
Sampai di sebuah gudang tak jauh dari tempat Kenzie bertemu Ra, Kenzie melihat banyak sudah mobil-mobil Anggota Inti Osis YGS dan Badan Pengawas YGS, bahkan ada beberapa mobil dengan perlengkapan anti bom dan mobil pemadam pembakaran,
“Apa yang terjadi??” Kenzie
Kenzie secara diam-diam masuk ke gudang itu, Kenzie terkejut melihat Gio dan 5 orang yang ia tak kenal di kelilingi banyak orang bersenjata, dan beberapa anggota InOs yang tiada ditempat,
“Pfft hahahahahaha, Setelah 2 tahun akhirnya ada lagi Ketos InOs yang akan mati, ini akan menjadi menyenangkan,” Pria bertopeng
“Walau gue mati disini, gue gak akan biarin kejahatan lo pada meluas, kejahatan lo semua udah terungkap,” Gio
“Tch,” Pria bertopeng berdecak sebal
Pria itu menyeret seorang gadis yang adalah Bianca,
“Bangs*t!! Lepaskan Bianca!!!” Gio
“Baiklah, dengan syarat, lo harus beritau kemana lo kirim data itu,” Pria bertopeng
“KAK GIO, JANGAN BERITAU!! MEREKA- MEREKA HARUS DI HABISI!!” Teriak Bianca
“DIAM JAL*NG!!!” Pria Bertopeng marah
Pria bertopeng itu melempar Bianca ke lantai dan menendanginya,
“HENTIKAN!!! JANGAN SAKITI CEWEK ITU!! Lo dendam sama InOs kan, biarkan gue yang menggantikan cewek itu buat jadi samsak lo,” Gio
“KAK GIO!!” Ra
“Gue gak bisa biarin murid YGS dibunuh lagi, sudah cukup tumpukan mayat disini,” Gio
“Kak jangan Kak,” Ra dan teman-temannya
“Kak Gio, jangan lakukan itu, Kakak sudah mengorbankan diri untuk menyelamatkan gue, sekarang gue yang harus mengorbankan diri,” Ujar Bianca yang sudah di berdirikan dengan paksa oleh bawahan pria bertopeng
“Jika lo mati, itu malahan kegagalan misi, semua yang sudah mati disini demi menyelamatkan lo Bianca,” Gio
Bianca menggeleng, “Ngak, gue seharusnya tau jika InOs bergerak dalam diam, tapi gue malah terus mengadukan yang terjadi pada gue yang membuat mereka bergerak lebih cepat, melihat mayat teman-teman yang mengorbankan gue membuat gue tersadar akan hal itu, maaf Kak,” Bianca
“Bi-“ Lirih Gio
“Sudah cukup! Kalian YGS memang suka drama ya, cih. Gio, lo sekarang harus milih, lo yang maju kesini untuk dibunuh, atau gue akan menembak cewek ini,” Pria bertopeng
“Gue yang akan berkorban, jangan sakiti Bianca lagi,” Gio
Gio berjalan maju, dan...
DORRR....
DORRR.....
DORRR.....
__ADS_1
Tembakan demi tembakan mengenai Gio, namun Gio dengan tertatih semakin mendekat untuk menyelamatkan Bianca, saat Gio berhasil meraih tangan Bianca,
“Tembakan terakhir di kepala, setelah itu semuanya akan- game over,” Pria bertopeng
“TIDAKKK!!! KEMBALI KAK!!!” Teriak Ra
Saat Pria bertopeng itu akan menembak, dengan satu tangannya yang lain, Bianca membelokkan pistol pria itu dan membuat Bianca tertembak tepat di kepala dan jatuh bersimbah darah, Gio yang terluka ikut terjatuh ke bawah dan menatap Bianca yang lemas,
“BIANCA!!” Gio
DORRRR!!!
“!!!”
Gio melihat Kenzie yang menyelinap dari belakang dan menembak Pria bertopeng itu tepat di kepalanya,
“Jangan pernah meremehkan YGS, Polisi dan Tentara sudah datang, kalianlah yang- game over,” Kenzie
“Kenzie, Ginanjar,” Ujar Pria Bertopeng itu sebelum terjatuh ke lantai setelah melihat pistol berlambang Keluarga Ginanjar
Kenzie menatap Bianca,
“Kamu- Kamu menyelamatkan aku lagi, terima kasih, sa-sapu tanganmu- maaf kotor,” Bianca
Bianca memberikan saputangan Kenzie yang bernoda darah,
“Di-Disana ada darah pria itu juga, gunakanlah jika perlu, terimakasih,” Bianca
“Kak Gio, lo harus ke rumah sakit sekarang,” Kenzie
“Bianca, maafkan gue, gue gak bisa jadi Ketos yang baik, gue terlalu lemah,” Lirih Gio
Gio tak sengaja melirik Pria bertopeng itu yang akan menembak Kenzie, Gio segera bangkit dan melindungi Kenzie, dan-
DORRR!!!
Gio terkena tembakan tepat di dada kirinya dan menembus jantungnya, Kenzie terkejut melihat Gio tertembak di hadapannya,
“KAK GIO!!!” Kenzie berteriak
DUARRRRR!!!!!
