
Mbah Sarji melihat dua pria yang bersembunyi di terasnya, dan kedua pemuda itu nampak ketakutan.
"kalian siapa?" tanya Mbah Sarji.
"tolong kami, ada hantu seram dan dia membunuh saudara kami, tolong kami, kami akan memberikan apapun yang Mbah minta," kata kedua pemuda itu
"baiklah jika itu yang kalian katakan, aku akan menolong kalian, sekarang ajak aku ke tempat saudara kalian itu mati," perintah Mbah Sarji.
mereka pun mengangguk, mereka sengaja ragi lari ke tempat Mbah Sarji karena tau jika pria itu seorang dukun hebat.
tapi sayang sosok arwah itu kini pulang ke pohon mangga di samping rumah Shaka.
"itu pulang arwah gila itu, kamu dari mana?"tanya Miss Kunti.
"aku baru saja balas dendam, dan sekarang sepertinya aku dalam masalah besar, aku mengejar dua pria itu hingga ke rumah dukun yang kamu bilang kapan hari itu," kata Miss Kunti.
"apa, ya kamu bikin masalah lagi ternyata," kata Miss kunti yang terpaksa harus meminta bantuan ketiga pemuda itu.
__ADS_1
dia pun masuk kedalam rumah ternyata Shaka sudah siap dengan pakaian serba hitam dan pena arwah yang di berikan arwah Yuli.
"aku akan mencoba menolongnya, tapi minta dia untuk menghapus rasa dendamnya,karena dukun sialan itu mengincar semua dendam yang ada di hatinya,"
tak butuh waktu lama, mereka keluar, ternyata Kania yang tau juga keluar dari rumah.
"aku tak menyangka kita akan melawan pria tua itu," kata Kania yang langsung menghampiri Shaka.
"sudahlah sekarang ayo pergi, jika tidak ini akan sangat menyulitkan kita, dan aku yakin keluarganya pasti masih mencari mbak itu," ajak Shaka.
Kania pun memberanikan diri menyentuh tangan dari hantu itu yang ternyata langsung membawanya ke masa lalu.
tiba-tiba dia tertarik ke waktu yang lain saat gadis itu berjalan sendiri sepulang dari memberikan les kepada beberapa orang murid.
dia melihat tiga pria datang dan langsung menyeretnya dengan kasar masuk kedalam kebun pisang.
dan di pinggiran kebun singkong ada rumah kosong yang sudah lama tak di tinggali.
__ADS_1
dan itu membuatnya terasa begitu angker, dan dari dalam sana terasa aura begitu kuat.
tapi teriakan gadis itu begitu pilu, karena dia sedang di perkosa oleh ketiga pria itu dengan kejam.
mereka melakukan ruda paksa, dan menyekap wanita itu beberapa hari, dan setelah puas mereka membunuhnya dengan menjerat leher wanita itu dengan tali.
dan saat sudah mati, gadis itu di kubur di salah satu kebun warga yang memang jarang di sentuh oleh warga.
Kania menangis meneteskan air mata, bagaimana tidak dia mengenal benar gadis yang sekarang menjadi arwah penasaran itu.
"Shaka lari ke masjid, bilang mayat mbak ainun ada di kebun pisang di kubur di dekat pohon sebelah timur dia ratus meter, dan ada batu bata yang terdiri dari lima baris sebagai tanda, dan jika kita terlambat jasadnya akan di bakar!" teriak Kania
"baiklah," kata Shaka yang langsung lari ke masjid yang menang tak jauh dari rumahnya.
dan Shaka melakukan apa yang di perintahkan oleh temannya itu, para warga yang mendengar pengumuman itu kaget bukan main.
pasalnya ini tengah malam, dan Mbah Sarji juga kaget saat Shaka sudah mengungkapkan kebenaran.
__ADS_1
"kita bisa mati jika datang ke sana," kata Mbah Sarji yang tak ingin ambil resiko.
"tapi kami tak ingin mati Mbah," tangis dua pemuda itu.