Baby Darling ^.^

Baby Darling ^.^
36. Tamparan Serena


__ADS_3

Tak lama, sebuah mobil datang, InOs bagian Singapura pun turun dengan menyeret dua orang, serta seorang dari mereka yang menggendong bayi,


“Yo Raphael, gue datang setelah menyelesaikan tugas, kami menemukan makhluk ini di tengah laut,” Ujar David (Ketua Bagian Singapura)


“Good job David, lo emang selalu bisa diandalkan,” Ra


 Anji dan Aldo pun mengambil alih dan melempar sepasang suami-istri itu ke bawah kaki Kakek,


“A-Ayah, Ayah, tolong kami,” Ahmad


“Cih, meminta tolong setelah kau membuang Ayah Kandungmu sendiri, kau tak malu, Kak Ahmad,” Beni


“Be-Beni? Ka-Kau Beni??” Ahmad


Ahmad melihat seragam guru Beni,


“Beni, kau guru disini, cih, kau bagaimana mengurus murid-muridmu sampai tak punya aturan, tidak sopan pada yang lebih tua,” Ahmad


“Muridku hanya membantu Ayah dengan membawakan anak tidak tau diuntung sepertimu,” Beni


“Kau-!!” Ahmad


“Sudah hentikan Paman, Posisimu bukan dalam sedang bisa mengomel atau marah, sekarang jawab pertanyaan aku, kenapa Paman tega meninggalkan Kakek Wahid sendirian, usia Kakek sudah lebih dari 70 tahun, apa yang membuat kau tega melakukannya??” Ra


“Karena hutangku yang semakin banyak, jadi aku berencana kabur ke luar negeri sebagai imigran ilegal,” Ahmad


“Lalu kenapa kau tak membawa Ayahmu??” Ra


“Tentu saja, siapa yang mau membawa orang yang sudah tua dan tak punya harta benda lagi, ruko pun bangkrut, orang tua ini sudah tidak ada artinya,” Ahmad


“Kak, Ayah adalah Ayah kita, apapun alasannya kita harus tetap merawat Ayah,” Beni


“Dia selalu mendukungmu tanpa mempedulikan aku yang anak kandungnya, tentu saja kau bisa berkata seperti itu,” Ahmad


“Kau salah paham Kak, Ayah juga memedulikanmu-“ Beni


“AKU TIDAK PERCAYA!!! Kau selalu saja dijadikan anak emasnya, semuanya serba kau hanya karena kau bisa masuk YGS tanpa jalur umum, kau berlagak sombong dengan memberikan uang terus menerus yang menandakan kau sudah jauh lebih sukses dariku,” Ahmad


“Aku hanya ingin merawat Ayah-“ Beni


“Merawat apanya?? Orang tua yang sudah akan mati ini tidak perlu perawatan, membuang uang, karena itu aku hanya memberikan kamar kecil dan nasi putih, tidak- seharusnya aku bunuh saja orang tua itu, dan aku selamanya bisa menggunakan uangmu untukku sendiri,” Ahmad


BUAGHH!!!!


Kenzie terkejut melihat gerakan tendangan Ra yang sangat cepat, Ahmad tersungkur dengan giginya copot 1,


“Jika kau omong kosong sekali lagi, maka bukan gigimu yang copot tapi giliran kepalamu yang terpisah dari badanmu,” Ra


Ra menatap Kakek yang nampak terdiam,


“Kakek, sekarang semua keputusan ada ditangan Kakek, jika Kakek tak kuat menghukum dia, maka biarkan kami yang menghukum,” Ra


“Ayah, jika Ayah menyayangiku, Ayah tidak akan menghukumku benar kan,” Ahmad


“Nak Ra, apakah Kakek benar boleh tinggal disini gratis??” Kakek

__ADS_1


“Iya, walau InOs berubah nanti, tidak akan ada yang berani mengusir Kakek,” Ra


“Kalau begitu, hukuman Ahmad aku serahkan padamu, masukan ke penjara atau apapun aku tidak peduli. Beni, antar Ayah ke kamar,” Kakek


