Badboy My Boss

Badboy My Boss
Jawaban tak terduga


__ADS_3

"Maukah kamu menjadi kekasihku?" tanya Revano kepada Dinda


"Ehmm.... maaffff tapp..."


ucap Dinda sambil gugup namun ia tak berani melanjutkan kata kata nya itu lantaran ia sangat malu dengan Revano


"Tapi apaa?" tanya Revano yang sangat benar-benar penasaran dengan jawaban yang ingin Dinda katakan


"Aku gakk biss... aaa." ucap Dinda sambil terbata-bata


"Ehm, saya tau kamu pasti menolak bukan?" jawab Revano dengan mendesah kecil dihadapan Dinda karena ia sangat yakin bahwa Dinda akan menolaknya


"Hmm, sepertinya saya ditolak."


gumam Revano didalam hati


"Bukann,tapi maaf aku gabisa nolak hehehe."


ucap Dinda sambil tertawa kecil dihadapan Revano lalu ia melirik ekspresi Revano saat ini yang sedari tadi melamun hahaha


"Ha?"


"Apa saya tidak salah dengar?" ucap Revano yang tak percaya apa yang sedang dikatakan oleh Dinda


"Iyyaa pak Revanoo." ucap Dinda sambil mencubit pipi kanan Revano karena ia sangat gemass melihat perilaku Revano sekarang


"Hahaha,saya masih tak percaya dengan semua ini." ucap Revano sambil mengacak-ngacak rambut Dinda,hehehe akhirnya jadian juga yak


Lalu setelah mengungkapkan semua perasaannya kepada Dinda, mereka pun melanjutkan makan, kemudian setelah itu Revano pun mengajak Dinda untuk pulang karena ini sudah larut malam.Takutnya nanti ada salah paham yang terjadi antara mereka berdua hehehe.


Setelah sampai dihalaman depan rumah Dinda, Revano pun ingin keluar untuk membukakan pintu.Namun segera dicegah oleh Dinda lantaran Dinda takut jikalau abang nya itu akan melihat Revano karena sudah berani untuk mengantar Dinda bisa-bisa gawat hahaha...


"Biar saya aja pak, ohiyaa makasii ya Pak atas semua yang sudah bapak berikan dan siapkan untuk saya." ucap Dinda yang malu-malu mengucapkan kata itu sambil mencegah Revano untuk keluar dari mobil nya


"Ingat! tidak ada kata Pak, panggil aku dengan sebutan spesial tapi terserah kamu mau panggil aku apa."


"Lalu jangan menggunakan bahasa formal ketika bersama aku, cukup aku dan kamu saja tidak usah pakai saya ataupun yang lainnya." ucap Revano yang tersenyum manis kearah Dinda dengan wajah bersinar-sinar karena gadis kecil kesayangannya itu telah menerima cinta nya


"Baiklah aku akan memanggilmu pacar?apa kamu setuju dengan nama spesial mu itu?" tanya Dinda dengan wajah merah merona sudah seperti udang rebus saja hahaha


"Kenapa harus pacar?" dengus Revano dengna kesal lantaran ia sangat kesal dengan Dinda kenapa tidak memanggil sayang atau baby atau honey, tapi ah sudahlah terserah Dinda saja Revano sudah sangat pasrah sepertinya


"Karena kamu pacar spesialku." ucap Dinda sambil mencubit pipi kiri Revano dengan gemasss


"Ckck yaudahh aku mau dehh dipanggil pacar." ucap Revano yang sudah sangat pasrah dengan apa yang Dinda katakan


"Tapi pakek sayang ya!"

__ADS_1


"Iyayaa yaudah aku mau turun nih, dari tadi ga dibolehin terus!" ucap Dinda yang kesal karena sedari tadi Revano mencegahnya untuk turun dari mobil nya


"Ckck iyaya, yaudah sampai jumpa besok pacar." ucap Revano sambil tersenyum kemudian melirik dinda yang ingin melepas seatbelt lalu keluar dari mobil nya


Lalu tanpa menjawab ucapan Revano,Dinda pun segera turun dari mobil kemudian ia langsung masuk kerumah dan bergegas menuju kamar nya untuk membersihkan tubuh nya lalu bersiap untuk tidur.


