
Ra melihat jika InOs disana tidak kuat menahan amukan masa bahkan Osis biasa juga nampak panik,
“KALIAN!!! TENANGLAH!!!” Teriak Ra
Semua tenang seketika,
“Kalian tenang saja disini, disini tidak ada bom, alat ini sudah membuktikannya, jadi tetaplah diam disini, tim penjinak YGS sudah mengatasi beberapa bom diluar, jadi bertahanlah sedikit lagi,” Ra
Ra melihat jika banyak anak-anak kecil yang menangis termasuk Gemini, Ra mendekat ke Gemini, Ra memasangkan jubah Ketos InOsnya ke Gemini,
“Gemini, sudah, tenanglah, jangan menangis, kamu percaya sama Kakak kan, Kakak akan menyelamatkan kamu,” Ra
Ra mengelus kepala Gemini dengan lembut dan senyuman yang manis,
“Tenanglah,” Ra
Gemini hanya diam dan berhenti menangis, Serlian melihat sekeliling,
“Kak Ra, Fay hilang,” Serlian
“APA??” Ra
Kenzo melihat sekeliling juga,
“Benar, mana Fay?? Aku harus mencari Fay,” Kenzo
“Kenzo, tetaplah disini, Kakak yang akan mencari,” Ra
“Tapi Fay-“ Kenzo
“Kakak tau kamu anak yang Pemberani, tapi rasa beranimu bukan berarti bisa menghalangi ledakan, tenanglah, Kakak akan mencari Fay,” Ra
Ra pergi,
“Kakak Serlian, bagaimana ini?? Aku takut,” Rully
“Untuk apa kamu takut Rully, kita ada ditempat yang gak ada bomnya,” Aksa
“Rully, tenanglah, kita tak bisa berbuat apapun, jadi setidaknya kita bisa membantu dengan diam,” Olivia
“Olivia benar, kalian tetaplah disni,” Serlian
“Kakak, aku harus mencari Fay, Fay bisa terluka,” Kenzo
Kenzo pergi dengan cepat,
“Hei, Kenzo, kembali,” Azka berteriak
Kenzo menghilang diantara kerumunan, saat Azka akan mengejar,
“Azka, tetap disini, aku akan menelepon Kenzie, Kenzie yang akan mencari Kenzo,” Serlian
Serlian dengan tangan bergetar menelepon Kenzie,
“Halo Serlian, ada apa??” Kenzie
Serlian dapat mendengar suara baku tembak didekat Kenzie,
“Ken-Kenzie, Fay dan Kenzo menghilang, mereka keluar kapsul,” Serlian
“APA??? BAGAIMANA BISA?? Kenapa kamu biarin mereka pergi begitu saja??!” Kenzie menaikan suaranya
“Aku- Aku takut Kenzie,” Serlian terisak
Serlian sempat mendengar Kenzie berdecak sebelum Kenzie menutup teleponnya, sementara itu, Gemini melihat sekitar,
“Bonekaku mana ya?? Ah, aku ingat, bonekaku ada dimobil, sebaiknya aku ambil dulu ah,” Bathin Gemini
Gemini melihat sekitar dan merasa dirinya tak diawasi, Gemini pun melarikan diri.
__ADS_1
.
Di tempat Kenzie, Kenzie menerima telepon dari Eun,
“Hei Eun, lo ada dimana Bangs*t??? Dan kenapa Organisasi Hitam menyerang anak-anak kecil YGS, ini melanggar perjanjian bangs*t,” Kenzie
“Kenzie, gue hanya bisa bilang sekali, dengar baik-baik, adek bungsu lo, Gemini, Baby Darling Ginanjar, dia sasaran utama pembunuhan kali ini, bukan Kak Ra atau petinggi YGS, tapi Gemini, Ketua sudah melihat Gemini yang entah mengapa ada di lapangan sendirian, kurang dari 5 menit, sebuah peluru pasti akan menancap di kepala atau jantung Gemini, gue mohon, hentikan rencana ini, gak peduli gue keluar Organisasi atau gak, lo harus menyelamatkan adik lo terlebih dahulu,” Eun
Eun menutup teleponnya,
“Eun, apa maksud lo bangs*t??! Hei?!! Sial!!! Pertama Fay dan Kenzo, sekarang Gemini, jika mereka terluka, gue gak akan mengampuni Organisasi Hitam itu,” Kenzie
Kenzie pergi, teman-teman Kenzie pun berlari mengikuti Kenzie.
.
