
***
Setelah pergi berpamitan,Dinda pun melajukan mobilnya menuju ke apartemen Revano.karena memang sudah seperti biasanya ia harus keapartemen dulu baru lah mereka akan berangkat ke kantor bersama dengan bos nya itu.
Dan untungnya keadaan Revano sudah membaik, suhu tubuhnya pun sudah seperti biasanya.karena itu revano harus bersiap-siap untuk berangkat ke kantor bersama Dinda.karena akan ada rapat penting yang harus mereka berdua hadiri.
Setelah selesai menyiapkan segalanya,Dinda dan Revano pun bergegas menuju kantor dengan menggunakan mobil Revano. karena mobil Dinda setiap hari nya hanya ditaruh dibasement lantai bawah apartemen Revano.
Kini mereka sudah berada diruangan mereka, lalu Dinda pun bergegas menuju meja nya dan ia pun segera menyiapkan berkas-berkas yang akan digunakan saat rapat nanti siang.
kringgg... kringgg
abang Devano♥ calling
"Haii, sweeatheartt apa kabarr!"
teriak Devano dari telponnya
"Baikk kok,abang juga gimana kabarnya?"tanya Dinda kepada Devano karena sudah berapa lama mereka tak bertemu
"Terus,kenapa baru telpon sekarangg masih inget rupanya sama adiknya.emang kemana aja abang sampe lupa telpon Dinda."ucap Dinda yang kesal didalam telpon namun didalam hati kecil nya itu ia sangat merindukan abangnya ini
" Abang baik-baik aja kok sweetheart dan hm, maaf sweetheart akhir-akhir ini abang sangat begitu sibukkk.maka itu abang sangat jarang menelponmu, sekali lagi maaf sweetheart."ucap Devano sambil menghela nafasnya didalam telpon karena ia selama ia berada di Amerika,Dinda pun tak luput dari pengawasannya.karena ada banyak mata-mata nya yang siap untuk memata-matai Dinda setiap harinya
"Ckck iyaa maka nya cepat lah pulangg, ohiyya aku lupa apa abang disana untuk mengurus segala urusan pernikahan abang sama kak laura."tanya Dinda dari telpon lantaran ia sangat ingin tau namun sang mama sudah memberitau jikalau abang Dev kesana untuk menyiapkan segala persiapan pernikahan nya
"Huh, kamu bahkan sudah tau sweetheart. abang kesini karena sudah akan mendekati hari H pelaksanaanya maka dari itu abang ingin membantu kak laura mu itu agar ia tak begitu kelelahann untuk mempersiapkan acara ini."jawab Devano dari telpon, karena sudah beberapa hari ini ia sama sekali tak menelpon adik kecil nya itu karena ia sangat sibuk dengan segala urusan yang menyakut pernikahann nya nanti
"Hikss abang jahatt ih, abang janji nya dulu bakal ajak dinda buat ngebantuin persiapan pernikahan abang, tapii nyata nya abang malah diem-diem pergi ke Amerika dan Dinda pun tau nya kalo abang ke Amerika itu buat urusan kerja tapi abang malah nyiapin pernikahan abang hiksss."ucap Dinda sambil menangis ditelpon
"Kenapa abang gak bilang sama Din, hiksss.. "
"Din kan mau bantuin abang juga buat nyiapin pesta pernikahan abangg,hiksss..."
__ADS_1
"abang jahat sama Din, hiksss... "
"Ckck ada apa dengan dia."
gumam Revano didalam hati
Karena sedari tadi Revano sedang memperhatikan dinda maka dari itu ia sangat heran mengapa dinda bisa menangis ditelpon itu.
