Baby Darling ^.^

Baby Darling ^.^
12. Perkelahian Hari Pertama Sekolah


__ADS_3

“AZKA, AKSA, Kakak sudah berapa kali bilang jangan membuat masalah, ini baru hari pertama dan kalian sudah berkelahi??”


Azka dan Aksa menunduk saat Kenzie yang datang ke sekolah dan memarahi mereka, Julian yang ikut dipanggil pun merasa pening,


“Kami tidak akan membuat masalah jika para pengecut itu tidak membuat masalah,” Azka


“Masalah??” Kenzie


“Iya, mereka membully seorang anak, setelah dicaritau ternyata anak itu hanya anak beasiswa,” Aksa


“Mereka membully anak miskin hanya karena mereka anak kaya, mereka memang perlu dihajarkan,” Azka


Kenzie dan Julian saling menatap,


“Jadi kalian memukuli kelima anak itu??” Julian


Mereka mengangguk, “Iya,” Azka dan Aksa


“Kalian kalah? Atau kena pukul??” Kenzie


“Tentu saja tidak, kami sudah sabuk hitam dalam karate sejak SD, kami gak mungkin kalah,” Azka


“Jadi kalian menghajar mereka "hanya" segitu??” Julian


“Kami takut Kak Kenzie marahin kalau sampai pingsan, jadi kami hanya pukul sedikit,” Aksa


“Apa maksud kalian?? Kakak akan marah jika kalian sampai kalah dari orang-orang seperti itu,” Kenzie


“Azka, Aksa, kalian harusnya memukul mereka lebih lagi,” Julian


Orang tua anak yang dipukul Azka dan Aksa tak terima,


“Apa yang anda lakukan? Begini anda mendidik anak-anak anda??!!” Bentak orang tua murid yang bertubuh gempal


“Bukan saya yang mendidik mereka, Mama mereka yang mendidik mereka, saya hanya mengikuti ajaran Mama mereka,” Julian tenang


“Apa!?” Orang tua itu


“Peraturan Pertama dalam Peraturan Inti Yayasan Ganesh Shati mengatakan “Semua orang yang memasuki lingkungan Yayasan adalah sama, walau anak Raja dan Presiden sekalipun”,  Peraturan Kedua mengatakan “Dilarang Pembullyan, tindakan Pembullyan bisa ditindak tegas dan bisa langsung dipecat dari sekolah”, tetapi anak anda malah melanggar peraturan-peraturan terpenting tersebut, benarkan Pak Kepala Sekolah?? Atau haruskah saya memanggil Ketua Osis Inti Osis?? Jika dia bertindak, maka Pak Kepala Sekolah hanya bisa memanggil Ketua Yayasan untuk debat,” Julian


“Apa? Ke-Ketua Yayasan. Anu- Ayahnya Jihant, bisakah kita selesaikan semuanya secara baik-baik?? Masalah anak-anak adalah masalah biasa kan,” Kepala Sekolah takut


Orang tua Jihant(Anak yang bertubuh gempal itu) pun berpikir,


“Cih, baiklah. Tapi anda, Julian Ginanjar, Saya tidak akan diam, Perusahaan Algarve adalah Perusahaan yang memiliki saham besar di Perusahaan Ginanjar, Saya akan menarik kembali investasi dari Perusahaan Ginanjar dan Perusahaan Ginanjar pasti akan mengalami krisis,” Ayahnya Jihant


“Oh ya?? Tarik saja, Perusahaan Algarve adalah Perusahaan terkecil Keluarga Affandra, dan itu milik Keluarga Kakak Ipar saya, dan juga anak anda telah melukai Putri Semata Wayang Presiden Perusahaan Affandra, jika Keponakan saya Rully Affandra memberitau Ayahnya, Ezhar Affandra pasti akan menghancurkan Perusahaan Algarve bahkan sebelum Algarve menyentuh parkiran Perusahaan Ginanjar,” Ancam Julian


Ayah Jihant menatap seorang gadis yang terluka di tangannya walau hanya sedikit, Julian tersenyum miring,

__ADS_1


“Putra anda dan keempat temannya akan di skors seminggu, jika mereka mengulangi kesalahan yang sama, maka Kepala Sekolah diwajibkan memecat mereka, anda setuju kan Kepala Sekolah??” Julian


“Iya, tentu saja,” Jawab Kepala Sekolah cepat


Julian berdiri dan merapihkan jasnya, Julian menatap Ayah anak itu,


“Saya tau anda memanjakan Putra anda karena Istri Anda meninggal 2 Tahun lalu, tapi saya yakin, didikan Istri anda bisa anda lakukan kepada Putra anda. Dan ya, Perusahaan Ginanjar akan membatalkan Kerjasama dengan Perusahaan Algarve, kami akan mengembalikan dana 2 kali lipat, Perusahaan Ginanjar tidak butuh mitra yang bahkan tak bisa mengurus anaknya sendiri,” Julian


