Baby Darling ^.^

Baby Darling ^.^
48. Kesepakatan Untuk Penyelamatan


__ADS_3

Keadaan Keluarga Ginanjar juga hancur karena Kenzo yang koma dengan luka pukul di kepalang dan Fay yang menghilang, Gemini menjadi pendiam, hubungan Kenzie dan Serlian juga merenggang, Kenzie menjadi lebih pemarah karena beban pikirannya.


2 minggu kemudian, saat Kenzie sedang bekerja sambil menunggu Kenzo di rumah sakit, Kenzo tiba-tiba sadar,


“Kak, Kak Kenzie,” Kenzo


Kenzie sontak bangun dan mendekat ke Kenzo,


“Kenzo, kamu akhirnya bangun Kenzo, syukurlah,” Kenzie


“Fay?? Dimana Fay?! Fay gak dibawakan??” Kenzo


“Kenzo, tenangkan dirimu, Fay, Fay menghilang, entah dimana Fay sekarang,” Kenzie


“APA??? TIDAK MUNGKIN!! Fay-“ Kenzo


Kenzo terengah-engah,


“Aku- Aku harus cari Fay,” Kenzo


“Tenanglah Kenzo, Kakak sudah mencari Fay,” Kenzie


“Kakak, Kakak tidak mungkin bisa menemukan Fay, Fay- Fay dia dibawa oleh Pak Yuda. Pak Yuda sebenarnya adalah Pewaris Utama Organisasi Hitam, dia adalah orang yang paling berbahaya di Organisasi Hitam. Kakak, apakah Fay akan mati Kak, tidak, Fay tidak boleh mati,” Kenzo


Kenzie tersentak,


“Kenzo, Kenzo, tenang saja, Kakak akan menyelamatkan Fay apapun yang terjadi, tugasmu hanya istirahat, jika kamu sudah sembuh, Kakak akan membiarkanmu mencari Fay,” Kenzie


Kenzo menjadi murung dan memutuskan kembali istirahat,


“Kakak, lakukan sesuatu, Kakak Eun adalah orang dalam, dia pasti tau sesuatu,” Kenzo


“Kenzo, Kakak akan coba tanyakan ya, sekarang kamu istirahat dulu, sudah 2 minggu kamu koma, sekarang istirahat lagi,” Kenzie


Kenzo mengangguk dan menurut, Kenzie kembali menyelimuti Kenzo, namun di luar kamar Kenzo, Serlian yang ingin menjenguk Kenzo pun tak jadi masuk dan memilih pergi.


Di luar rumah sakit, Serlian menelepon seseorang,


“Tumben kamu menelepon aku duluan, ada apa Serlian??”


“Bisakah kamu menjemputku sekarang?? Aku ingin membicarakan sesuatu denganmu, Erick,” Serlian.


.


Disuatu rooftop sebuah gedung, Serlian sudah bersama Erick,


“Jadi- Kamu akan melakukan apa saja jika aku membantumu mengambil Fay adikmu dari Yuda??” Erick

__ADS_1


“Iya,” Serlian


“Termasuk menjadi pacarku??” Erick


Serlian mengangguk,


“Rencana pembunuhan Gemini aku memang tau, aku bahkan mengirim chat ke kamu walau kamu gak baca, tapi- masalah penculikan Fay, itu aku ngak tau, sungguh, aku gak bohong, aku sendiri baru tau jika Yuda menculik Fay saat dia melapor ke Ketua, Ketua sangat marah bahkan tega memberikan hukuman 100 kali cambuk ke Yuda,” Erick


“Kamu udah tau dari awal jika Pak Yuda adalah Pewaris Utama??” Serlian


Erick menggeleng, “Iblis itu punya banyak wajah, jangankan aku, Si Eun aja ngak tau kan, semua informasi tentang iblis itu sungguh sedikit, seakan dari pas pembuatannya, dia sudah dirahasiakan,” Erick


“Erick, jika Pak Yuda melapor, berarti kamu tau dimana Fay kan, kumohon selamatkan Fay,” Serlian


“Menemukan keberadaan Si Yuda itu mustahil Serlian, aku ingin mewujudkan permintaan pertamamu, tapi ini terlalu berbahaya untuk nyawamu sendiri, aku pun juga bisa dicap pengkhianat seperti Eun, aku gak mau itu terjadi,” Erick


Saat Erick akan pergi,


“Jika kamu membantuku, aku akan tidur denganmu sekali,” Serlian cepat


Erick berhenti dan berbalik,


“Deal, kamu harus menepati janjimu, Serlian,” Erick


Erick pergi, Serlian mendudukan diri lalu menangis disana,


.


.


.


2 bulan kemudian.....


