Badboy My Boss

Badboy My Boss
Safe Flight Sayang


__ADS_3

Setelah selesai akhirnya Revano menutup laptopnya lalu ia pun mulai merebahkan tubuhnya di sofa itu...


"Hmm, sepertinya dia sudah tidur.."


gumam Revano didalam hati karena ia sudah melihat Dinda tertidur pulas usai menelpon sang Mama tadi


"Have a nice dream, gadis kecilku ♥"


***


Keesokkan hari nya, mereka pun bangun lebih awal lantaran meeting kali ini pukul 08.00 WIB.


"Kamu sudah siap?"tanya Revano sambil memakaikan jas ditubuhnya


"Sudah, ayo."jawab Dinda karena ia sudah selesai bersiap-siap,lalu mereka berdua pun melanjutkan perjalanan untuk menuju tempat resort tersebut


"Hm, gimana ya caranya supaya aku dapet izin kalo aku mau ke amerika?"gumam Dinda dalam hati sambil memikirkan cara yang pas untuk mengakatakan kepada Revano


"Apa to the poin aja? tapi nanti dia tau kalo aku anak Papa, hmm."karena sebenarnya memang tak ada orang yang tau kalau emily Grace mempunyai anak perempuan yang sangat cantik dan imut ini, yang dunia tau Emily Grace hanyalah punya dua anak laki-laki dan tidak mempunyai anak perempuan


Setelah sampai ditempat yang mereka tujui,Revano pun langsung mengajak orang itu untuk langsung membicarakan resort karena ia tak punya banyak waktu untuk bermain-main. Karena itu Revano punya prinsip "Time is money".


abang Alvino ♥ calling


"Duh kenapasihh abang nelpon disaat waktu ga tepattt!"ucap Dinda dengan pelan,karena ia saat ini sedang kesal melihat sang Abang menelponnya sudah lebih dari puluhan kali namun tetap Dinda reject saja panggilan itu


💬


abang Alvino ♥


"Kenapa di reject?"


tanya Alvino dalam pesan tersebut


"Dinda lagi meeting bang, nanti aja nelponya yaa."ucap Dinda yang mengetik diam-diam agak tak diketahui oleh Revano


"Iyaudah nanti abang telpon lagi."


Sementara Revano masih tak menyadari jikalau Dinda yang sibuk dengan handpone yang sedari tadi ia pegang karena sang abang tak berhenti untuk mengangunya.


Setelah meeting tersebut selesai, mereka pun bergegas pulang ke hotel untuk beristirahat sejenak karena keesokkan harinya mereka akan pulang, maksud author Revano doang yg pulang ke Jakarta wkwkwk...


"Emm, jadi gini aku cuman mau bilang kalo misalnya aku ga ikut kamu buat pulang ke Jakarta."ucap Dinda yang gugup dengan perasaan Dag Dig Dug gitu lohh kwkwk


"Loh kenapa?"ucap Revano yang agak panik karena sedari tadi ia hanya memperhatikan layar laptop didepannya saja


"Emm, soalnya dari sini aku mau langsung nyusulin Mama ke AS."


"Bolehkan..."ucap Dinda sambil menirukan gaya anak kecil yang memelas terhadap sang ibu kwkwk


"Boleh."ucap Revano dengan santai


"Horeee makasii ya sayanggg, tambah sayang deh."ucap Dinda yang bersorak bahagia karena ia diizinkan untuk pergi besok ke Amerika


"Gausah bahagia dulu kamu!"


"Loh kenapa?"tanya Dinda dengan tatapan penasaran kepada Revano


"Boleh pergi, tapi aku yang anter kamu kesana!!!"ucap Revano dengan tegas sambil menatap tajam kearah Dinda lalu Dinda pun langsung gelapan melihat apa yang dikatakan oleh Revano tadi


"Apa!"ucap Dinda yang refleks sambil langsung berdiri tegak dihadapan Revano


"Loh kenapa,ada yang salah?"tanya Revano kepada Dinda karena ia sangat terkejut melihat reaksi Dinda yang begitu shok mendengar penyataan yang Revano ucapkan tadi


"Gak,pokoknya kamu gak boleh anter aku!"ucap Dinda yang tegas sambil menyorotkan arah tatapan tajam kearah Revano

__ADS_1


"Ckck yasudah kalo begitu, kamu juga tak usah pergi!"ucap Revano dengan tegas dan dengan nada yang sedang mengancam gadis kesayanganya itu hahaha


"kalo dia yang anter bisa-bisa dia tau kalau aku anak Papa."ucap Dinda didalam hati yang sedang bingung,jikalau Revano yang mengantar pastinya Revano akan tau kalau Dinda adalah putri kecil Emily Grace


"Tapi kalau aku tak pergi,nanti ga bisa dong liatin abang Dev nikah.yaudah deh gpp kali ya aku ajakin dia ke pesta pernikahan abang."


"Ketahuan-ketahuan dehh, terserah yang penting aku harus pergi."ucap Dinda didalam hati


"Ckck yasudah ayo bersiap, aku tidak mau terlambat di hari bahagia abangku!"ucap Dinda yang berlalu bergegas pergi untuk mengemas barang-barangnya


"Hm,baiklah."ucap Revano yang tersenyum bahagia mengigat ia akan berusaha memperkenalkan dirinya kepada keluarga Dinda agar ia bisa direstui pastinya wkwk


Setelah bersiap-siap untuk pergi ke bandara, mereka pun menyempatkan diri untuk makan siang sebelum take of menuju Amerika karena Revano tak mau gadis kecil kesayangannya itu sakit.


62800XXXX


"Siapkan jet,saya sudah berangkat menuju Bandara Juanda."ucap Revano didalam telpon itu


"Siap Pak."


