
Serlian masuk ke kelasnya, Serlian melihat jika teman-teman satu kelasnya nampak biasa saja, saat Serlian melihat Bastian duduk dibangkunya,
“Bastian, aku- aku dengar kamu menyelamatkan adikku Gemini, terima kasih ya,” Serlian
“Sama-sama dan cukup dengan terimakasih, aku muak, lagipula, jika aku tak melakukan itu, aku akan mendapat 2 pukulan,” Bastian
“Apa maksudmu dengan 2 pukulan?? Kenzie tidak memukulmu kan??” Serlian
“Awalnya kukira hanya si Kenzie itu yang akan memukulku, tapi tidak, semalam ada cowok lain yang memukulku dan mengatakan jika dia akan membunuhku jika membuatmu terluka sekecil apapun, saat itulah aku bertemu adik gembulmu dan setelahnya Kenzie menganggap impas dan tak memukulku,” Bastian
“Ada cowok lain?? Siapa??” Serlian
“Mana kutau, aku hanya sedang akan naik ke motorku dan tiba-tiba ada yang memukulku, sepertinya itu pacarmu,” Bastian
“Aku gak punya pacar, Kenzie selalu mencari latar belakang cowok yang mendekatiku, jika buruk, Kenzie akan menghajarnya dan mengubur cowok itu dengan robekan kertas laporan pencarian itu,”
”Hmmm lalu siapa ya??” Bastian
“Jangan-jangan Kak Eknath,” Bathin Serlian menebak
“Sudahlah, jangan dipikirkan, mulai sekarang, aku juga akan melindungimu, sifatmu sama persis seperti Kakakku Bianca, karena itu aku akan melindungimu, aku tak akan membiarkan apa yang terjadi pada Bianca terjadi padamu,” Bastian
“Jangan seperti itu, gunakan nyawamu untuk dirimu sendiri, aku memang payah, tapi akhaku tidak akan mati semudah itu, setidaknya itu yang dikatakan Mama,” Serlian
Bastian menatap lekat Serlian dan tersenyum tipis.
.
Di perjalanan menuju tempat bermain SMA YGS atau disebut juga Play Kids, Kenzie bertemu dengan Ra CS,
“Yo morning Kenzie,” Sapa Ra
Ra melihat Gemini dan sontak terdiam,
“Waduh gawat,” Caca
“He??” Kenzie bingung
“Ken, hati-hati, Raphael sebenarnya adalah maniak para bayi,” Dhani
“Apa??” Kenzie
Dengan cepat, Ra mendekat dan menyentuh pipi Gemini dengan jari telunjuknya,
“Empuknya,” Ra
Ra tiba-tiba mimisan,
“Kawaiiiiiiiiiiiiiiii,” Ra
Kenzie dengan cepat menjauhkan Gemini dari Ra, Caca memberikan sapu tangan ke Ra, namun Ra tetap maju mendekat ke Gemini,
__ADS_1
“Kenzie, gue hanya tau lo punya adek, tapi gue gak pernah tau lo punya adek selucu ini, biarkan gue gendong, bentar aja, pleaseeeee,” Pinta Ra
“Ngaca bangs- Ah, lo lebih baik ngaca dulu, dasar Pedofil,” Kenzie
*Pedofil/Pedofilia adalah sebuah diagnosis klinis gangguan mental. Pedofil memiliki perbedaan dalam otak mereka jika dibandingkan dengan orang dewasa normal, yang membuat mereka tertarik secara seksual terhadap anak-anak
“Ken, dia bukan pedofil tapi hanya maniak,” Celetuk Anji
Ketiga teman yang lain tertawa,
"Kenzie, biarkan gue gendong sekali aja,” Ra
“Najis, udah lo menjauh sana, hush hush, dasar maniak,” Kenzie
Kenzie pergi, Ra mengelap darah mimisannya,
“Ya ampun, lo masih aja akan mimisan jika melihat bayi kecil, pantas Ketua Yayasan memerintahkan lo gak boleh ikut Smart All, bisa-bisa anemia lo,” Dhani
“Gimana lagi, keimutan bayi itu gak ada lawannya, rasanya ingin bawa pulang, kira-kira boleh bawa pulang gak ya adiknya Si Kenzie itu,” Ra
“Jika lo mau dicincang oleh Kenzie, silahkan aja,” Aldo
“Tapi yang gue denger, adek Kenzie yang tadi itu adalah satu-satunya Putri Ginanjar yang terlahir sendiri,” Dhani
“Bukannya ada adik bayinya Kenzie yang paling bungsu, namanya kalau gak salah Sherina,” Ra
“Ya, saudaranya meninggal dalam kandungan dan hanya bayi itu yang lahir,” Dhani
“Oi oi, ngelahirin bayi itu susah, nyawa taruhannya bangs*t,” Caca
“Eh?? Kenapa??” Caca
“Maniak bayi kita sudah berbinar untuk memberikan hadia,” Anji
“YOSHHHHH, AYO KITA BOLOS SEHARI, WKWKWKWKWK,” Ra semangat 45
“Dilarang ditiru ini,” Dhani
“Ketos macam apa ini,” Caca
Mereka pun pergi.