Julian pergi bersama anak-anaknya. Di Parkiran mobil,


“Ayah akan kembali ke rumah sakit. Dan untuk Azka-Aksa, hari ini kalian kerja bagus,” Julian


“Ayah, Ayah tidak marah??” Azka


“Ayah tidak akan memarahi anak pemberani, membela teman yang dibully itu perbuatan baik, carilah teman dan berteman baik-baik mau itu kaya atau miskin,” Julian


“Paman, apa Paman akan memberitahu Ayahku??” Rully


“Tentu saja, Paman sudah berjanji akan melaporkan semua yang kamu dan Devals lakukan pada Ayahmu,” Julian


“Bisakah Paman merahasiakan hal ini??” Rully


“Tidak, Ayahmu berhak tau apa yang terjadi pada Putrinya, lukamu hanya luka gores, setidaknya Ayahmu hanya akan membuat Keluarga Algarve gulung tikar,” Julian


“Jadi karena itu Ayah memfoto luka Rully??” Kenzie


“Ayah, apa yang Ayah katakan pada anak SMP?” Kenzie


Julian tersenyum kecil, “Ayah akan pergi sekarang,” Julian


Julian naik ke mobilnya lalu pergi,


“Azka, Aksa, Rully, Kakak akan kembali ke Sekolah Kakak, ingat jangan buat masalah lagi ya,” Kenzie


“Iya kak,” Jawab ketiganya


Kenzie pergi,


“Ayo kita kembali ke kelas,” Azka


“Iya,” Aksa dan Rully.


.


.


.


Siang harinya, saat jam istrahat di SMA Ganesh Shati, Kenzie dan Serlian makan bersama Devals dan Daffa-Farro juga,

__ADS_1


“Kenzie, jadi bagaimana dengan Azka dan Aksa??” Serlian


“Ha? Ah itu sudah selesai, Azka dan Aksa memukul seorang anak karena pembullyan, mereka tidak terluka tapi malah Rully yang dapat luka gores karena di dorong salah satu dari mereka,” Kenzie


“Wahhhh ada yang berani melukai Rully?? Jika Ayah tau, orang itu pasti akan habis, Rully kan kesayangan Ibu dan Ayah,” Devals


“Ayahku mengatakan akan memberitahukan itu pada Paman Ezhar, jadi kamu siapkan saja koran dan melihat berita kebangkrutan Keluarga Algarve,” Kenzie


“Aku harus membeli koran nih, wkwkwkwk,” Devals senang


Kenzie menatap Daffa dan Farro,


“Daffa-Farro, kalian memilih jurusan yang berbeda dan tak satu kelas, apa tidak apa??” Kenzie


“Iya, aku tertarik dengan bisnis,” Daffa


“Dan aku tertarik dengan fashion,” Farro


“Ahhh, kalau aku sih mapel umum aja yang aku ambil, yang penting nanti lulus, kuliah, magang di tempat Ayah, lalu buat usaha sendiri seperti Paman Alan, udah deh. Perusahaan Ayah sudah ada Kak Agus, Kak Juna dan Kak Arya, aku gak mau ikutan sengketa,” Devals


“Ihhh hidupmu nyaman sekali, melambung atau gak tetap saja Keluarga Affandra akan mendukung,” Kenzie


Seorang berjas hitam mendatangi mereka berlima,


“Permisi, anda Tuan Muda Kenzie Ginanjar??” Orang itu


“Ah iya, ada apa??” Kenzie


“Saya Jayanta, Saya ditunjuk Tuan Besar Julian untuk membanth Anda di perusahaan sebagai Sekretaris,” Pak Jay memperkenalkan diri


“Eh??? Aku benar-benar disuruh menggantikan Ayah??” Kenzie


“Benar Tuan, Perusahaan di Bali sekarang di kelola Tuan Besar Ezhar, dan yang di Jakarta anda yang akan mengelola,” Pak Jay


“Ta-Tapi Paman Billy-“ Kenzie


“Tuan Billy pergi ke Inggris untuk mengurus Perusahaan disana, Tuan Billy juga berpesan jika Beliau akan kembali jika anda membutuhkan bantuan Tuan,” Pak Jay


“Tapi kau ada disini, memangnya boleh seorang Sekretaris datang ke Sekolah Tuannya??” Kenzie


“Tentu bisa Tuan, Yayasan Ganesh Shati adalah Sekolah yang Loyal dan Solidaritas tanpa batas Tuan, jadi Murid-murid yang sudah menjalankan Perusahaan dapat memanggil Sekretaris mereka dengan syarat jangan mengganggu Murid lainnya,” Jelas Pak Jay


“Wahhh Kak Kenzie, selamat atas menjadi Direktur Utama yaa,” Devals


“Baiklah, Pak Jay, aku akan ke Perusahaan nanti saat pulang sekolah,” Kenzie


“Baik Tuan,” Pak Jay


Pak Jay pergi.

__ADS_1


__ADS_2