Baby Darling ^.^

Baby Darling ^.^
37. Persiapan Nyepi


__ADS_3

Waktu berlalu.... Dan 3 bulan terlewati begitu saja...


Hingga tiba-tiba saat Kenzie di kantornya, Kenzie bertemu dengan Billy,


“Pamannnnnnn,” Kenzie


“Ho-Oh, keponakan Paman datang,” Billy


“Hm, Paman masih berani kembali setelah meninggalkan begitu banyak tugas disini untukku,” Kenzie


“Jangan marah Kenzie, Paman hanya menikmati masa muda Paman,” Billy


“Lalu aku?? Apa aku tak muda?? Bahkan aku belum ultah ke-18,” Kenzie


“Hahahaha tenanglah tenanglah, Paman datang kesini karena ingin memberikanmu liburan,” Billy


“Liburan??” Kenzie


“Iya, setiap selesai uts, YGS selalu libur 2 minggu, karena itu kamu bisa kembali ke Bali, bentar lagi kan nyepi, muda-mudi pasti sibuk bikin ogoh-ogoh kan??” Billy


“Disekolah sih juga ada yang buat ogoh-ogoh, tapi kalau di rumah pasti lebih asyik. Baiklah, aku akan pulang ke Bali, tapi Paman harus berjanji untuk menyelesaikan pekerjaan kantor ya, atau aku akan melapor ke Ayah,” Kenzie


“Aihhh ancamanmu itu,” Billy


Kenzie pun berbincang-bincang dengan Billy.


.


.


.


Kebesokannya, Kenzie dan semua saudara-saudarinya kembali ke Bali, saat sampai rumah di Bali, mereka langsung disambut oleh para anjing peliharaan, namun Kenzie merasa kesal karena mereka tidak pulang sendirian, Ra cs serta Erick ikut serta kembali, Kenzie pun tak bisa menolak mereka karena Erick berhasil merebut hati Suta saat pertemuan pertama sedangkan Ra cs diajak oleh Gemini.


Saat kebetulan di hari yang sama dengan kepulangan mereka sedang hari rainan Purnama, Kenzie serta saudara yang lain yang sudah SMP keatas pun harus tedun, Ra cs yang “kepo” dengan tradisi tedun itu pun ikut dan bahkan meminta ijin ke Kepala Desa. Saat sudah di pura, Kenzie pun mengenalkan Ra cs ke teman-temannya.


.


.


.


 


Kebesokan harinya, mereka semua sarapan di satu meja,


“Serlian, stok di rumah ini sepertinya makin menipis, mumpung masih pagi, ke pasar kuy,” Serena


“Aku ikut, aku ingin membeli beberapa baju, sekarang lagi kajeng, pasti banyak baju ob,” Kenzie


“Eh?? Kalian pakai baju obral??” Ra


“Ngak semua, size aku dan Serlian susah dapat, jadi harus beli di online atau yang bermerek sekalian,” Serena


“Wahhh, aku sekarang tau kenapa Keluarga Ginanjar masih tetap kaya raya walau setelah perang dingin dengan Keluarga Royal di Inggris,” Ra


“Lagipula dari awal S-J Group tidak ada hubungan dengan Keluarga Royal,” Kenzie


“Jadi jam berapa kita otw?? Kami juga mau ikut, sekalian bikin tugas Kelompok kami,” Ra


“Setelah makan saja,” Serena


“Yokayy,” Ra

__ADS_1


Bel panggilan tiba-tiba berbunyi (Bel yang Suta gunakan untuk memanggil seseorang),


“Aku akan lihat Kakek, Paman Alan kayaknya ada Kelas Pagi,” Kenzie


Kenzie pun pergi,


“Kakak Serena, kata Kakak, size Kakak dan Serlian susah dicari, jika Kakak ingin membuat pakaian, datang ke butik Ibuku ya, ada cabangnya di Bali kok,” Ra


Ra memberikan sebuah kartu nama, Serena menerimanya dan memasukannya ke dalam saku celananya,


“”Ngomongin size, aku jadi ingin diet,” Serlian


“Buat apa hm??” Erick


Semua menatap Erick,


“Jika kamu terlalu kurus maka aku akan kurang nyaman memelukmu Serlian,” Erick


“Seperti kau akan bersama Serlian saja,” Eknath


“Memang siapa lagi?? Aku akan membinasakan siapapun yang menghalangi hubunganku dengan Serlian, Bangsawan Utama pun gak akan kubiarkan,” Erick serius


Suasana pun menjadi dingin dan tentu saja ada hawa persaingan diantara Erick dan Eknath, namun tiba-tiba....


