Baby Darling ^.^

Baby Darling ^.^
21. Bujukan Ke Taman Bermain YGS


__ADS_3

Di kamar Gemini, Kenzie melihat jika Gemini duduk bersila tak berkutik walau Azka dan Aksa sudah berusaha membujuknya untuk makan,


“Gemini,” Kenzie


Gemini melihat Kenzie sontak berbalik arah tak mau menatap Kenzie, Kenzie mendekat,


“Kamu marah dengan Kakak hm??” Kenzie


Gemini terdiam, Kenzie menggendong Gemini dan membuat mereka saling menatap,


“Maafin Kakak ya, Kakak salah, Kakak seharusnya tidak memarahimu, kamu mau kan memaafkan aku,” Kenzie


Gemini membuang muka,


“Aigoooo, bayi manis gak mau memaafkan aku, sedihnya aku,” Kenzie


Kenzie menurunkan Gemini dan membuat Gemini berdiri di ranjang,


“Gemi, coba liat, tadaaaa, coklat untukmu,” Kenzie


Gemini tak berkutik,


“Aihhh, coba kamu katakan apa yang membuatmu bisa memaafkan Kakak??” Kenzie


Gemini turun dari ranjang dan memperlihatkan majalah SMA YGS, Gemini menunjukkan suatu gambar tempat bermain balita,


“Ini, aku mau main kesini,” Gemini


“Apa?? Kamu mau ke sekolah Kakak??” Kenzie


Gemini menggeleng, “Aku mau main ditempat ini,” Gemini


“Tapi-“ Kenzie


Gemini berbinar, Kenzie pun menghela nafas,


“Baiklah, jangan menangis, Serlian bisa memarahiku lagi. Kakak akan membawamu ke sekolah, tapi jangan nakal dan ikuti kemana pun Kakak pergi, oke?” Kenzie


Gemini mengangguk,


“Tapi Kak, Kakak baru sehari sekolah, emang boleh bawa bayi??” Aksa


“Hm, memang siapa yang berani melawan Kakakmu ini?? Kecuali Si Muka Tanpa Batas itu dan Ketua Yayasan, tidak ada yang bisa menakutiku,” Kenzie


“Huh, Kakak sama aja kayak Ayah,” Azka


“Azka, perlukah Kakak belikan cermin?? Pfft,” Kenzie


Kenzie menggendong Gemini,


“Bintangku, Kakak mandikan ya, kita siap-siap berangkat sekolah. Azka-Aksa minta Kakak Serlian siapkan perlengkapan Gemini,” Kenzie


“Baik Kak,” Azka dan Aksa


Kenzie membawa Gemini ke kamar mandi, Azka dan Aksa pun keluar dari kamar Gemini, di kamar mandi, Kenzie menurunkan Gemini, Kenzie membuka jasnya lalu melipat celana sekolahnya agar tidak basah, Kenzie menyalakan air hangat dan mengisi bak air, sementara mengisi air bak, Kenzie melepas pakaian Gemini dan mulai memandikan Gemini.


.


Di ruang makan, semua sudah berangkat sekolah dengan menggunakan transportasi umum dan bus sekolah kecuali Serlian yang masih menunggu 2 adik kembarnya,

__ADS_1


“Gemi dan Kenzie mana??” Serlian


“Kakak Ken sedang memandikan Gemi, dan Kak Ken akan membawa Gemi ke taman bermain SMA YGS, jadi Kakak Ken minta Kak Serli siapkan perlengkapan Gemi,” Azka


“Apa?? Aihhh Kenzie-Kenzie, sudah dimarahi Ayah masih saja seperti itu, ya sudah, Kakak akan siapkan, kalian makanlah dulu. Dan ini uang jajan dan uang transport kalian, kalian bisa kan naik transportasi umum?? Ayah menyuruh demikian biar Kenzie gak stress kayak kemarin, cukup kan??” Serlian


Serlian memberikan beberapa ratus kepada Duo A,


“Iya cukup kok Kak,” Aksa


“Dan jangan ngeremehin kami Kak, kami bisa kemanapun kami mau dengan kendaraan apapun,” Azka


“Eh bentar, Ayah memarahi Kak Kenzie??” Aksa


“Iya, Ayah tau jika Kenzie hampir membuat Gemi celaka, Kakak juga jadi ikut memarahi Kenzie,” Serlian


“Tapi Kak Ken kayak biasa aja,” Azka


“Yaaa, karena dia anak Ayah, manusia grafena*,” Serlian


*Grafena : bahan terkuat yang ditemukan pada tahun 2010 lalu. Diketahui grafena 200 kali lebih kuat dari baja dan 1.000 kali lebih ringan dari kertas


Azka dan Aksa tertawa,


“Sudahlah, kalian sarapan lalu berangkat sekolah, ingat jangan berkelahi lagi oke?”


