Awas Ada Setan

Awas Ada Setan
korban jiwa 3


__ADS_3

mereka berempat akhirnya selesai makan tapi saat Kania ingin membayar, pemilik warung menolaknya.


"Shaka, ini bapaknya gak mau menerima uangnya," kata Kania yang kesal.


"bil saja pak, tak baik menolak rezeki," kata Shaka yang bangkit dari kursinya.


sedang Ardi dan Cici sudah di parkiran, "baiklah, terima kasih ya mas tadi sudah di bantu," jawab pemilik warung.


"iya pak, ayo pulang Kania, ini hampir magrib," kata Shaka yang langsung menarik tangan Kania.


dan di saat seperti itu, Kania melihat sosok temannya itu seperti pria yang bisa melindungi dan menjadi sandaran siapapun.


"kenapa bengong, ayo naik," kata Shaka.


Kania pun naik ke motor Shaka dan dia karena kesal dia memukul kepala Shaka.


"hei, aku meminta mu naik motor bukan memukul kepala ku," kesal Shaka


"aku kesal saja, sudah jalan..." kata Kania.


"baiklah wanita cerewet, kita pulang," kata Shaka yang tersenyum.

__ADS_1


mereka pun pulang, ternyata Cici juga ikut pulang ke rumah Kania, karena gadis itu ingin menginap.


sesampainya di rumah masing-masing, mereka langsung pulang dan beristirahat.


Shaka langsung tertidur karena lelah dan kecapean, terlebih tadi banyak kegiatan yang menguras tenaga.


sosok Nyai Asih, dia adalah nyai asih, makhluk ghaib yang terkenal sangat sakti dan menguasai kerajaan ghaib.


tapi karena melahirkan putranya, dia menjadi lemah, tapi karena bantuan putranya juga kini dia berhasil menguasai istananya kembali


dan semua makhluk yang menjadi musuh putranya akan jadi makanannya.


sosok genderuwo yang biasanya di samping shaka juga selama ini penjaga atau pelindung yang sengaja di minta menjaga pemuda itu.


diam pun meninggalkan tempat itu, tanpa di sadari oleh sosok Nyai Asih, dari tadi ada mata yang mengawasinya.


dia pun tak menyangka wanita itu sudah berubah menjadi sosok kuat yang pertama kali dia temui.


tapi mereka berbeda alam, jadi dia tak ingin membuat Nyai Asih bimbang untuk kembali memimpin kerajaan ghaib miliknya.


di sekolah, beberapa sosok datang sambil berjalan atau menggesot, pasalnya mereka adalah korban dari kejadian naas itu

__ADS_1


bahkan beberapa arwah menangis pilu di kelas atau di ruang guru, dan itu membuat penjaga sekolah merinding.


keesokan harinya, semua masuk sekolah seperti biasa, tak ada yang merasakan hal aneh.


tapi tidak dengan Ardi, Shaka dan Kania, kini mereka seperti melihat lautan zombi di depan mata.


"kalian jangan takut, jika kalian takut, mereka akan sadar jika kita memiliki kekuatan," bunda Shaka.


mereka pun berjalan menuju ke area kelas, tepi aneh saat Shaka dan teman-temannya lewat.


para sosok itu menyingkir dan tiba-tiba seorang teman mereka berteriak.


dan pagi itu, terjadi kerasukan masal, banyak orang pintar dan ustadz di panggil untuk menyembunyikan semua orang.


tapi itu sepertinya sangat sulit, karena para arwah itu belum ikhlas atas kematiannya.


hingga tiba-tiba Cici lagi ke arah Shaka dan langsung mencekik pemuda itu


"pria sombong, kamu tak pernah melihatku bahkan sampai aku mati," kata sosok yang merasuki Cici.


"apa mau mu," tanya Shaka.

__ADS_1


"kamu harus menerima ku sebagai kekasihku," marah Cici yang masih kerasukan


tiba-tiba ada sosok genderuwo yang menarik arwah yang merasuki Cici karena arwah itu membahayakan Shaka.


__ADS_2