Badboy My Boss

Badboy My Boss
Resmi


__ADS_3

"Apakah ia sudah tertidur?"


gumam Revano didalam hati karena ia sangat merasa bersalah telah bersikap dingin seperti tadi kepada Dinda


"Hmm, sepertinya dia sudah tidur"


Setelah itu Revano langsung beringsut menuju ke kamar mandi kemudian langsung merebahkan tubuh nya diatas kasur tersebut.


***


Keesokkan hari nya seperti biasanya sebelum berangkat menuju kantor Dinda harus ke apartemen Revano terlebih dahulu.


Setelah sampai di kantor mereka berdua pum disibukkan dengan tugas masing-masing yang harus diselesaikan hari ini juga karena besok mereka akan berangkat menuju surabaya untuk melihat dan meninjau resort yang akan dibangun disana.


Mamaa 💕 calling


"Hallo, sayang apa kabarr?"


tanya sang Mama dibalik telpon itu


"Baikk Ma,Mama sama Papa gimana kabarnya?Terus kapan kalian pulang."


"Baik juga sayang, Mama rencananya ga pulang sayang. Nanti Mama sama Papa langsung terbang ke Amerika untuk membantu persiapan pernikahan abang mu"


"Ma, Din mau izin ya mau ke resort yang ada di surabaya besok pagi jam 08.30 pesawat nya take off."ucap Dinda terhadap sang Mama melalui telpon


"Loh kok mendadak sayang?"


"Pernikahan abangmu tinggal 5 hari lagi loh, kamu emangnya gak mau dateng apa?"


"Emm Din dateng dong, masak abang Dev nikah Din gak datengg."


"Din,cuma kesana 2hari Ma, nanti abis dari sana langsung ke AS."


"Yasudah terserah kamu saja sayang,ohiya hari ini abang Al take off kesana.Kamu udah tau belum?"


"Ha?kok abang Al gak bilang sama Din Ma?"


"Mungkin dia lupa sayang, dia hari ini berangkat ke italy dulu lalu langsung menuju ke AS."


"Dia pake pesawat pribadi Papa atau gimana Ma?"


"Dia pesen tiket pesawat sayang, jadi nanti pesawat pribadi Papa bisa jemput kamu."


"Yasudah ya, Papamu sudah pulang dari meeting nanti Mama telpon lagi ya nak kamu hati-hati dirumah ya."


"Iyaa ma,dadahh maa miss u."


(ucap Dinda dibalik telpon sambil menitihkan air mata karena ia begitu rindu terhadap sang Mama)


"Miss u too sayang, dahh."


ucap sang Mama sambil menutup telpon tersebut


"Hmm, aku rindu Mama."


gumam Dinda sambil menghapus air mata yang jatuh ketika menelpon sang Mama


Kemudia saat sudah selesai menerima telpon dari Mama, Dinda pun bergegas untuk melanjutkan berkas-berkas yang nanti akan dibawa untuk ke surabaya bersama Revano.


***


"Kamu sudah selesai memeriksa beberapa file yang akan dibawa kesana."ucap Revano yang menghampiri Dinda ke meja nya


"Belum Pak, sedikit lagi selesai."ucap Dinda tanpa melihat Revano yang berada didepannya sekarang


"Masih Pak hmm."jawab Revano sambil menggoda Dinda yang tengah seriuss mengerjakan berkas tersebut

__ADS_1


Lalu Revano mendekatkan wajah nya kepada Dinda, namun Dinda yang masih tak sadar pun tiba-tiba dikejutkan dengan wajah Revano yang sedang berada tepat didepan bola mata nya.


"Kamm...uuu mau ap...aaa?"tanya Dinda sambil berbicara terbata-bata karena ia sangat terkejut dengan apa yang sedang ingin Revano lakukan kepadanya


"Akuu mau kasih hukuman buat kamu yang udah manggil aku,Pak!"ucap Revano dengan tegas lalu ia makin mendekatkan wajah nya dihadapan wajah Dinda


"Men...jauhh dari kuu!"ucap Dinda yang sangat gugup karena kini wajah nya dan wajah Revano sedang saling berhadapan satu sama lain


Lalu dengan cepat Dinda menutup mata nya.Karena ia sangat takut akan hukuman yang akan diberikan oleh Revano kepadanya.


Tukk...


Revano menjitak kepala Dinda dengan lembut karena itu sebagai hukuman karena Dinda telah memanggil nama nya dengan embel-embel pak.


"Itu hukuman buat kamu yang memanggil nama ku dengan embel-embel pak."


Tukk...


"Dan itu hukuman karena kamu telah mengabaikan ku sayangg."


ucap Revano dengan tersenyum menggoda


"Kenapa menutup mata hmmm."tanya Revano kepada Dinda, karena sekarang Dinda masih memejamkan mata nya lantaran ia takut untuk menatap mata boss sekaligus pacar nya itu


"Ayoo buka mata muu hmm."ucap Revano sambil mengelus kepala Dinda namun Dinda masih diam tak bersuara dan tak membuka mata nya


Kemudian Dinda pun memberanikan dirinya untuk membuka mata nya dan ia sudah pasrah akan apa yang dilakukan oleh Revano setelah ini.


