Badboy My Boss

Badboy My Boss
Bayi besar ku yang manja 2


__ADS_3

"Bentar aku mau ambil obat dulu"


"..."


"Nih minumm."ucap Dinda sambil menyodorkan satu pil obat dan segelas air putih


Namunn Revano pun menggelengkan kepala nya lagi dan lagi sampai membuat Dinda geram dibuatnya..


"Kenapa lagi bayi besarkuu."ucap Dinda dengan sabar, padahal level kesabarannya sedari tadi sudah sangat mencapai puncak


"Gabisa minum obat pil, bisa nya sirup atau kalaupun pil itu dipecahin dulu sama Mama." ucap Revano sambil tersenyum manis kearah Dinda


"Astagaaa! lama-lama kesabaranku bisa habiss."gumam Dinda didalam hati


"Baiklah tunggu sebentar, aku akan memecahkan pil obat ini sebentar."lalu Dinda pun beranjak kedapur untuk mencari sesuatu yang bisa memecahkan obat pil tersebut


3 menit pun berlalu dinda sangat berusaha untuk memecahkan pil tersebut dan akhirnya pil itupun pecah lalu haluss.


"Buka mulutnya..."


"Hmm"


"Nih kamu minum dulu ya."ucap Dinda


"Udah sekarang kamu tidur dulu, terus nanti aku banguni kalo udah makan siang..."


"Terus kamu mau kemana."tanya Revano kepada Dinda


"Aku mau bersihin Apart kamu yang berantakan, terus pulang."ucap Dinda dengan nada seperti biasa


"Hmm, plis kali ini temenin saya sebentar bisa kan? "tanya Revano dengan mata puply eyes nya itu


"Yaudah iya,tapi aku mau beresin Apart dulu soalnya berantakan."


"Saya juga mau bantuin kamu ya."


"Enggakk kamu tidur aja disini biar kamu cepet sembuh ya."

__ADS_1


Revano pun menggeleng seolah tak mau ditinggal Dinda akhirnya ia ingin tidur disofa ruang tv agar ia bisa mengawasi Dinda supaya tak kabur dari Apart nya.


"Saya tunggu disofa ruang tv aja ya, gapapa kan."tanya Revano kepada Dinda


"Hmm, baiklah ayoo."ucap Dinda seraya membantu Revano untuk berdiri


"Ckck saya bisa sendiri!"ucap Revano lantaran ia tak ingin dibantu Dinda untuk berdiri


"Huhh! iyayaya."ucap Dinda yang berlalu menuju dapur


***


"Ckck abis ngapain aja dia semalem sampe seberantak ini."ucap Dinda sambil memungut sampah-sampah yang berserakan diruang tamu Apart Revano


Lalu setelah selesai membersikan semuanya Dinda pun beranjak menuju dapur karena ia sedari tadi sangat risih dengan piring-piring kotor yang menumpuk diwastafel itu.


"Huhh!banyak juga ya piring nya."lalu ia pun memakai sarung tangan kemudian memulai untuk membersihkan piring-piring kotor tersebut


Hampir 30 menit menyelesaikan seluruh piring-piring dan menyapu, mengepel lantai Apart Revano lalu Dinda pun beranjak memcuci tangan dan berlalu menuju ruang tv karena Revano yang masih menunggui nya.


"Hemm, tidur rupanya."gumam Dinda yang melihat Revano tidur disofa tersebut


"Yaampunn, kok panas nya belum turun-turun ya.Apa aku kompres air panas aja ya?"lalu ia beranjak menuju dapur untuk membuat air panas lalu air tersebut digunakan untuk mengompres kening Revano


"Kalo masih panas, sebaiknya aku bawa dia kedokter takut nya nanti malah tambah parah."ucap Dinda sambil mengompres air hangat dikening Revano


"..."


"Yaampun aku lupa bilang sama Pak Alex kalau hari ini gak ke kantor."lalu Dinda bergegas mengambil handpone nya untuk memberikan kabae jikalau mereka berdua tak bisa hadir ke kantor hari ini


6289683XXXX


"Halo, selamat pagi Pak Alex ini saya Dinda sekretaris nya Pak Rrvano"


"Iyaa halo,Ada apa Dinda,apa ada hal penting?"


"Begini Pak, sebenarnya Pak Revano sedang sakit saat ini makanya saya mau bilang jika kami berdua tidak bisa hadir dalam rapat devisi untuk kali ini."

__ADS_1


"Hah, Pak Revano sakit,apakah sakit parah?"


"Tidak Pak cuma suhu tubuhnya sedikit panas dari seperti biasanya."


"Ohh syukurlah kalo begitu, baiklah saya akan membatalkan rapat itu sekarang."


"Emm gini pak, gimana kalo rapat itu bapak saja yang wakil kan Pak Revano, bapak juga devisi senior disana."


"Apakah Pak Revano mengizinkannya"


"Sepertinya ia mengizinkannya Pak, sebaiknya rapat itu jangan dibatalkan karena semua karyawan harus tau tentang pembahasan resort kita yang ada di Surabaya."


"Yasudah saya akan wakil kan rapat itu, tolong beritahu Pak Revano ya.Semoga pak revano lekas sembuh ya."


"Baiklah Pak, terimakasih."


"Iya sama-sama"


Selesai menelpon Dinda kembali melihat keadaan Revano apakah demamnya sudah turun atau belum.


"Huh! untung nya udah demam nya udah turun."ucap Dinda dengan lega karena ia sangat khawatir dengan keadaan Revano


"Hm, cepat sembuh bayi besarku yang manja."gumam Dinda dihadapan Revano


*


*


*


TBC


Dua episode hariini aku up kwkwk sampe pegel nih tangan but its okei demi kalian gpp kok aku rela hehehe ♥♥♥


Mau update terus setiap hari yakan?


kasih like dan komentar kalian dong wkwk supaya aku tambah semangat lagi nulisnya dan jangan lupa beri bintang 4/5 di novelku ya, satu lagi vote jangan dilupainn wkwk terimakasih teman-teman✨

__ADS_1


FOLLOW IG AUTHOR BUAT YANG MAU TAU INFO UPDATE NYA @DILLAAA09_


__ADS_2