Suara bom meledak membuat gedung itu terbakar, Ra dan teman-temannya serta Anggota Inti Osis yang tersisa segera membawa jasad teman-temannya mereka yang gugur keluar setidaknya untuk bisa di makamkan dengan layak, di dalam kobaran api,
“Kak, kenapa Kakak melakukan ini untuk gue Kak?? Hiks, apa yang gue harus katakan pada Mama,” Kenzie
“Kenzie, 4 tahun yang lalu, lo dan Bi Sera telah menyelamatkan gue dan Kakak gue, gue berterimakasih atas itu, gue senang karena bisa membalas kebaikan Bi Sera sebelum gue tiada, gue mau lo sampaikan, gue senang menjadi anak angkat Bi Sera, gue selalu berdoa supaya bisa menjadi anak kandungnya di kehidupan selanjutnya,” Gio
“Gak, lo yang harus sampaikan sendiri Kak, Mama akan sedih jika kehilangan anaknya,” Kenzie
Gio menggeleng, “Gue udah gak sanggup menahan ini. Kenzie, jika lo berkenan, jadilah Ketos YGS ya, anggap saja balas dendam buat kematian gue, gue tau lo nggak suka balas dendam, ajaran Mama Sera memang yang terbaik, tapi gue tetap ingin dunia ini menjadi bersih, yaaa, gue gak bisa maksa lo, apapun itu, lakukanlah yang menurut lo benar, adik,” Gio
__ADS_1
Gio menghembuskan nafasnya, Kenzie menangis, Ra yang melihat dan mendengar semuanya pun mencoba menguatkan diri,
“Jangan menangis, lo harus memakamkan- tidak, lo harus mengabenkan Kak Gio dengan layak, jika lo mati disini, lo gak akan bisa ngelakukan itu,” Ra
Ra menggendong jasad Bianca ala bridal style, sedangkan Kenzie menggendong Gio di bahu kanannya,
“Ayo keluar,” Kenzie
Kenzie dan Ra pun pergi.
.
.
.
Beberapa jam kemudian, matahari pagi menyinari dunia, gudang yang terbakar sudah dipadamkan, sirine polisi, ambulance, dan pemadam kebakaran masih berbunyi, para tentara juga masih berkeliaran untuk mencari sisa bandar narkoba yang utama dan orang-orang yang melakukan penjualan anak remaja karena berkat Kenzie yang menembaki mereka dengan obat tidur sehingga mereka tak bisa berlari terlalu jauh.
Sedangkan Kenzie duduk di bawah pohon, Kenzie menatap 20 lebih jasad remaja SMA YGS laki-laki maupun perempuan dimasukan ke mobil ambulance termasuk jasad Gio, Kenzie melihat seseorang yang ia kenal sebagai Ketua dari Yayasan Ganesh SShati Kenzie mendekati orang tua berusia sekitar 59 tahunan itu,
“Ketua,” Kenzie
Ketua Yayasan terkejut melihat Kenzie yang mirip sekali dengan Julian,
“Julian-“ Ketua
“Bukan, saya adalah Kenzie, putra Julian Ginanjar, Kenzie Ginanjar,” Kenzie
Kenzie memberikan suatu flashdisk,
“Data yang dikumpulkan Kak Gio dengan mengorbankan nyawanya,” Kenzie
“Oh, jadi kamu menjadi NOC, Non Official Cover, yang membantu Gi-?” Ketua
“Bukan, saya- saya adalah adik angkat Gio, saya bukan bekerja cuma-cuma demi uang, saya juga membantu Kakak saya dalam mengemban tugasnya, dan tugas saya telah selesai, saya tak akan ikut campur lagi, saya juga tak perlu tanda jasa, berikan saja kepada Anggota InOs yang gugur, dan ya jika anda memaksa memberikan hadia, berikan pemakaman yang layak untuk Kak Gio, itu sudah cukup,” Kenzie
Kenzie pergi,
“Kenzie Ginanjar ya, hidupnya sudah susah karena Keluarga Ginanjar juga adalah Keluarga yang harus dihancurkan Organisasi Hitam,” Ketua.
.
.
.
Berita tersebut menyebar ke penjuru dunia dan berkat Kenzie yang mengamankan data, orang-orang yang berkhianat, bandar narkoba, penjual organ manusia, perdagangan manusia, bahkan sampai orang-orang yang menyamar untuk mencari mangsa terungkap, namun Boss mereka(Pria Bertopeng) tidak ketemu dan Inti Organisasi Hitam belum terungkap.
Dan kabar jika Bianca menyelamatkan Ketos InOs berubah menjadi Bunuh Diri karena Keluarga Bianca dari pihak Ibu tidak terima dengan pernyataan YGS, Bastian yang bingung dan sedih dilanda amarah karena Kakak Kesayangannya meninggal akibat kelalaian InOs sehingga Bastian yang sebelumnya anak rajin dan pintar menjadi anak nakal yang membangkitkan Anti InOs.
Dan Raphael langsung dijadikan Ketua Osis Inti Osis pada saat itu juga karena perlu ada yang memberikan perintah di YGS.
__ADS_1
Flashback End.