***


Setelah sampai di Bandara Juanda Airport,Dinda pun izin pamit untuk menelpon sang Mama agar pesawat Papa tidak landing untuk menjemput Dinda di Surabaya.


Mamaa 💕 calling


"Hallo, assalamualaikum Ma?''


"Iya waalaikumsalam sayang,kenapa telpon Mama?


"Ckck jadi Din gaboleh telpon Mama ya..."


"Eh bukan gitu sayang, disini Mama lagi ribet sama lihat hasil dekor buat hari H pernikahan abangmu itu."


"Emm Mama lagi sibuk ya, Ohiya Papa sama abang Al kemana?"


"Loh kok anak sendiri ga diurusin Ma, wkwk."


"Udah biarin aja mungkin dia lelah dengan Mantannya itu wkwk."


"Lah abang sama kak Ana udah putus Ma?"


"Iya tuh kayaknya, soalnya kemaren kata Papa abangmu itu habis pulang terus tiba-tiba masuk kamar dan Papa dengar pecahan Vas jatuh didalam kamar Al."


"Kok bisa ya Ma,abang putus sama kak Ana. padahal kan abang sayang banget sama kak Ana."


"Entahla Mama juga tak mengerti masalah mereka sayang.ohiya ada apa kamu menelpon,apa kamu mau minta jemput?"


"Eh jadi lupa kan wkwk, Ma ini Din udah di Bandara jadi gausah jemput.biar Din kesana aja ya Ma."


"Kamu pergi sendirian?"


"Emm,enggak Ma.Din sama temen Din bolehkan Ma?"


"Yasudah tak apa kalo sudah sampai kabatin Mama ya sayang,safe filght."


"Iya Ma,Din berangkat dulu ya."


Setelah selesai menelpon sang Mama, Dinda pun mengahampiri Revano yang sedang duduk di ruang tunggu sambil memainkan handpone nya.


"Sudah, ayo berangkatt."ucap Dinda yang bersorak bahagia lalu mengajak Revano untuk segera berangkat menuju Amerika


"Baiklah-baiklah,ayo babyy."ucap Revano yang tersenyum tipis lalu mereka pun berangkat menuju jet dan kemudian pergi ke Amerika, orang kaya mah bebas coi wkwk


Setelah Menempuh perjalanan menuju Los Angeles sekitar 25 jam,merekapun akhirnya sampai di LA dengan selamat walaupun kebanyakan transit di Bandara terdekat karena Jet itu harus beristirahat sejenak sambil mengisi bahan bakar yang hampir habis.

__ADS_1


"Kita langsung kemana?"tanya Revano kepada Dinda


"Em sebentar."ucap Dinda yang mengeluarkan handpone untuk menelpon seseorang untuk menjemput mereka berdua


Mamaa 💕 calling


"Ma, Din udah di LA jemput di Bandara sekarang ya."


"Iya sebentar Mama suruh abang Al menjemputmu ya sayang."


"Baiklah."ucap Dinda seraya menutup telpon itu lalu melihat Revano yang sedang menerima telpon dari seseorang entah siapa itu


"Den, Aden dimana? bibi dari tadi menelpon Aden enggak dijawab."


"Ada apa bi?"


"Nyonya Den,nyonyaa sekarang lagi dibawa ke rumah sakit."ucap bibi sambil menangis sesegukkan sedari tadi


"Apa!"


"Bagaimana bisa ini terjadi bi?"


"Tadi nyonya ke kamar mandi terus selang beberapa menit bibi mendengar suara teriakan dari kamar nyonya Den, dan akhirnya kami pun mengambil kunci cadangan lalu bibi melihat nyonya terbaring lembah tak berdaya dan dipenuhi darah di pelipisnya Den..."


"Cepatlah pulang Den, bibi takut akan terjadi apa-apa."


"Baiklah aku akan pulang bi, tolong jaga mama selagi aku masih diperjalanan ya bi."


"Baik Den, Aden hati-hati ya."


Setelah menerima telpon Revano pun segera mengahampiri Dinda untuk meminta izin kembali pulang ke Indonesia.


"Ada apa?"ujar Dinda kepada Revano yang sedari tadi panik namun Dinda tidak tau apa penyebabnya maka dari itulah ia bertanya


"Em, Mama jatuh dari kamar mandi. Aku harus pulang ke Indonesia, gapapa kan?"


"Ha!"


"Yasudah ayo kita kembali pulang ke Indonesia sekarang."jawab Dinda yang ikutan panik melihat Revano yang tengah mengusap kasar wajahnya


"Ga kamu gausah ikut, kamu disini aja ya."


"Biar aku yang pulang,gapapa kan sayang?"


"Beneran aku gausah ikut?"tanya Dinda


"Iya kamu disini aja, aku pulang sekarang ya.sampein maaf aku sama Mama dan Papa maaf ga bisa dateng."


"Iya gapapa, kamu pergi aja masalah itu biar aku urus yang terpenting sekarang adalah Mama,jadi kamu harus pulang sekarang ya."ucap Dinda sembari mengelus punggung revano untuk menenangkannya


"Iya, aku berangkat."ucap Revano yang beranjak pergi menuju pintu masuk


"Hati-hati dan Safe filght sayang..."


ucap Dinda yang secara tiba-tiba memeluk tubuh Revano dari belakang


*


*


*


TBC


Maaf aku lama banget updatenya 😭karena banyak banget urusan aku temen-temen,ini aja senin depan nanti masih USP:( dan nanti bakalan sibuk buat daftar kuliah juga jadi kalo aku telat up maafkan ya 😭😭😭

__ADS_1


♥Don't forget for like, komen and vote ya temen-temen 💕


__ADS_2