
Setelah perjalanan yang ditempuh mereka selama 2 setengah jam, akhirnya mereka sampai di Bandar Udara Internasional Komodo.
"Sayang, bangun yuk udah landing nih." ucap sang suami yang masih membujuk sang istri agar segera bangun dari tidurnya
"Hm, bentar masih ngantuk bang." jawab sang istri sembari mengusap kedua bola mata nya
"Udah yuk, kata nya mau ngeexplor Labuan Bajo." ucap Revano sembari mengelus kening sang istri
"Yuk kita harus explor semuanyaaaa!" jawab Dinda yang langsung tersadarkan dari mimpi di tidur nya
Seketika melihat sang istri langsung bangun, Revano hanya tersenyum manis melihat kelakuan sang istri yang menurutnya sangat menggemaskan.
...----------------...
Sesampainya di hotel bintang 5 , ketika Dinda membuka pintu kamar ia langsung dikejutkan dengan dekor yang sudah dipersiapkan oleh pihak hotel atas permintaan sang suami.
"Wowww, abanggggggg!!!" teriak Dinda setelah melihat kejutan ini
"Apa sayang?" tanya Revano dengan senyum merekah
"Kok abang bisa sosweet sih? belajar darimana cobaa?" tanya Dinda dengan nada jeleus
"Diajarin seseorang, kenapa seneng kan kalo abang bisa romantis haha?" ucapnya dengan sedikit tertawa
"Agak bingung aja haha, tiba-tiba abang bisa se romantis gitu. Padahal kan aslinya cuek bebek dan ga pedulian gitu!"
"Hm kamu paling pinter ya sayang bilang gitu, udah yuk sekarang kita mandi dulu." ajak Revano sembari meletakkan barang-barang mereka
"Abang duluan aja, nanti Din nyusul mau rapiin barang dulu ke lemari." jawab Dinda
"Mampus mana abang ngajakin mandi bareng, padahal kan aku belom siap" ucap Dinda didalam hati seraya tersenyum didepan sangat Suami
"Yaudah abang bantu ya."
Lalu dengan cepat Revano mengambil koper mereka dan memasukkan satu persatu baju mereka dengan sangat rapi.
"Ini namanya bukan dibantu tapi lebih tepatnya abang yang rapiin barang-barang." ucap Dinda sembari melirik Revano yang sedang merapikan pakaian mereka
"Gapapa sayang, abang udah biasa juga kok."
"Yaudah yuk kita mandi, ini udah hampir selesai." ajak Revano lalu ia pun berdiri menuju Dinda yang sedang duduk di sofa kamar tersebut
"Tapp... ii" ucap Dinda dengan nada gugup
"Kenapa sayang?" tanya Revano dengan nada heran
__ADS_1
"Tapi aku ga di macem-macemin kan bang?" tanya Dinda dan seketika Revano tertawa
"Hahaha yaampun sayangg, jadi kamu takut abang macem-macemin gitu?" sembari duduk dihadapan sang istri yang keliatannya sangat gugup melihat sang suami sudah berada di hadapan nya
"Ya bisa jadi Abang macem-macemin aku." ucap Dinda dengan nada cemberut
"Ga sayang paling satu macem aja, itupun kalo kamu mau."
"Udah yuk, abang udah gerah banget ini." ucap Revano
"Tapi janji ya, jangan di apa-apain aku?" ucap Dinda dengan nada memaksa
"Ckck abang ngapa-ngapain kamu juga gaada yang larang? kita udah sah di mata hukum dan agama, kamu lupa sayang?" ucap Revano dengan senyum merekah di bibirnya ketika melihat istri kecilnya seperti ketakutan begitu haha
"Iss yaudah ayo, Din udah gerah juga ini." lalu mereka berdua pun masuk kedalam kamar mandi
Setelah selesai mandi tak lupa Dinda mengeringkan rambutnya menggunakan hairdryer yang sudah disediakan oleh pihak hotel.
"Mau sekalian dikeringin gak rambut abang?" tanya Dinda sembari mengerikan rambutnya
"Boleh sayangg." lalu Revano pun mendekat kearah sang istri yang sedang mengerikan rambutnya
"Nih abang duduk disini."
Tak lama kemudian setelah selesai memakai pakaian, mereka pun bersiap untuk turun makan malam yang sudah disiapkan terlebih dahulu oleh pihak hotel.