.
Di Play Kids, Kenzie melihat jika bukan dirinya saja namun ada banyak siswa yang membawa adik kecil mereka serta ada anak guru dan staff, Kenzie pun mencari penjaga Taman Bermain,
“Pagi Ibu, apa masih ada slot untuk adik saya??” Kenzie
“Tentu saja nak, percayakan saja adikmu disini dan belajarlah yang benar,” Guru Penjaga
“Baik, dan saya juga ingin menyewa maid untuk adik saya, apakah ada maid yang tersedia?” Kenzie
__ADS_1
“Iya, kebetulan ada seorang maid yang datang, anak magang pra-kuliah. Kamu tulis dulu data dirimu dan adikmu, Ibu akan panggilkan maidnya,” Guru Penjaga
“Baik Bu,” Kenzie
Guru Penjaga pergi,
“Nah, Gemini, nanti kamu sama Kakak maid dulu ya main, jika ada jam kosong atau pas istirahat, Kakak akan datang menemanimu,” Kenzie
Gemini mengangguk, tak lama Guru Penjaga datang bersama seorang wanita muda,
“Nah ini maid yang baru, namanya Kara,” Guru Penjaga
“Tuan Muda, perkenalkan nama saya Kara Gina Dewi, hari ini saya pertama kali bekerja, jadi mohon pengertiannya,” Kara
“Dari CVmu, usiamu baru 19 tahun, jadi sudah jangan bersikap formal, biasa saja, panggil Kenzie saja. Dan ini, adikku, namanya Gemini, anaknya agak pemalu dan agak lemah, karena itu awasi saja Gemi bermain,” Kenzie
“Baik Tuan Muda- Maksudku Kenzie,” Kara
“Sekarang, aku akan membelikan sarapan untuk Gemi, ikutlah, aku akan membelikanmu sarapan juga dan memberitahu detail adikku,” Kenzie
Kara mengangguk dan mengikuti Kenzie pergi, saat sampai di Kantin Kids(Kantin khusus anak-anak kecil), Kenzie memesan beberapa banyak makanan,
“Tuan Muda- ah maksudku Kenzie, apakah ini gak terlalu banyak untuk Nona bayi?? Bagaimanapun perut bayi ada batasnya,” Kara
“Hm hm, tapi untuk adikku, apalagi Gemini ini, perutnya sama aja kayak lubang hitam, adikku Gemi adalah yang paling mirip sama Mama, jadi anggap saja memang keturunan tukang makan,” Kenzie
“Kaka, aku bukan tukang makan, huh, aku cuman suka makan,” Gemini tak terima
“Iya iya, kamu suka makan, jadi kamu mau beli apalagi, jangan es krim ya, Kak Serli bisa memukulku jika kamu terlalu banyak makan es krim,” Kenzie
“Aku mau ini, ini, ini, dan ini, ah itu aku juga mau,” Ujar Gemini sembari menunjuk banyak makanan,.
“Baiklah, tapi nanti kamu jangan nakal ya, jangan nyusahin Kakak Kara oke??” Kenzie
“Oke Kakak,” Gemini
“Adikku ini menang paling pintar, jadi makin sayang deh,” Kenzie
“Kenzie, kamu pasti sangat menyayangi adik-adikmu,” Kara
“Tentu saja, Kakak dan Adikku adalah belahan jiwaku, jika terjadi sesuatu pada mereka, aku bisa benar-benar kehilangan akal,” Kenzie
Setelah Kenzie mendapatkan sarapan dan camilan untuk Gemini, Kenzie serta Kara dan Gemini pergi ke kantin siswa elit, mereka duduk di meja pojok karena berisi sofa panjang untuk Gemini gerak bebas,
“Kara, sebelum kelas mulai, kita sarapan bareng dulu yuk, aku belum sarapan tadi,” Kenzie
“Kenzie, apa sebaiknya aku dan Nona Bayi kembali ke Play Kids? Kamu bisa sarapan sendirian saja,” Kara
“Idih jahatnya, aku gak mau tau, kamu harus menemaniku sarapan, anggap saja sebagai service tambahan, aku yang traktir, anggap saja ini sebagai bayaran awalmu, kamu tau biaya babysitter untuk adik-adikku yang masih bayi bahkan lebih besar daripada uang jajan bulananku untuk memastikan mereka bekerja jauh lebih giat dalam menjaga para bayi, karena itu, apapun kebaikanku, terima saja, kamu bisa manfaatin aku semaumu selama kamu menjaga adikku sebaik mungkin,” Kenzie
Kara sempat terdiam, “Baiklah, kamu bisa percayakan adikmu padaku Kenzie,” Kara
__ADS_1
Kenzie tersenyum manis, “Hanya itu yang ingin kudengar,” Kenzie
Kenzie memilih beberapa makanan dan memanggil Pelayan untuk memesan, tak lama, makanan yang Kenzie pesan datang, Kenzie memberikan beberapa potong besar pizza dan makanan lainnya kepada Kara, mereka nampak seperti Keluarga yang bahagia.