Baby Darling ^.^

Baby Darling ^.^
27. Cowok Baru


__ADS_3

Disisi lain, Gemini menjadi menangis karena suara bising di ruang InOs, Ra mencoba menenangkan Gemini,


“Cup cup, jangan nangis ya sayang,,” Ra lembut


Ra menatap teman-temannya yang sibuk mengecek monitor,


“OI, Kalian lemot bener dah, cepat cari pembuat onar itu, siapa juga yang membuat keributan, ngak tau apa ada bayi tidur,” Ra


“Raphael, kenapa gak lo aja yang selidiki kalau mau cepet, bacot aja lu,” Caca


“Gue lagi ngempu bayi embul, mana bisa gue pakai komputer,” Ra


“Udahlah Ca, Si Ra dalam mode OniChan, jangan ganggu dia,” Anji


“Pengasuhnya ada disamping malah dirinya yang repot sendiri,” Celetuk Dhani


“Raphael, coba lihat, sumber suara itu berasal dari gudang bawah, pasti ada yang iseng,” Aldo


“Cepat temukan dia,” Ra


“CCTV mati, gak ada info lebih,” Aldo


Dhani melihat jika seseorang melewati gerbang SMA YGS menggunakan motor,


“Terlambat, dia udah kabur,” Dhani


“Aihhh, bangs- upsss, hampir aja memaki didepan bayi. Gue akan keluar nyari udara segar, lo pada urus semua sisanya, matikan juga semua alarm biar kembali tenang,” Ra


“Baik,” Semua serentak


Ra pun keluar sambil tetap menggendong Gemini dan diikuti Kara.


.


Di dekat lapangan basket, Gemini sudah berhenti menangis dan terpesona dengan pemuda-pemuda tampan yang sedang main basket,


“Gemini sayang, kamu suka sama basket, kita nonton dari sini aja ya,” Ra


“Ra, biarkan aku saja yang menemani Nona Bayi, kamu belum sempat makan siang kan,” Kara


“Jangan maling teriak maling, kamu juga belum makan siang, sana makan siang dulu, aku yang akan menjaga Gemini,” Ra


“Ta-Tapi-“ Kara


“Setelah kamu selesai makan, aku akan gantian makan dan kamu gantian menjaga Gemini, Kenzie gak akan ngomel selama adiknya baik-baik saja kok,” Ra


“Kalau begitu baiklah, aku akan bergegas makan dan kembali,” Kara


Kara pergi,


“Nah Gemini, sekarang kamu mau tetap disini atau mau kemana??” Ra


“Dicini aja dulu,” Gemini


“Hm, baiklah,” Ra


Gemini dan Ra pun menonton basket dengan anteng.


.


Sementara itu, Kenzie akhirnya menemukan Serlian,


“Serlian,” Kenzie


“Kenzie, mana Gemini??” Serlian


“Gemi sedang bersama Maidnya. Serlian, kamu baik-baik saja kan?? Aku dengar jika Si Bastian mendekatimu??” Kenzie


“Ah, itu, kami hanya makan siang berdua saja, gak lebih kok,” Serlian


“Sungguh?? Dia gak macam-macam kan??” Kenzie


“Ada kamu di dekatku mana mungkin ada yang berbuat jahat,” Serlian


“Kamu yakin??” Kenzie


“Iya,” Serlian


“Syukurlah, aku sempat khawatir,” Kenzie


“Oh ya, kamu udah makan siang??” Serlian

__ADS_1


“Ah, belum, saat makananku baru datang, aku mendengar jika kamu sedang bersama Si Bastian itu, aku ya sontak pergi,” Kenzie


“Kenzie, sekarang aku sudah besar, kamu tidak perlu khawatir padaku lagi,” Serlian


Kenzie menjadi murung,


“Baiklah,” Kenzie


“Kalau begitu, aku akan pergi ke kelas dulu,” Serlian


Saat Serlian akan pergi,


“Tunggu Serlian,” Kenzie


Serlian terhenti dan menatap Kenzie,


“Apa??” Serlian


“Kamu udah gak nurutin kata-kata Eknath lagi kan?” Kenzie


Serlian terdiam terdiam,


“Kenzie, aku gak apa-apa kok, kamu jangan khawatirkan aku,” Serlian


Serlian pergi,


“Dalam kata lain, Si Bangsat itu masih menyentuhmu,” Kenzie


Kenzie pun pergi.


 


.


.


.


 


Saat waktunya pulang sekolah, Kenzie bersama Serlian dan adik-adiknya yang lain kembali mencari Gemini ke Play Kids setelah melakukan pembayaran, Kenzie melihat Gemini kembali tertidur dan terlihat sangat pulas,


“Tentu saja, aku juga senang bersama Gemini,” Kara


“Oh ya, ini saudaraku yang lain, ini Kakak Kembarku Serlian, lalu adik sepupuku Devals, dia masih kelas 1 dan dua adik tiriku Daffa-Farro, mereka juga masih kelas 1. Dan kalian, ini adalah maid Gemin yang menjaga Gemi hari ini, namanya Kara, Kara masih prakuliah, jadi Kara lebih tua 1-2 tahun dari kita,” Kenzie


“Hai Kak, aku Serlian, salam kenal,” Serlian


“Yo Kak, namaku Devals, salken yaa,” Devals


“Aku Daffa,” Daffa


“Aku Farro,” Farro


“Salam kenal semuanya, namaku Kara,” Kara


“Kakak, terima kasih telah menjaga adikku Gemini,” Serlian


“Sama-sama, ini juga tugasku sebagai maid,” Kara


“Baiklah, mumpung Kak Ra masih rapat InOs, sebaiknya aku bawa Gemini pulang sekarang,” Kenzie


“Iya,” Kara


Kenzie pun menggendong Gemini, sedangkan Serlian membawa tas Gemini,


“Kalau gitu, kami pergi dulu Kak,” Serlian


“Sampai jumpa Kak,” Devals


Mereka pun pergi.