Kringg....
"waalaikumussalam, udah sampe dihotel nak?" tanya mama sembari tersenyum
"Udah kok maa, ini mau siap-siap makan malem dibawah." jawab Dinda
"Mana Revano? harus nurut ya nak sama suami, jangan sering-sering vano kamu marahin." ucap mama karena ia tau sekali jikalau Dinda marah pasti Revano lah yang menjadi sasaran kemarahannya
"Ckck iyaya ma, ini dia ada lagi duduk disebelah Dinda." jawab Dinda sembari mengarahkan kamera ke arah Revano
"Haloo maa, maaf Vano lupa ngabarin mama kalo udah sampe." ucap Revano
"Iyaa gapapa kalian juga pasti capek baru sampe juga, inget pesan mama ya jangan lupa bawa cucu buat kami." jawab mama sembari tersenyum di kamera video tersebut
"Mama apaan sih, minta nya oleh-oleh aja. Nanti Dinda sm Vano beliin." ucap Dinda
"Lah Mama Minta cucu gamau yang lain pokoknya, titik!" ucap mama
"Bentar lagi cucu mama lahir, kan kandungan kak Laura udah masuk 8 bulan tuh."
"Itu beda cerita, mama mau nya cucu dari kamu sama Revano. Udah sana makan malem dulu terus jangan lupa cucu mama dibikin ya."
__ADS_1
"Kalo bisa buat kembar bisa rumah kita rame ya nak, Vano jangan lupa resep yang mama kasih kamu inget kan?" tanya mama
"Hah, resep apaan mah? sejak kapan mama ngasih resep sama abang?" tanya Dinda dengan nada bingung
"Ada deh, dah mama ngantuk mau tidur kalian jangan lupa bikin cucu mama.Udah ya goodnight salam buat cucu mama." ucap mama sembari mematikan sambung telpon tersebut
"Abang, itu yang mama bilang resep-resep tu apa?" tanya Dinda dengan mata tajam menatap Revano
"Gaada sayang, itu mama cuma iseng doang sama kamu." jawab Revano sembari tersenyum kearah sang istri
"Jangan boong ya bang, pasti ada yang disembunyiin dari Dinda kan?" tanya Dinda
"Ga kok, mama cuma bilang jangan lupa buat cucu aja pas honeymoon nanti." ucap Revano sembari menatap wajah sang istri
"Ga yakin Dinda sama abang, pasti ada yang disembunyiin ya kan."
"Ayo ngaku, sebelum Dinda marah ya..."
"Yaudah yuk kita makan malem dulu, nanti kita telat lagi." jawab Revano sembari tersenyum
"Emang kita mau kemana sampe telat gitu?" tanya Dinda
"Kita kan harus buat cucu mama, biar ga telat harus bikin sebelum subuh haha." ucap Revano sembari tertawa
"ABANGGGGGGG!!!" teriak Dinda dengan nada marah akan tetapi sedikit malu ketika melihat sang suami berbicara hal seperti itu
"JAWAB DULU, RESEP APA YANG MAMA?" tanya Dinda
"Yaudah tapi kamu jangan marah ya sayang?"
"Sini deket abang bisikin..." lalu dengan cepat mendekat kearah sang suami
"Apaa resepnya?" ucap Dinda yang sudah berada sangat dekat
"Mama bilang ..."
"Apa bang?" tanya Dinda dengan penasaran
"Harus buat tengah malem..." ucap Revano sembari tersenyum ketika membisikkan hal seperti ini dengan istri kecilnya
"ABANGGG IHH" teriak Dinda lalu Dinda pun pergi masuk kedalam kamar mandi untuk menghilangkan rasa malunya dihadapkan sang suami.
...----------------...
Hai haiii apakabar semuanya???
Maafin author ya kalo jarang banget updateee huhuhu, sebenernya pengen cepet up tapi ya apalah daya ini.
__ADS_1
Selama engga ada judul end tetep klik favorit ya, aku masih mau kok ngelanjutin kisah mereka wkwk. insyallah update satu minggu sekali, gimana pada setuju? mungkin hari sabtu/minggu aku update ya❤
Terimakasih buat kalian-kalian semua yang udah pada setia nungguin cerita ini update lagi, aku sayang kalian❤❤❤