Di luar, lebih tepatnya di daerah tengah YGS, ledakan masih terus terjadi, Para InOs menjadi kebingungan untuk menentukan jalan,
“Weeee gimana ini cukk?? Mau jalan aja udah kayak mau maling rumah orang,” Keluh Caca
“Diem lo Ca, kita harus mencari jalan evakuasi, udah 400 InOs yang udah mati, apa yang harus kita lakukan sekarang,” Dhani
Anji yang memakai teropong untuk mengamati musuh melihat seorang anak yang sedang mendekat ke area baku tembak,
“Weee guys, itu- itu bukannya Gemini adeknya Kenzie??” Anji
Dhani merebut teropong Anji dan melihat ke arah yang Anji tunjukan,
“Bener njirr, itu bayi kenapa suka sekali kelayapan,” Dhani
“Kita harus gimana??” Caca
“Disana dekat Kenzie dan Ra, hubungi Ra saja, dia punya jubah anti peluru, itu bisa lindungi Ra juga,” Dhani
“Tapi ramalannya??” Anji
“Sekarang udah modern kayak gini dan lo masih percaya dengan hal seperti ramalan, ya, itu- itu pasti candaan Gemini doang,” Dhani berusaha mempercayakan dirinya sendiri
“Apa Ca??” Ra
“Gemini- Gemini dia ada di tempat baku tembak Ra, cepat ke sana Ra,” Caca
“APA??? Bagaimana bisa?? Baiklah, gue akan kesana,” Ra
Ra menutup telepon, Caca menelepon InOs yang berjaga di kapsul,
“Kalian tutup erat pintu kapsul, ada seorang bayi yang kabur, Ra sedang mengejarnya jadi jangan biarkan ada yang keluar lagi,” Caca
Caca menutup telepon,
“Kita harus ke Ra, mungkin dia butuh bantuan kita,” Dhani
“Iya, ayo,” Aldo
Mereka berempat pergi, sedangkan Ra akhirnya menemukan Gemini,
“Gemini, kenapa kamu disini?? Kakak kan sudah menyuruhmu tetap di dalam kapsul,” Ra
“Kak La, aku hanya mau mengambil bonekaku,“ Gemini
“Jangan banyak alasan Gemini, sekarang ikut Kakak kembali ke kapsul disini berbahaya,” Ra
“Tapi Bonekaku??” Gemini
“Gemini, mengertilah!! Ikut sama Kakak!!” Ra
Gemini yang tak bisa diteriakin pun menangis,
“Sekarang ayo pergi dari sini, disini berbahaya,” Ra
__ADS_1
Gemini menggeleng,
“Dengarkan Kakak, Gemini, disini sudah kacau,” Ra
Gemini menggeleng lalu berlari pergi,
“Gemini berhenti,” Ra
Ra mencoba mengejar Gemini, namun Gemini tiba-tiba terjatuh,
“Gemini,” Ra
Saat Ra akan mendekat, Ra melihat jika beberapa penembak mengarahkan senjatanya ke arah Gemini, tanpa pikir panjang, Ra langsung menyelimuti tubuh Gemini dan Ra menjadikan dirinya sendiri sebagai tameng Gemini,
DORRRR!!!!!
“Akh!!” Ra merasa kesakitan setelah sebuah peluru mengenai punggungnya,
“Kakak,” Gemini
“Gak apa Gemini, Kakak akan melindungimu, kali ini Kakak pasti akan melindungimu,” Ra
Ra memeluk Gemini dan membuat entah berapa peluru mengenai dirinya, Ra memastikan jika Gemini dalam posisi yang aman walau mereka menembak dari arah manapun, disaat yang bersamaan, Kenzie cs dan teman-temannya Ra datang, mereka terkejut dengan Ra yang berlumuran darah memeluk Gemini,
“GEMINI!!!! KAK RA!!!” Kenzie
“Raphael!!! Tidak!!! Dhani, lakukan sesuatu, Ra, Ra bisa mati, Dhani, gue mohon lakukan sesuatu,” Caca
Dhani menjadi kalang kabut, Dhani pun mencoba menembaki beberapa penembak yang menembak Ra, Aldo dan Anji pun ikut membantu menghabisi, bahkan Kenzie langsung menggunakan 2 pistol namun yang menyerang Ra jelas jauh lebih banyak.
Hingga suara sirine Mafia Putih tiba-tiba terdengar, Para Anggota Organisasi Hitam pun memilih untuk kabur daripada berurusan langsung dengan Mafia Putih, merasa sudah aman, Ra melepaskan pelukannya, Ra melihat Gemini,
“Gemini sayang, kamu baik-baik saja kan, ngak ada yang terluka kan??” Ra
Gemini menggeleng, “Kakak, Kakak sekalang mimisan bukan hanya dali hidung tapi juga dali mata dan mulut Kakak,” Gemini
“Itu karena kamu sangat menggemaskan,” Ra
Ra terjatuh terlentang, teman-teman Ra pun mendekat, Kenzie pun juga mendekat dan memeluk Gemini,
“Ra, ayo kita segera ke rumah sakit, Dokter Axel pasti bisa menyelamatkan lo,” Dhani
“Dhani, kali ini gue berhasil menyelamatkan adek gue, yaa walau hanya adek angkat, adek gue Rashi pasti senang, gue, gue sekarang tau rasanya saat Rashi menyelamatkan gue, ternyata menyenangkan pantas saja Rashi tersenyum saat itu,” Ra
“Lo meracau apa sih bangs*t, ayo kita ke rumah sakit,” Dhani
Ra melihat sekitar dimana orang-orang di Kapsul sudah bisa keluar,
“Syukurlah mereka selamat juga,” Ra
Gemini melihat Ra, Gemini mendekat ke Ra,
“Kakak, telima kasih udah menolongku,” Gemini
“Gemini,” Lirih Ra
“Terima kasih, aku sayang Kakak Raphael,” Gemini
Gemini memeluk Ra, Ra tersenyum dan menutup matanya, namun mata Ra tak lagi terbuka dengan tubuh yang mulai mendingin,
“Ra, bangun Ra, jangan bercanda disaat begini, Ra!!!” Dhani
Caca maupun semuanya menangis karena kehilangan Ketua Osis Inti Osis YGS di tahun ini juga.
.
.
.
__ADS_1
1 minggu kemudian setelah seluruh YGS di liburkan, seluruh kelas pun di lakukan di luar ruangan, entah itu di lapangan, lapangan parkir, kantin, restoran terdekat, bahkan kebun belakang sekolah, Petinggi YGS pun memberikan penghargaan khusus untuk Murid yang meninggal saat kejadian pengeboman dan blue print mega proyek Kenzie menghilang karena Raphael yang menyimpannya telah tiada.