"Kenapa diem, biasanya cerewett."


ucap Revano sambil menggoda Dinda


"Gapapa!"ucap Dinda yang sangat ketus karena ia masih sebal dan malu dengan apa yang dilakukan Revano tadi


"Kenapa sikap nya sangat berbeda dengan yang semalam."gumam Dinda didalam hati


"Apa?"jawab Dinda sambil mengetik berkas tersebut di layar komputer


"Hmm, sepertinya dia masih marah dengan ku."gumam Revano didalam hati


"Besok pagi kita berangkat ke Surabaya."


"Jam berapa berangkat?"tanya Dinda


"Kalo kamu mau nya jam berapa,aku sih nurut kamu aja mau nya kapan."jawab Revano dengan enteng


"Loh kan kita naik pesawat, kok jadi terserah aku sih."tanya Dinda yang semakin binggung dengan ucapan yang Revano katakan


"Besok kita naik jet pribadi Papa sayang."


jawab Revano namun Dinda terkejut dengan apa yang dikatakan Revano


"Seberapa kaya dia sih."


gumam Dinda didalam hati


"Baiklah, kita berangkat jam 08.30 aja. nanti aku ke apart kamu satu jam sebelum keberangkatan kita."


"Eh gausah besok aku jemput kamu dirumah,nanti kita bisa dianter sama pak didi."


"Yasudah."


"Tapi aku mau minta izin beberapa hari setelah ini boleh?"tanya Dinda


"Mau kemana emangnya kamu?"jawab Revano dengan santai namun tatapan Revano sekarang sangat mengintimidasi Dinda


"Abangku mau nikah 5 hari lagi,jadi aku harus menghadiri pernikahannya."

__ADS_1


"Mana mungkin aku tidak datang sayangg, inikan pernihakan abangku."jawab Dinda sambil merayu Revano agar ia bisa diizinkan untuk pergi ke pernikahan abangnya


"Yasudah,berapa hari emangnya?"


"Cuma 8 hari kok,pliss ya pliss."ucap Dinda sambil menatap wajah Revano dengan tatapan sedih,supaya ia bisa diizinkan oleh Revano


"Apa!cuma beberapa hari dia bilang."


gumam Revano didalam hati yang shock mendengar ucapan Dinda


"Gimana sayang?"tanya Dinda yang masih setia dengan menatap wajah Revano


"Ckck iya."jawab Revano dengan ketus, namun ia tak bisa berkata apapun tentang perasaannya saat ini karena ia tak mau membebankan pikiran Dinda


"Makasii sayangg."ucap Dinda yang bersorak bahagia didalam hati nya


"Yasudah ayo kita makan siang,kamu sudah lapar bukan?"tanya Revano sambil melirik kearah Dinda yang saat ini sedang tersenyum senang


"Iyaa ayoo."ucap Dinda yang berdiri lalu mengajak Revano untuk makan siang karena tak lama lagi waktu istirahat mereka akan habis, padahal sih gak ada pengaruh sama sekali dengan Revano, karena kan dia boss nya hahaha boss mah bebas ya


Lalu setelah sampai ditempat makan mereka pun langsung memesan makanann mereka masing-masing.


💬


abang Alvino ♥ calling


"Halo,dek abang ini udah dibandara mau berangkat ke Amerika nyusul Mama sama Papa."ucap Alvino didalam telpon tersebut


"Nanti kamu nyusul aja ya, nanti dijemput pake pesawat pribadi papa."


"Abang gak sempet bilang sama kamu kemarin,soalnya kamu kemarin kan udah tidur pas abang pulang.Yaudah pesawat nya udah mau take off, kamu hati-hati ya dirumah nanti kalo abang udah sampe abang kabarin."


"Iyaa bang gapapa, nanti Dinda nyusul kok. abang hati-hati ya save flight abangku."ucap Dinda dari telpon namun kali ini ia sangat sedih karena baru pertama kali ia ditinggal sendirian oleh keluarganya


"Iyaa dek yaudah ya, abang mau matiin handpone dulu. See u sayang."ucap Alvino lalu ia pun segera menonaktifkan handpone nya karena saat ini ia sedang berada di pesawat


"Huh, ditinggal lagi deh."


gumam Dinda didalam hati


"Sedang menelpon siapa dia?"


gumam Revano didalam hati karena sedari tadi Revano sedang memperhatikan Dinda yang sedang menelpon seseorang


"Sayangg, siapa tadi yang telpon?"ucap Revano yang saat ini sedang berdiri dihadapan Dinda karena tadi ia izin untuk kw toilet sebentar


Deggg...Deggg...


"Apa dia mendengar ucapanku tadi?"


gumam Dinda didalam hati


*


*


*


TBC


Jangan lupa dilike komen dan vote ya,aku makasii banget sama kalian yang udah mau


baca ceritaku semoga kalian suka yaa ♥♥♥


(-)Untuk dua hari kedepan aku ga update ya karena aku mau ngerevisi ulang novel ini:(((


jadi aku harap kalian bisa ngerti,karena aku juga masih banyak tugas sekolah...

__ADS_1


Harap sabar ya aku janji bakal secepetnya buat update untuk kalian, makasii♥♥♥


__ADS_2