, pasti kami bisa menemukannya," kata kedua orang tua Selvi.


"silahkan saja,tapi polisi sudah menutup kasus ini sebagai bunuh diri, lagi pula putri kalian itu wanita murahan," kata kepala sekolah berbisik dan pergi menjauh.


__ADS_2