"Siapa yang sedang ia telpon?"
gumam Revano didalam hati
"Jangan menangis sweetheartt,maaf kan abang mu ini sayang. abang tak berniat untuk tak memberitau mu namun sebenarnya abang ingin membuat suprise untuk mu sweetheart ku."ucap Devano sambil menghela nafas di telpon
"Hmm, baiklah.tapi kapan abang akan pulang ke indo?"tanya Dinda kepada abang nya itu
"Hmm, seperti nya abang akan kembali jika kami sudah menikah.Dan yang seharusnya kesini itu adalah kamu sweetheart,apa kamu tak ingin datang ke acara pernikahan abang mu ini sweetheart?"tanya Devano sambil menggoda Dinda karena ia tau saat ini dinda pasti sedang kesal dengan nya lantaran ia tak ingin memberi tau Dinda tentang masalah pernikahan nya ini
"Jadi kalian akan menikah disana?"tanya Dinda dari telpon
ucap Dinda yang sedang bertanya kepada Devano
"Iyaa sweetheart maka dari itu kamu harus datang dan jikalau sweetheart tak hadir maka acara nya bisa-bisa batal hahaha."ucap Devano sambil tertawa karena ingin menggoda Dinda
"Huh,baiklah-baiklah apa aku perlu kesana besok?atau kapan jet mu itu menjemputku?"
"Abang sih terserah sweetheart aja, tapi acara nya masih 2 mingguan lebih nanti jika kamu kesini duluan pekerjaanmu bagaimana?"
"Ohiyya aku lupa sekarang aku sudah bekerja hahaha, baiklah-baiklah aku akan kesana ketika H-5 acara nya."
"Tapi apakah gaun ku sudah dipesann bang?"
"Kamu tenang saja sweetheart,dari ujung kaki mu sampai ujung kepala mu sudah abang siapkan dari jauh-jauh hari dan kamu tinggal duduk manis saja disini nanti akan ada orang yang membantumu untuk melakukan persiapannya"
__ADS_1
"Hmm,baiklah.tapi apa abang tau bagaimana kelakuan abang Al saat abang tak ada?"tanya Dinda karena ia ingin sekali mengadu kan pada abang dev jikalau abang al sering mengancam nya
"Ckck apa yang ia lakukan sweetheart,katakan padaku akan abang hukum nanti jika dia sudah sampai disini."ucap Devano yang geram dengan adik laki-laki nya itu karena ia sering sekali lalai dalam menjaga adik kesayangan Dev
"Dia sering mengancamku bang."jawab Dinda sambil ingin tertawa senang karena ia berhasil mengadukan kelakuan buruk abang Al kepada abang Dev
"Apa! dia sering mengancammu,baiklah abang akan menutup telpon mu.nanti setelah selesai menelponnya,abang akan menelponmu lagi ya."jawab Devano yang kesal dengan kelakuan Alvino
"Yeayy....akhirnya kena juga bang Al."
gumam Dinda didalam hati**
"Hem, baiklah jangan lupa untuk memarahi adik mu itu bang aku bahkan tak bisa tidur tenang karena ia selalu mengancamku."
ucap Dinda sambil terkekeh didalam telpon
"Baiklah sweetheart abang akan menelponnya sampai jumpa lagi sweetheart jaga dirimu ya selama abang disini dan satu lagi jangan berdekatan dengan laki-laki lain ya kalau kamu melanggarnya kamu akan tau akibat nya sweetheart.See u sweetheart."
ucap Devano lalu ia mematikan sambungan telpon itu dan ia pun langsung menelpon adik laki-laki nya itu siapa lagi kalo bukan Alvino hahaha
"Kenapa abang Dev seakan tau ya apa yang aku lakukan."
"Baiklahh,sepertinya perang akan segera dimulai."gumam Dinda sambil terkekeh pelan
"Huh apalagi sekarang dan kenapa dia tertawa."gumam Revano didalam hati,karena sedari tadi Revano terus menatap kearah dinda dan ia pun heran dengan kelakuan Dinda yang tadinya menangis sekarang sudah tertawa lagi
*
*
*
TBC
__ADS_1
Mau update terus setiap hari yakan?
kasih like dan komentar kalian dong wkwk supaya aku tambah semangat lagi nulisnya dan jangan lupa beri bintang 4/5 di novelku ya, satu lagi vote jangan dilupainn wkwk terimakasih teman-teman✨