“Ayah, Ayah tega melakukan ini padaku, lihat saja semasih aku hidup, aku akan membuat hidup Ayah menderita,” Ahmad


“Kalau begitu kau mati saja, anak durhaka. Ayah menyayangimu melebihi ke Beni, tapi ini balasanmu, Ayah mengira nasi putih itu karena kebangkrutan kita, tapi itu karena keegoisanmu, kita ada di YGS, hukum negara pun tak berlaku disini. Sejak awal kau memang bodoh, meninggalkan Ayah di wilayah YGS,” Kakek


“Jika aku mati maka cucumu akan menjadi yatim piatu,” Ahmad


“Aina masih bayi, Beni bisa mengangkatnya menjadi anak dan membuatnya percaya jika Beni ayah kandungnya. Beni, maukah kamu membantu pria tua ini??” Kakek


“Ayah, tanpa Ayah minta pun akan kulakukan,” Beni


“Kalau begitu, serahkan sisanya pada kami, Kakek. Selamat beristirahat,” Ra


Kakek dan Beni pun pergi, dan Ra tersenyum miring,


“Guys kita beri makhluk ini hukuman kurung di forbidden room selama 70 jam, umur Kakek Wahid adalah 70 tahun, jadi hukum dia selama itu, setelah itu masukan dalam penjara percobaan,” Ra


“Ra, lo kejam sekali,” David


Anggota InOs yang lain pun membawa Ahmad dan istrinya Aisyah pergi,


“So, gue harus balik ke Singapura sekarang, mumpung Ganesh Shati Airplane ada di airport, jadi bisa numpang,” David


“Ya David, sekali lagi thank you udah mau nganter makhluk itu,” Ra


“Yeah yeah, adios,” David


David cs pun pergi,


Kenzie mengangguk dan pergi.


.


.


.


Saat pulang sekolah tiba, Kenzie dan saudara-saudarinya pun pulang bersamaan seperti biasa,  saat semua sudah pulang ke rumah, Kenzie maupun yang lainnya terkejut melihat Serena sedang kedatangan tamu,


“Kak Serena,” Kenzie


Serena melirik Kenzie, Serena berdiri lalu mendekat ke Kenzie,


PLAKKK!!!


Semua orang terkejut melihat Serena menampar Kenzie,


“Kak Serena,” Lirih Kenzie


“Kau kenapa ikut campur dalam urusanku Kenzie Ginanjar?!” Serena


Kenzie terdiam,

__ADS_1


“Kenapa kau menyuruh Akira untuk mengganggu Keluarga Anantaraj??” Serena


“Karena aku mau Ayah Sean meminta maaf pada Kakak, dia pasti yang sudah membuat Kakak menanda- maksudku membuat Kakak berubah, aku tidak mau Kakak menderita,” Kenzie


“Itu urusanku, bukan urusanmu-“ Serena


“Setiap urusan yang membahayakan Kakak akan otomatis menjadi urusanku, aku gak bisa diam saat mengetahui Kakak bisa dalam bahaya kapanpun karena Ayah kandung Kakak itu, aku sudah berjanji pada Mama untuk melindungi semua saudaraku, tiri ataupun kandung, tidak ada yang berubah Kak,” Kenzie


“Hentikan, aku sudah muak, seluruh kehidupanku dari dulu sampai sekarang selalu teratur, aku tidak pernah dapat kebebasan,” Serena


“Kak...” Lirih Serlian


“Serena, hentikan, Ayah hanya ingin kamu menghentikan Paman Ezhar dan Temannya Kezie itu saja,” Sean


“Ayah Sean, kau masih berani menyuruh Kak Serena, selama ini kau bahkan tak pernah peduli pada Kakakku, jangan sok baik,” Kenzie


“Kau masih kecil Kenzie, kau tidak akan tau,” Sean


“Para keponakanku sudah dewasa semua, apa maksudmu dengan Kenzie masih kecil,”