Di sebuah flat sederhana, seorang gadis kecil terbangun tidurnya, dirinya melihat sekeliling dan melihat seorang pria dewasa sedang menata meja makan, Pria itu menatap Sang Gadis lalu tersenyum,


“Selamat pagi Fay,” Sapa Yuda


Fay hanya diam,


“Fay, aku telah membuatkan ayam krispi kesukaan kamu, kamu makanlah,” Yuda


Fay kembali terdiam, Yuda pun menjadi kesal dengan diamnya Fay,


“Fay, apa maumu sebenarnya!? Kamu selalu makan sedikit, jika kamu sakit bagaimana,” Yuda


“Aku mau liat Kenzo, kau memukul Kenzo hingga pingsan, gak mungkin aku bisa makan banyak pemberian dari orang yang telah menyakiti Kenzo,” Fay

__ADS_1


“Kalau kau gak mau makan maka jangan makan,” Yuda


Yuda pergi dengan membawa nampan makanannya lagi, Fay menggembungkan pipinya, Fay pergi ke sebuah kaca besar yang tak bisa dibuka, Fay teringat saat dirinya tak sengaja bertemu dengan Erick,


“Kata Kak Erick di semua ruangan penyekapan khusus pasti akan ada jalan keluar,” Bathin Fay


Fay melihat jika di kaca besar itu terdapat suatu yang menempel seperti knop pintu geser, Fay pun mulai menyadari jika jendela itu sebenarnya bukan hanya kaca tapi sebuah layar lcd yang sangat besar dan menayangkan video pemandangan di luar yang telah di rekam sama persis seperti yang bisa dilihat dari balkon


Fay yang tak ingin Yuda menyadari jika dirinya telah menemukan jalan keluar pun mulai berpura-pura tak melihat apapun dan pergi ke kamar mandi untuk pengalihan.


.


Di pagi hari, Yuda kembali membawakan sarapan untuk Fay, Yuda melihat Fay yang nampak murung, namun Yuda tak peduli dengan perasaan Fay dan tetap mendekat,


“Makanlah sarapanmu,” Yuda


“Pak Yuda, aku gak mau nasi goreng, aku mau bubur ayam,” Fay


“Bubur ayam?? Kamu sakit lagi??” Yuda cemas


Fay menggeleng, “Aku tiba-tiba ingin makan bubur ayam dengan sedikit sambal, ah sama bakso pedas juga, aku juga mau jus alpukat,” Fay


“Kamu meminta banyak hal, pasti ada sesuatu yang kamu rencanakan, katakan apa yang dikatakan Erick waktu itu, kalian pasti merencanakan sesuatu,” Yuda


“Aku sama Kak Erick gak merencanakan apapun, kecuali tv itu memang kau memberikanku hiburan lain?? Aku bahkan yakin sekali setiap sudut di kamar ini ada cctv dan penyadap, bagaimana aku bisa merencanakan sesuatu, cih,” Fay


Fay membalikan badannya memunggungi Yuda,


“Jika kau gak mau beliin maka jangan beliin, aku gak masalah gak sarapan kok,” Fay


Yuda menghela nafas,


“Baiklah, aku minta maaf, aku percaya kamu mengatakan yang sebenarnya, aku akan belikan pesanan kamu, kamu tunggulah sebentar ya, aku akan segera kembali,” Yuda


Yuda pun pergi dan tak lupa untuk mengunci pintu, setelah memastikan jika Yuda sudah pergi, Fay mulai menutup semua cctv yang ia ketahui dengan robekan kain sprei, dengan susah payah, Fay mendorong kasur ke pintu agar tak ada yang masuk, setelah itu Fay mulai mencoba mendorong kaca besar itu dan benar saja ada jalan disana, Fay pun masuk ke sana.


Fay mulai berjalan lurus mengikuti instingnya, hingga sekitar 20 menit berjalan, Fay bertemu jalan buntu tetapi di dindingnya terdapat tangga, Fay pun mulai memanjat, saat menemukan seperti besi berbentuk lingkaran, Fay pun mencoba mendorong dan bisa terbuka, Fay kembali memanjat dan akhirnya Fay keluar, disana, Fay dapat melihat Erick sudah menunggunya dengan santay,


“Yo adek ipar, kau lewat 10 menit  untungnya aku selalu menunggu 2 jam melebihi waktu yang aku tentukan,” Erick


“Kak Erick, kita harus cepat pergi, kita bisa ketahuan jika berlamaan disini,” Fay


“Yeah, i know, karena itu kau juga harus melepas gps ini,” Erick


Erick mencabut manik-manik besar di dress Fay,


“Seluruh pakaian yang Yuda berikan padamu semuanya berisi gps, aku gak mau mati bersamamu adek ipar, karena itu kita harus segera kabur dari tempat ini,” Erick

__ADS_1


Fay mengangguk, Fay pun naik ke motor Erick dan mereka pun pergi dengan kecepatan penuh.


__ADS_2