Awas Ada Setan

Awas Ada Setan
tuyul siapa bagian 1


__ADS_3

semua orang di desa sudah menebak jika tak ada yang normal saat Bu Ningrum meninggal dunia.


tanpa di duga saat akan berangkat ke sekolah, Shaka bisa melihat ada sosok yang terus mengikuti Aris.


dan membuat pria itu akan sangat sulit melupakan sosoknya meski sudah tujuh hari kepergian dari wanita itu.


"halo... kenapa bengong ganteng, bukannya berangkat ke sekolah," sapa ibu Shaka pada putranya itu.


"ibu sudah pulang dari pasar, ini mau berangkat tinggal nunggu dua bocah itu, tapi kok tumben ibu pulang duluan," tanya Shaka yang mencium tangan ibunya.


"ya karena permintaan ayah mu, dia ingin minum kopi panas dan makan nasi goreng Jawa kesukaannya, kalau begitu ibu masuk dulu ya le,"


"baik ibu, kalau begitu aku pamit dulu ya Bu," pamit Shaka.


"tunggu dulu, ini uang saku untuk mu," kata ibu Shaka.


"wih... uang saku tambahan, terima kasih Bu," kata Shaka yang memeluk ibunya itu sebelum pergi.


sedang dari atas pohon, ada sosok Miss Kunti yang merasa cemburu melihat hal itu.


dia tak suka karena terlihat Shaka yang begitu menyayangi wanita itu, sepertinya dia tak ingin membagi pemuda itu dengan sosok wanita yang di panggil pemuda itu ibu.


Shaka berangkat bersama dua temannya menuju ke sekolah, mereka melewati sebuah gubuk kecil yang ada di sebuah kebun bambu.


"itu rumah siapa sih kok serem banget," tanya Kania yang menghentikan sepedanya.


"kenapa berhenti, itu rumah pak Herman bagaimana mau punya rumah bagus jika dia terlilit hutang karena judi," kata Shaka yang terus menaiki sepedanya karena sudah mepet.


"tungguin kenapa hey!!"teriak Kania yang bergegas menyusul dua temannya itu.


sedang di tempat lain, seorang pria masih bersemedi di sebuah hutan yang gelap dan sangat lembab.

__ADS_1


seorang pria duduk di bawah pohon aren sambil membawa semua persyaratan.


tiba-tiba ada sosok pria yang menjadi perantara pria itu untuk menemukan sosok yang tepat untuknya jaya dengan cara yang pintas.


"ingat, sesampainya di rumah minta istrimu untuk menyusui dia, dan ingat setiap bulan purnama sembelih seekor kambing untuk dia, dan berikan makan dia dengan hewan itu, dan pastikan kamu memenuhi kebutuhan susunya dengan istrimu sebagai sumbernya," kata Mbah Sarji.


"inggeh Mbah, kalau begitu saya boleh pulang," pamit pria itu dengan semangat.


"tunggu dulu, biar aku pastikan tato ikatan perjanjian itu," kata Mbah Sarji.


ternyata benar, di punggung pria itu sudah ada sebuah tulisan Jawa kuno yang berisi perjanjian dia dan sosok yang akan di bawa pulang itu.


setelah itu Mbah Sarji mengizinkan pria itu pergi, dan dia mendapatkan sebuah pusaka sakti setelah pria itu pergi.


benar saja, sebuah keris kecil muncul dari tempat pria itu, Mbah Sarji pun tersenyum mengambil keris itu.


"keris ini akan berguna saat pria bodoh itu melakukan kesalahan, karena hanya dengan kematiannya, keris ini akan berguna," kata mbah Sarji.


tapi beruntung mereka bisa masuk ke kelas meski hampir telat, dan langsung menyiapkan kaos olahraga yang akan di kenakan.


"ah sialan, aku lupa membawa atasan baju ku," gumam Kania yang ternyata salah mengira sudah membawa kaos olahraga miliknya.


"semuanya cepat ganti baju, bel masuk sudah bunyi, kalian tau jika pak Jhoni tak suka murid yang telat," kata ketua kelas.


"baiklah," jawab semuanya yang berlaku pergi.


Kania sudah pasti akan di hukum karena tak membawa baju, tapi tanpa di duga Shaka memberikan kaos miliknya.


"gunakan, setidaknya kamu tak akan di hukum oleh guru itu," kata Shaka.


"terima kasih, tapi kalau aku pakai ini, bagaimana jika kamu di hukum," kata Kania.

__ADS_1


"itu mustahil, setidaknya bukan kamu yang di hukum," kata Shaka yang langsung pergi begitu saja.


dengan santai pemuda itu datang dengan kaos bebas, pak Jhoni yang melihat pun bertepuk tangan.


"ada apa ini, kamu tak tau jika aku tak menyukai hal seperti ini," kata pak Jhoni melihat pemuda itu.


"maaf pak Jhoni, aku lupa tak membawanya, boleh aku bolos hari ini, setidaknya aku jujur kan," kata Shaka santai.


"pull up dia puluh kali, setelah itu kamu boleh ikut kelas ku," kata pak Jhoni.


"baiklah pak," jawab Shaka yang langsung melakukan pull up, dan langsung membuat para gadis berteriak.


pasalnya otot lengan pemuda itu begitu kekar,dan Kania merasa bersalah, karena dirinya jadi sahabatnya itu yang harus di hukum.


sedang Ardi merasa aneh karena tadi dia tau benar jika Shaka membawa kaos olahraga tapi malah di hukum.


"semuanya juga lakukan pemanasan karena setelah ini yang perempuan latihan voli dan yang laki-laki main basket," kata pak Jhoni.


"baik pak," jawab mereka semua.


para murid pun mulai melakukan setiap pemanasan yang di pimpin oleh ketua kelas


Shaka pun selesai dengan pull up yang di hukuman, keringat pemuda itu membuat dada para wanita itu berdebar.


"uhh... si ganteng sudah selesai, jagoan cepat ikut baris atau aku akan menghukum mu lagi," kata guru olahraga itu.


"siap pak," jawab Shaka.


dia pun bergabung, dan setelah di bagi, kini Shaka dan Ardi menjadi lawan dalam basket.


keduanya nampak begitu hebat dan terlihat tampan,sedang Kania begitu pintar dalam bermain voli.

__ADS_1


"aku tak mengira ketiga murid pindahan ini, begitu berprestasi, sepertinya sekolah sebelumnya sangat bobrok ya," gumam pak Jhoni yang akan memastikan tiga orang ini bisa membawa nama sekolah bangga.


__ADS_2