
Di perjalanan pulang, Kenzie merasa sangat pusing,
“Gemini, lain kali jika Kakak pergi, kamu harus mengikuti Kakak, kenapa kamu malah tetap diam di sana, jika terjadi sesuatu padamu bagaimana?? Siapa yang akan susah jika kamu kenapa-napa?? Kakak sudah banyak pikiran, kenapa kamu tidak mau mendengarkan Kakak,” Kenzie mengomel
Gemini yang masih kecil hanya diam dan hanya beberapa kalimat yang ia mengerti,
“Jika kamu tetap nakal, Kakak tidak akan mengajakmu pergi ke luar,” Kenzie
Gemini hanya diam.
.
.
.
Sampai rumah, Babysitter yang berjaga langsung membawa Gemini dan Sherina ke kamar masing-masing, sedangkan Kenzie juga ke kamarnya dan tersadar jika dirinya memarahi Gemini yang masih berusia 4 tahun kurang itu,
“Apa yang terjadi denganku?? Jika Gemini tidak menyukaiku dan membenciku karena aku memarahinya, apa yang harus kulakukan??” Monolog Kenzie
Kenzie mendengar suara mobil, Kenzie keluar dan melihat Julian datang,
“Ayah, Ayah baru pulang??” Kenzie
“Kamu sendiri kenapa belum tidur?? Besok sekolah, jadi jangan bergadang,” Julian
“Ayah, jika aku terlalu keras pada para adik gimana??” Kenzie
“Jika mengecualikan Paman Alanmu yang hanya anak angkat Kakek, Mamamu adalah anak bungsu Kakek, Kakek memiliki 3 anak, Paman pertamamu Prayoga, Bibi Rini, dan Mamamu, kamu tau kenapa selama 18 tahun kamu hidup, kamu gak pernah melihat Paman Prayogamu??” Julian
Kenzie menggeleng,
“Itu karena Pamanmu dimasukkan kedalam penjara,” Julian
“Jadi- maksud Ayah??” Kenzie
“Paman Prayogamu, dimasukkan ke penjara bertahun-tahun yang lalu saat usia Ayah dan Mama masih 18 tahun, Mamamu sangat-sangat dan sangat membenci Pamanmu Prayoga, setelah Kak Prayoga di penjara, Sera menghancurkan semua milik Kak Prayoga dan membuat seakan Kakaknya Prayoga tak pernah ada, jika Sera tau Ayah menyebutkan Kak Prayoga sebagai Pamanmu, Mamamu itu pasti akan menyiramku dengan air pel,” Julian
“Ayah, kenapa Paman Prayoga dimasukan ke dalam penjara??” Kenzie
“Karena dia- hampir membunuh Mamamu, Sera bercerita jika Kak Prayoga menyiksa anak dan istrinya, dia juga melecehkan Sera waktu kecil, dan juga memukuli Kak Rini waktu Kak Rini masih SMK. Ayah hanya melihat sisi baik Kak Prayoga saja saat itu, hingga akhirnya, Sera mengungkapkan kebenaran, Kak Prayoga menjadi marah dan ingin membunuh Sera, Ayah saat itu tak punya pilihan selain mengorbankan diri demi Sera. Untungnya aku selamat setelah ditikam beberapa kali, dan dengan kekuasaanku sebagai Mantan Ketua Osis Inti Osis, aku membuat Kak Prayoga mendekam di Penjara lebih lama dari aturan pasal-pasal,” Julian
Julian tersadar jika Kenzie dalam masalah,
“Kenzie, apa kamu membuat salah satu adikmu marah atau ngambul??” Julian
“Sebenarnya, aku terlalu keras memarahi Gemini, bagaimana jika Gemini marah sampai Gemi besar, aku tak mau di benci adikku sendiri,” Kenzie
“Kenzie, sampai sekarang kamu adalah saudara laki-laki terbaik, kamu jangan khawatir. Ayah ingin menasehatimu, tapi Ayah juga ada masalah dengan Kakakmu Serena, menasehati orang lain dan sok bijak sedangkan dirinya sendiri buruk rupa, Ayah tidak mau meludahi diri Ayah sendiri, jadi renungkan sendiri, yang pasti jangan sampai kamu seperti Paman Prayogamu, Ayah tidak ingin menjadi seperti Kakek yang melihat anaknya saling menjatuhkan dan ingin kematian satu sama lain,” Julian
__ADS_1
“Aku tidak akan pernah menyakiti Kakak ataupun adik-adikku,” Kenzie cepat menjawab
“Ya, itulah yang Ayah ingin dengar darimu Kenzie,” Julian
“Lalu bagaimana Mama??” Kenzie
“Masih sama, Paman Axelmu melakukan segalanya agar bisa menyelamatkan Mamamu, Mamamu, pasti selamat. Saat Mamamu kembali sehat, Ayah akan menikahi Mamamu dan menjadikan kalian para anaknya Sera menjadi anak-anakku,” Julian
Julian pergi ke dalam,
“Aku juga berdoa supaya Mama cepat sembuh,” Lirih Kenzie.