“Ashiapppp Kakak,” Azka semangat


“Oh ya, mana Rully?? Udah berangkat??” Aksa


“Iya, Rully diantar Devals, mereka naik bus umum,” Serlian


“Oh, syukurlah kalau gitu,” Aksa


Azka dan Aksa mengangguk dan pergi sarapan, sedangkan Serlian pergi ke kamar Gemini, Serlian mengambil tas kecil Gemini(Tas ransel biru yang selalu dibawa Gemini setiap keluar rumah),


“Pertama buku pengenal Gemini, biar kalau ada apa-apa gampang nyari Gemini, kedua kotak susu kesukaan Gemini, banyakin bawa dah, baju salin Gemini, pampers Gemi, plastik pampers, botol air Gemi, nah sudah, camilan nanti bisa beli di kantin,” Serlian


Kenzie datang dengan Gemini yang selesai mandi,


“Serlian, kenapa kamu disini??” Kenzie


“Kamu yang nyuruh untuk siapin perlengkapan Gemi,” Serlian


“Aihhh, kamu kan bisa nyuruh Babysitter Gemi, aku kira kamu mengerti maksudku,” Kenzie


“Ahhh, kamu lupa ya, aku paling gak bisa baca kode-kode gitu, harus dijelasin satu-satu,” Serlian


“Sudahlah, mumpung di sini, pakaikan Gemi baju ya, aku ingin ganti pakaian, Gemini menyiram air padaku saat mandi,” Kenzie


“Baik,” Serlian


Kenzie pergi,


“Gemi, besok-besok jangan siram air gitu lagi ya pas mandi, kasihan Kakak Kenzie jadi basah kuyup,” Serlian


Gemini menyengir,


“Bayi kecil ini emang bikin gemes, cubit pipinya,” Serlian

__ADS_1


Serlian mencubit lembut pipi Gemini, mereka tertawa bersama sebelum Serlian memakaikan Gemini pakaian.


.


.


.


Saat semua selesai, Kenzie dan Serlian pun pergi dengan menggunakan mobil mewah yang ia gunakan kerja kemarin.


Sampai sekolah, Kenzie memarkir mobilnya di tempat yang teduh, dan mereka bertiga pun keluar dari mobil, Kenzie menggendong Gemini sedangkan Serlian membawa tas Gemini, mereka pun berjalan ke kelas Serlian,


“Gemini, liat ini sekolah Kakak, kamu jadi main di tempat bermain??” Kenzie


“Iyaa,” Sorak Gemini


“Hm baiklah, tapi tunggu lagi bentar ya, tempat bermainnya masih ditutup, Gemini adik bayi Kakak yang paling manis bisa bersabar kan??” Kenzie


Gemini mengangguk semangat, Kenzie mendengar perut Gemini keroncongan,


“Oh ya, Gemini belum sarapan, adik, kamu mau makan bersama Kakak??” Kenzie


“Iya,” Gemini


“Baiklah, ayo kita ke kantin setelah mengantar Kakak Serlian ya, Kelas Kakak Serlian akan segera dimulai,” Kenzie


Sampai kelas Serlian, Serlian melihat bangku yang hancur sudah kembali normal dan nampak tak terjadi apa-apa, Kenzie melihat kondisi ruang kelas Serlian, Kenzie melihat Bastian sudah disana, Kenzie mendekat ke Bastian,


“Yo Bas, untuk kemarin thanks ya, lo udah ngelindungi adik manis gue,” Kenzie


“Hm? Lo udah bilang makasih semalam, buat apalagi?? Lagian gue juga punya hutang pada Serlian,” Bastian


“Ya, tapi- jika lo ngelukain Serlian lagi, gue pastikan lo habis, bukan hanya lo, tapi siapapun yang mengganggu Serlian, gue akan habisi tanpa meninggalkan satu bukti pun,” Kenzie


Plak...


Kenzie melihat ke belakang dan melihat Serlian memukul belakang kepalanya,


“Apa yang kamu lakukan Kenzie, kenapa mengancam seperti itu saat kamu menggendong Gemini, bagaimana jika Gemini jadi jahat??” Serlian


“Baiklah, maaf,” Kenzie


“Jangan seperti itu lagi. Dan teman-teman, jangan anggap serius omongan Kenzie  adik kembarku ini memang kebiasaan dari kecil seperti ini,” Serlian


Serlian menarik pergi Kenzie ke luar kelasnya,


“Sekarang, kamu akan menitipkan Gemini di play kids??” Serlian


“Iya, aku juga harus ada di kelas, aku akan menyewa maid untuk menemani Gemini, jadi jangan khawatir Serlian,” Kenzie


“Baiklah, aku percaya padamu. Sekarang kayaknya taman bermain udah buka, coba kamu kesana sebelum kelasmu dimulai,” Serlian


“Iya, jaga dirimu, jika ada yang menindasmu katakan saja padaku,” Kenzie


“Iya iya, jangan khawatir, aku bisa jaga diri kok. Gemini, kamu jangan nakal ya, nanti Kakak belikan es krim jika kamu jadi anak baik, oke?” Serlian


“Oke Kak,” Gemini


“Anak baik,” Serlian

__ADS_1


“Serlian, aku pergi dulu, thaaa,” Kenzie


Kenzie dan Gemini pergi,


__ADS_2