Awas Ada Setan

Awas Ada Setan
tuyul siapa bagian 2


__ADS_3

setelah olahraga, ada beberapa gadis yang ingin memberikan air minum pada Shaka, tapi Ardi menahan mereka.


"wo ho.... mau kemana para gadis, kalian mau memberikan air pada Shaka, sayangnya telat, sudah ada yang menjaminnya, lebih baik berikan padaku," kata Ardi mengambil air dari para gadis itu.


tanpa di duga, Cici langsung menjewer kuping pemuda itu, "ada apa ini, dan kenapa kamu berulah lagi sekarang, kembalikan minuman itu, dan minum ini jangan mengambil air dari mereka," kata Cici menyeret pria itu pergi.


"Shaka, Kania, kenapa kalian bisa punya temen buaya kayak gini, dia ini selalu membuat masalah sepertinya," kesal Cici.


"kenapa, kamu baru tau, perangainya memang begitu," kata Kania.


Cici tak percaya dan melihat kearah Ardi yang tersenyum, "jangan sok gitu dong,"


"ayolah Cici, jangan ngambek begitu, aku memang begini adanya," kata Ardi yang membuat Cici merinding.


mereka pun hanya tertawa saja melihat tingkah kedua orang itu.


sedang di sebuah rumah yang mungkin hampir roboh, seorang pria membuat istrinya ketakutan.

__ADS_1


pasalnya wanita itu kaget melihat sosok seram di samping suaminya, "mas makhluk apa itu?" tanya wanita itu ketakutan.


"mulai sekarang kamu harus mulai menyusui dia, jika tidak aku akan membuatmu sengsara, mengerti," kata Bu Ani melihat istrinya.


pak Herman hanya tersenyum, "ini adalah mesin uang ku, jadi kamu harus membuatnya kenyang, Jia tidak aku akan membunuhmu," ancam Herman pada istrinya itu.


Bu Ani pun terpaksa mengikuti keinginan suaminya itu, sosok bocah kecil yang hanya mengenakan cawet itu menyeringai, dan Bu Ani mengandeng sosok itu ke dalam kamar untuk mulai menyusui sosok itu.


sedang di sekolah jam pelajaran baru selesai, dan semua murid berjalan keluar dan mengambil kendaraan mereka.


banyak yang membawa motor, meski masih banyak yang memakai sepeda biasa menuju ke sekolah.


"boleh dong, biar aku nanti yang datang ke rumah mu ya, tentu saja aku harus pamit dulu dengan mbok dan mengambil baju oke," kata Cici.


"siap dong, aku tunggu ya," kata Kania.


mereka pun berpisah dan Cici pun pulang dengan motor miliknya, sebenarnya mereka juga baru tau jika gadis itu adalah seorang putri dari seorang pengusaha.

__ADS_1


selama ini Cici menyembunyikan semuanya karena tak ingin di dekati karena hartanya.


yang tak terduga dia malah jadi bulan-bulanan bullying di sekolah lama mereka.


tapi beruntung kali ini itu tak terjadi, karena dia memiliki Kania, Ardi dan Shaka selalu bersamanya.


pak Herman sedang melihat beberapa kampung dan rumah mewah yang ada di desa.


karena malam ini dia akan menyuruh tuyul miliknya itu beraksi, tapi Miss kunti itu merasa sangat aneh melihat gerak gerik dari seorang pria.


"wah... sepertinya akan ada yang mencari mangsa nih malam ini," kata bajang yang ada di samping Miss Kunti.


"apa, memang dia mau apa, jangan bilang dia ini mau ngambil uang dengan cara ngepet ya," kata Miss Kunti.


"tau ah, tapi yang pasti desa ini sebentar lagi tak aman, karena tuh dukun masih getah memberikan banyak orang ilmu pesugihan loh," kata genderuwo yang ada di pojok rumah pak Yanto.


"memang aku peduli, aku mah yang penting memastikan tiga rumah ini aman itu saja, kalian juga harus bantu," kata Miss Kunti.

__ADS_1


sepeda dari Shaka sampai di rumah, dan langsung menuju ke ke samping rumah dan meletakkan beberapa kue dan kopi pahit serta rokok.


sedang Miss Kunti dan bajang dapat jatah ayam mentah yang tadi sempat di belikan oleh Kania.


__ADS_2