.
.
.
Keesokan paginya, saat sarapan bersama, Julian melihat jika Si Kembar A dan Gemini tidak ada,
“Mana Azka, Aksa dan Gemi??” Julian
Kenzie tersadar karena 3 adiknya tak ikut sarapan,
“Mbak Dara, dimana Gemi??” Tanya Kenzie ke Babysitter Gemini yang bernama Dara
“Apa?? Gemini gak mau makan??” Sontak Serlian
“Benar Nona, Tuan Kembar A sedang membujuk Nona Gemi untuk makan,” Mbak Dara
“Aku akan melihat Gemini dulu,” Serlian
“Tidak, aku saja Serlian, Gemini kayaknya ngambul karena masalah semalam,” Kenzie
“Memang ada apa Kenzie??” Serlian
“Itu- semalam, aku dan Gemini turun dari mobil untuk membeli bakso di pinggir jalan, aku melupakan Sherina yang masih di dalam mobil, saat aku ingat dan akan mengambil Sherina, aku melupakan Gemini yang tertinggal di dagang bakso dan kebetulan ditempat itu ada preman-preman yang datang, untungnya Bastian lewat dan membawa pergi dari tempat itu sampai aku menemukan Gemini,” Cerita Kenzie
“Ya Tuhan, Kenzie, kenapa kamu begitu ceroboh?? Bagaimana jika terjadi sesuatu??” Serlian
“Aku tau aku salah, jika Gemini gak lapar semalam, hal itu gak akan terjadi,” Kenzie
“Sekarang kamu malah menyalahkan Gemini, Gemini itu masih bayi, umurnya bahkan baru 5 tahun, kamu kan Kakaknya, dan kamu juga bukan anak kecil yang gak bisa ngatur diri, jika terjadi sesuatu pada Gemini bagaimana?” Serlian
“Serlian, berhenti menyalahkanku,” Kenzie
“Aku ngak nyalahin kamu Kenzie, tapi kamu memang salah, Gemini tidak sepertimu waktu kecil, bahkan Gemini belum bisa bicara lancar diumurnya sekarang karena gak ada Mama yang melatihnya, bahkan Gemini terlahir tanpa teman, jika terjadi sesuatu pada Gemini memangnya kau bisa menghadapi Mama setelahnya, Gemini adalah anak kesayangan Mama, jika Gemini terluka, Mama juga akan terluka,” Serlian
Kenzie tersadar, Kenzie menjadi murung,
__ADS_1
“Ahhhh aku mengerjakan begitu banyak pekerjaan di hari pertama sekolah dan bekerja di perusahaan, aku juga harus mengurus rumah dan adik-adik karena kamu sakit,” Kenzie
“Kalau begitu kau jangan mengurus adik-adik, kenapa pula kau sibuk sendiri?? Adik-adikmu bukanlah anak nakal yang akan membuat onar atau mengganggu saudara mereka, Daffa-Farro tak bisa mengalahkan Azka-Aksa, jika mereka mengganggu Gemi atau Fay, Kembar A akan menghajar Daffa-Farro, jika kau takut aku membalasmu dengan menyakiti adik-adikmu yang masih bayi, mimpi aja sana, aku bukan ciri khas orang lemah yang menjadikan bayi sebagai tameng, jadi kenapa kau harus mengurus dan menjaga mereka sendiri??” Ujar Eknath santay sambil memberi saos ke sandwichnya
“Eknath, kau-!” Kenzie