Semua menatap ke Ezhar yang baru datang,


“Ayah, Ayah tidak pulang ke Bali??” Rully


“Ayah, merindukan putri kecil Ayah,” Ujar Ezhar sambil mengelus lembut rambut Rully


Ezhar pun pergi ke tengah Sean, Serena, dan Kenzie,


“Sean, kau dari dulu gak pernah berubah ya, kau seharusnya bersyukur Julian gak ada disini, jika tidak, dia pasti akan merusak wajahmu lagi karena telah membuat anak-anak Sera bertengkar. Kau juga tidak tau malu ya, kau langsung ke rumah ini setelah saham Anantaraj sepenuhnya anjlok. Kau menyuntikan obat ke Sera yang membuat Sera koma sekarang, kau membuang putramu sendiri saat merasa Sera akan memilih suami, saat Sera koma, kau membuang putrimu sendiri karena merasa hubungan kalian hanya sebagai jembatan agar kau mendapatkan Sera, sekarang Perusahaan Keluargamu ada diambang kehancuran, kau malah seenak jidat menyuruh Serena, kau benar-benar tidak tau malu Sean Anantaraj,” Ezhar


Sean terdiam,


“Serlian, karena Gemini masih bayi, kamu yang punya otoritas tertinggi di rumah ini, kamu berhak mengusir orang luar ini,” Ezhar


Kenzie menepuk bahu Serlian, “Aku ada disini Serli, tidak apa,” Kenzie


“Itu- Ayah Sean, jika Ayah tetap seperti ini, sebaiknya Ayah pergi terlebih dahulu untuk membuat diri Ayah tenang, kami memanggil Ayah dengan Ayah karena Kak Serena, jika bukan karena Kak Serena, maka- maka keadaan Ayah Sean akan lebih buruk. Dan Kak Serena, Kakak, Kakak sering membantuku, aku memang lemah, jadi Kakak bisa mengandalkan Kenzie 2 kali lipat atas namaku, obrolan kemarin, aku setuju, Kakak harus lebih mencintai diri Kakak sendiri, aku tidak mau kehilangan Kakak, jika Kakak merasa hidup Kakak tak berarti tanpa Mama, maka jadikan aku dan adik lainnya sebagai arti hidup Kakak,” Serlian


“Serlian...” Lirih Serena


Serena tak bisa melawan karena pertama kalinya Serlian mengambil keputusannya sendiri,


“Jadi- Ayah Sean, aku akan menghentikan Akira dan Paman Ezhar jika Ayah Sean meminta maaf dan mengakui Kak Serena sebagai bagian Keluarga Anantaraj, atau aku akan menambah Park Tae Eun untuk menghancurkan Ayah,” Kenzie


Saat Sean akan pergi,


“Dan satu lagi, jika Ayah keberatan, bilang di hadapan aku, jangan menemui Kak Serena seperti ini, setidaknya aku tidak mau di pukul tiba-tiba seperti ini,” Kenzie


Sean pergi, Kenzie mendekat ke Serena, Kenzie memeluk Serena,


“Kak, apapun yang terjadi aku akan selalu di pihak Kakak, tidak peduli Anantaraj atau Ginanjar, bagiku Kakak tetaplah Kakakku, Kakak Pertama aku, Serlian, Azka-Aksa, Fay-Kenzo, Gemini, dan Sherina, kita adalah anak-anak yang dilahirkan Mama, hanya itu yang harus Kakak ingat,” Kenzie


Kenzie melepaskan pelukannya dan tersenyum,


“Pipiku sakit sekali Kak, Kakak harus bertanggung jawab dengan mengoleskan salep, wajah tampanku akan rusak jika tidak diobati oleh Kakak,” Kenzie

__ADS_1


“💢💢💢,” Serena


Serena malah tambah memukuli Kenzie, Kenzie pun hanya tertawa karena Serena kembali seperti sebelumnya.


__ADS_2