“Hiks huaaaaaaaaa,” Tangisan Gemini memecah suasana


Ra dengan cepat pergi ke tempat duduk Gemini,


“Gemini, kamu kenapa??” Ra


“Yidahku kegigit hiks hiks,” Gemini menangis


Kenzie datang dan langsung menggendong Gemini,


“Gemini, kamu kenapa menangis?? Ada apa??” Kenzie


“Bi Inah, tolong bawakan madu,” Kenzie


Bi Inah mengangguk dan segera pergi mengambil madu, saat madu datang, Kenzie mengambilnya,


“Gemini sayang, coba buka mulutnya, Kakak akan mengoleskan madu ke lidahmu,” Kenzie


“Gak mau, nanti cakit,” Gemini


Raka pun mendekat,


“Gemini, aku yang akan mengoleskannya, aku ngak akan membuatmu sakit,” Raka


Gemini berpikir lalu membuka mulutnya, Kenzie pun menurunkan Gemini, Raka pun mengoleskan madu itu,


“Aihhh so sweet banget 2 bocil ini,” Serena


Serlian melihat jika Kenzie berjalan agak pincang,


“Kenzie, kamu kenapa sedikit pincang??” Serlian


“Ah, aku terjatuh ditangga saat berlari kemari, ngak papa kok, ini hanya terkilir sedikit,” Kenzie


“Ya Tuhann, kau segitunya khawatir pada Gemini,” Serena


“Tentu saja, tangisannya sampai lantai 3, bagaimana aku bisa tidak khawatir??” Kenzie


Kenzie duduk di kursinya, Serlian pun melihat kaki Kenzie setelah mengambil minyak,

__ADS_1


“Sampai bengkak gini, lain kali hati-hati Kenzie, untungnya ini hanya terkilir sedikit, jika sampai patah gimana?? Siapa yang akan menjaga para adik jika kamu terluka, jaga tubuhmu sebaik mungkin Kenzie,” Serlian mengomeli sambil memberikan minyak ke kaki Kenzie


“Aihh Serlian, berhentilah mengomel, aku tau kok,” Kenzie


“Kamu tau kamu salah tapi masih dilakukan, jika kamu punya luka yang begitu besar sampai kamu gak bisa gerak lagi gimana,” Serlian


Kenzie cemberut seperti anak yang dimarahi oleh Sang Ibu,


“Pffftttt, tumben melihat Serlian mengomel, kan Ken, Serlian mengomel,” Serena


“Serlian, aku minta maaf, aku akan lebih berhati-hati lagi,” Kenzie


“Serlian, ini sifatmu yang aku rindukan,” Erick


“!!!” Serlian tersentak melupakan jika ada banyak orang yang melihat


“Sudah, sudah, kita sudah selesai sarapan, ayo kita berangkat,” Serena


“Iya, ayo,” Kenzie.


.


Setelah bersiap-siap, Kenzie, Serlian, Serena, Ra cs, dan Fay pun pergi ke pasar menggunakan mobil Alan, sampai di pasar, Serlian dan Serena langsung ke ruko langganan Sera, sedangkan Kenzie dan Fay mengajak Ra cs berkeliling.


.


.


.


Sedangkan di rumah, di ruang tamu, Gemini, Bilal, dan Raka sedang bermain, Kenzo sedang membaca buku, sedangkan Kembar A sedang bermain game, Erick yang melihat jika Anggota Keluarga yang masih kecil terlihat lemah tanpa perlindungan, Erick pun mendekati Kenzo,


“Kenzo, padahal Kakak Kembarmu ikut ke pasar, kenapa kau tak ikut??” Erick


“Malas, merepotkan,” Kenzo


“Jika, aku menjadi pacar Kak Serlianmu, apa kau akan setuju??” Erick


“Aku bukan Kak Serlian, jika Kakak ingin menjadi pacar Kak Serlian, Kakak harusnya menanyakan itu pada Kak Serlian, apakah Kak Serlian setuju atau tidak, jika Kakak benar-benar pria maka gunakan wajah, harta, atau hati Kakak untuk mendapatkan Kak Serli, jika Kakak mendapatkan Kak Serli dengan cara kotor, apakah Kakak yakin akan puas?? Hubungan sepihak itu adalah yang paling menyakitkan,” Kenzo


“Kau masih SD tapi bicaramu seperti orang dewasa,” Erick


“Kak Erick, selain Kak Kenzie, Kenzo adalah yang paling terpintar, jangan meremehkan wajah polosnya,”  Azka


“Sebutannya aja di sekolah adalah Brain Monster, jika dia tak melihat Fay maka dia pasti sudah bisa jadi anak SMA sekarang,” Aksa


“Anak-anak Ginanjar memang menakutkan ya,” Erick


“Apa maksud Kakak, kami tidak semenakutkan itu, kami lebih takut pada Gemini, Kak Kenzie pernah di cambuk oleh Mama hanya karena melupakan memberi susu Gemi, jika Kakak ingin mencari hati Kak Serlian, Kakak harus merebut hati Gemini dulu, bahkan Ayah dan Kakek tak bisa menolak Gemini,” Azka


“Tapi Kak, perkataan Kenzo benar juga, Kakak jangan menggunakan cara kotor, jika Kakak menggunakan cara kotor dan Kak Serlian terluka, kami para gamers tidak akan membiarkan Kakak menyelesaikan permainan yang Kakak mulai sendiri, setidaknya Mama mengajarkan musuh memulai, kita yang akan mengakhiri,” Aksa mengintimidasi


“Dalam artian, jika gue melukai hati Serlian, gue pasti akan mati,” Bathin Erick


Erick berdiri,


“Aku gak ada niat melepaskan Kakak Serlian kalian, tapi aku juga gak ada niat untuk membuat Serlian menjauhiku,” Erick


Erick pergi, Kenzo kembali fokus ke bukunya dan Kembar A juga fokus ke game mereka.


.


.

__ADS_1


.


Siang harinya, kebanyakan anak Keluarga Sera sedang tidur siang, namun Kenzie dan Kembar A pergi ke bale banjar untuk membantu membuat ogoh-ogoh, Ra cs pun kepo dan ikut serta.


__ADS_2