“Kenzie sudah, Eknath benar, Ahhhh seharusnya Ayah melakukannya dari awal, karena terlalu memikirkan Mama kalian, Ayah menjadi tak memperhatikan kalian. Kenzie, mulai sekarang tugasmu hanya 2, sekolah dan perusahaan, bermain dengan adikmu saat sabtu-minggu,” Julian
“Tapi Ayah-“ Kenzie
“Tidak ada tapi, dulu Mama kalian juga suka mengambil semua pekerjaan namun tak ada satupun yang selesai, karena itu, kalian ambilah pekerjaan yang lebih sedikit. Devals, Paman minta tolong bantu Kenzie dalam mengurus ketertiban rumah, Serlian tidak akan bisa menjalankan rumah ini sendiri ditambah Serlian sedang sakit sekarang. Para bayi sudah mempunyai babysitter masing-masing, karena itu yang kamu lakukan seperti menemani para adikmu tak perlu kamu lakukan Kenzie,” Julian
Kenzie menunduk, “Baiklah Ayah, aku akan lebih fokus pada sekolah dan perusahaan,” Kenzie
“Ayah akan lebih jarang di rumah, tapi Ayah sebisa mungkin pulang makan bareng bersama kalian dan membantu kamu Kenzie di perusahaan, kalian jangan membuat masalah, Jakarta tidak seperti Bali yang aman dari Penjahat, Jakarta adalah sarang para penjahat, jadi kalian harus lebih berhati-hati,” Julian
“Baik, kami mengerti,” Jawab semuanya
“Ayah akan melihat Gemini dulu dan memastikan Gemini sarapan,” Julian
“Ayah, biarkan aku aja, setidaknya untuk kali ini, kalau hanya 1 bayi, aku masih bisa fokus,” Kenzie
“Baiklah, bermain saja di rumah, jangan membawa bayi keluar,” Julian
“Baik, makasih Ayah,” Kenzie
Kenzie bergegas pergi,
“Eknath, aku tau kau tidak suka dengan Keluarga ini, tapi setidaknya bergunalah untuk Keluarga ini, bagaimanapun kau adalah adiknya Serena dan Kakaknya Daffa-Farro dan Bilal, kau punya kewajiban mengurus mereka, jangan juga mencari masalah sama Kenzie,” Julian
“Hm, kenapa aku harus melakukan itu?? Aku dari janin ditolak oleh Ayahku, saat besar, aku dibuang Ibuku, aku hanya akan menurut pada Mama Sera, dan Mama Sera gak pernah menyuruhku begitu. Mama Sera hanya menyuruh agar tidak berkelahi, menyakiti saudara dan melindungi Serena, Serlian serta para adik perempuan, aku tak pernah disuruh untuk menjaga para anak haram yang tak diharapkan,” Eknath
Daffa dan Farro sontak menatap Eknath,
“Eknath, jaga omonganmu, jangan bicara seperti itu pada Ayah,” Serlian
“Serlian, aku hanya mengatakan kebenaran. Ayah Julian, sekali-kali bercerminlah, jangan menasehati orang lain disaat kau sendiri tak bisa mengatur hidupmu,” Eknath
Eknath pergi,
“Ayah,” Fay
Julian ikut pergi,
“Meja makannya- jadi kosong,” Devals
“Kita lanjut saja makan,” Serlian
Semuanya pun kembali makan.
__ADS_1