"Eh non baru pulang kerja ya?"tanya bik Ida karena hariini Dinda pulang agak telat dan tak seperti biasanya


"Iya bik, tadi ada urusan mendadak soalnya." jawab Dinda dengan santai, tadi setelah mandi ia masih lapar jadinya ia turun kebawah untuk mencari makanan


"Non mau makan?" tanya bik Ida sambil mengumpulkan piring kotor untuk dicucinya


"Hehe iya bik, soalnya masih laper."balas Dinda dengan senyuman kecil yang membuat bik Ida tertawa


"Baikla non mau bibi masakan apa?"


"Eh gausah bik, Din masak sendiri aja.Bibik lanjutin kerjaan aja, Din gapapa kok."


"Yasudah bibi pamit cuci piring dulu ya non." setelah itu Dinda pun menggagukkan kepalanya lalu ia bersiap untuk memasak pasta karena cuma masakan itu yang praktis


Sesudah makan Dinda pun segera kembali ke kamarnya, karena hari sudah larut dan besok dia juga harus pergi bekerja jadi ia putuskan untuk tidur.


💬


My Boss galak 🙈


ucap Dinda didalam pesan tersebut


"Udah." balas Revano didalam pesan tersebut


"Terus,kenapa pacar belum tidur?"


tanya Dinda lagi supaya Revano tidak membalas dengan singkat


"Belum ngantuk." balas Revano yang sedikit singkat


"Loh kenapa? nanti sakit kalo pacar tidur larut malam." ucap Dinda sambil tersenyum-tersenyum menatap handpone itu


"Hmm, iyaa nanti aku tidur ok." jawab Revano dengan nada khas seperti biasa nya


"Huh! udah pacaran tetep aja cuek."


gumam Dinda didalam hati


"Dasarr manusia ess."


ucap Dinda yang kesal karena pesan dari nya tidak begitu dianggap oleh Revano

__ADS_1


Lalu Dinda hanya membaca pesan tersebut dan tak berniat untuk membalasnya, dan selang 5 menit kemudian ada pesan masuk dari Revano.


💬


My Boss galak 🙈


"Maaf,selamat tidur gadiss kecilku💕"


ucap Revano didalam pesan itu


Lalu Dinda yang membaca pesan tersebut hanya bisa tersenyam-senyum melihat layar handpone nya itu hahaha...


"Iyaa selamat tidur juga boss galak 😬"


ucap Dinda yang masih tersenyum saat membalas pesan dari Revano


"Haha, ternyata dia masih perhatiann"


gumam Dinda didalam hati


Lalu Dinda mematikan handpone nya dan bersiap untuk tidur agar besok bisa bangun pagi untuk bertemu dengan sang pujaan hati hahaha...


"Selamat tidur juga pacar galak, haha baru kali aku bertemu dengan orang yang seperti es."


"Tapi tak apa lah, pasti suatu saat manusia es akan mencair dengan sendirinya." gumam Dinda seraya memperhatikan foto Revano didalam handponenya


Lalu tak lama kemudian akhirnya ia terlelap sambil memegang layar handpone yang masih terpampang jelas foto Revano yang ia simpan didalam galerinya,haha..


Sedangkan disisi lain Revano masih memikirkan Dinda karena ia merasa bersalah dengan bersikap dingin kepada Dinda padahal mereka baru saja resmi bukan, seharusnya mereka seperti pasangan lainnya yang saling bermesraan satu sama lain.Tapi justru seperti pasangan mereka lah yang nantinya akan awet sampai akhir hayat nanti..


"Apakah ia sudah tertidur?"


gumam Revano didalam hati karena ia sangat merasa bersalah telah bersikap dingin seperti tadi kepada Dinda


*


*


*


TBC


Mau update terus setiap hari yakan?


kasih like dan komentar kalian dong wkwk supaya aku tambah semangat lagi nulisnya dan jangan lupa beri bintang 4/5 di novelku ya, satu lagi vote jangan dilupainn wkwk terimakasih teman-teman✨


Berteman dengan author diig yuk

__ADS_1


Follow @dillaaa09_


__ADS_2