.


Saat melewati lapangan basket, Gemini yang sudah terbangun melihat seorang pemuda yang ia lihat sebelumnya,


“Kakak Ken, liat, ada cogan yang tadi main,” Gemini polos


“Eh?” Kenzie sontak bingung


“Pfft, ajaran Kak Serena itu,” Devals

__ADS_1


Kenzie maupun yang lain pun melihat siapa yang ditunjuk Gemini, Kenzie maupun yang lain melihat seorang pemuda yang memang tampan dan bahkan bisa Kenzie, pemuda yang merasa dilihati pun menoleh ke arah sumber, Pemuda itu entah mengapa tersenyum lalu mendekat ke mereka(Kenzie bersaudara), namun Serlian malah bersembunyi disebalik Kenzie,


“Yo, aku gak nyangka akan bertemu denganmu lagi, Serlian- Ups, maksudku, Kak Serlian,”


“Eh?? Kak Serlian dan dia saling kenal??” Devals


“Dia Adek Kelas yang nguber Kak Serlian, namanya Erick, anak ketiga paling bungsu dari Keluarga Adityawarman, Erick, dia gak dapat nama Keluarganya, karena bahkan dia mengeluarkan diri dari Keluarganya demi mengejar Kak Serlian yang dari Keluarga Ginanjar,” Bisik Daffa ke Devals namun tetap kedengeran oleh Kenzie


“Kak Serli, tebakanku berarti benar, kamu tiba-tiba pindah sekolah dan ternyata kamu memang pindah kesini, ke sekolah dimana manusia berbakat seperti Kenzie sangat diterima, ” Ujar Erick


“Dan entah mengapa, manusia sepertimu malah diterima disini,” Kenzie


“Aku?? Aku hanya mengikuti jejakmu Adik Ipar,” Erick


“💢💢💢, siapa yang bilang aku akan menjadi adik iparmu??! Jangan bermimpi!!” Kenzie mencoba menahan kesalnya karena sedang menggendong Gemini


Namun Gemini malah meraih-raih Erick, Erick yang sadar pun dengan cepat mengambil Gemini dari gendongan Kenzie,


“Kamu bayi yang dibawa Ra kan, aku tak menyangka kalau kamu adalah adiknya Serli- ah maksudku Kak Serlian,” Erick


Kenzie maupun Serlian terkejut sendiri karena cepatnya gerakan Erick,


“Hei, kembalikan Gemini,” Kenzie


“Tapi Gemi sepertinya menyukaiku kok,” Erick


Tangan Erick menjalar ke leher Gemini,


“Kak Serlian, ikutlah bersamaku, kita pulang bersama,” Erick


“Aku-” Serlian


“Kamu mau gak mau harus tetap mau kan, karena- Gemini, kamu mau ikut pulang sama Kakak??” Erick


“IYAAA,” Jawab semangat Gemini tanpa mengetahui jika pemuda yang menggendongnya adalah pemuda yang berbahaya


“Aku tidak tau dimana rumahmu Kak Serli, jadi bagaimana bisa aku bareng bersama Gemini,” Erick


“Aku masih hidup, kau tidak perlu repot mengantar adikku pulang. Gemini, ayo kesini, kamu pulang sama Kakak,” Kenzie


“Aku gak mau, aku mau pulang bersama Kaka tampan,” Jawab Gemini


“Gemini, dengarkan Kakak,” Kenzie sedikit menaikan suaranya


Namun Gemini yang bermental lemah langsung menangis sambil memeluk Erick, Erick pun memeluk Gemini sambil mengelus rambut Gemini, Kenzie pun menjadi bingung karena Gemini menangis,


“Aku- Aku akan ikut, Serlian


“Serli,” Kenzie


“Aku gak apa-apa kok Ken, aku juga sudah menulis alamat rumah di ponselku kok,” Serlian


“Bukan itu masalahnya, dia-“ Kenzie


“Aku tau kok soal Erick, jadi aku akan baik-baik saja,” Serlian


Serlian meraih tangan Erick lalu menarik pergi Erick pergi,


“Si Bangs*t itu ternyata memang bangs*t,” Kenzie


“Kakak Ken, lalu kita bagaimana??” Devals


Kenzie memberikan kunci mobilnya ke Devals,


“Jemput adik-adik yang lain, aku akan naik taksi untuk mengejar mereka,” kenzie


“Ehh? Tapi-“ Devals


Kenzie keburu pergi,


“Tapi kan aku belum punya sim, jika ada tilang gimana??” Devals mengeluh


“Udahlah, kau jangan seperti tidak bisa naik mobil, waktu di Bali, berapa Ferrari Paman Eknath yang kau hancurkan,” Ujar Daffa dengan santay


“Hari ini gak akan ada tilang kok, Kak Ra yang akan menjadi polisi menilanv akibat orang asing yang masuk, melihaf Fay nanti palingan langsung di kasih lewat,” Farro


Daffa dan Farro lalu pergi mendahului Devals,


“Mereka menyebalkan,” Devals


Devals mengejar Daffa-Farro.

__ADS_1


__ADS_2