
Brak !
" Sayang..." Risa mencoba menyabetkan suami nya, bagaimana bisa pagi pagi seperti ini mereka sudah di suguhi pemandangan mencekam seperti ini.
" Beri tahu anak mu ini Tarisa ! Disini banyak orang ! Banyak anak di bawah umur juga, Tidak sadar kah dia ? Bahwa suara menyeramkan nya itu bisa saja mengotori pikiran para cucu ku ? Menyebalkan !" Starla sudah tertunduk malu, Karena sejak tadi dia sudah malu setengah mati, Dan lagi pula bagaimana bisa dia melakukan hal itu pada suami nya hingga berakibat buruk seperti ini ?
" Sky tidak melakukan apapun. "
" Tapi suara mu membuat mereka berpikir keras Sky ! Kau tau ? Bahkan suara mu itu bisa--- Aaahhhkkk ! Tekanan darah ku bisa naik jika seperti ini terus,, Lagi pula kau, " Tunjuk Alex pada Starla.
Sementara yang di tunjuk hanya bisa menundukan kepala nya saja, Takut dengan Papa mertua.
" Lagi pula dari mana kau belajar melecehkan suami mu seperti itu ? Atau jangan jangan kau menonton Vidio begitu ya ? Iya ??" Cecar Alex lagi, Sementara Starla hanya bisa menggelengkan kepala nya saja.
" Lalu dari siapa kau belajar hah ??"
" Pa, Jangan begitu, Istri Sky tidak salah ! Lagi pula dia melakukan nya pada Sky, Bukan pada orang lain, "
" Dan mana mungkin pada orang lain, Jika dia melakukan nya pada orang lain, Apa kau akan terima ? Bisa saja pria itu mati dengan tubuh yang tak utuh lagi. !"
" Untuk apa bertanya jika Papa sudah mengetahui jawaban nya ??" Sky menyuapkan Nasi lemak pada istri nya, Sarapan yang di sukai nya sejak sekolah dulu.
" Lalu dari mana istri mu belajar Sky ??"
" Dari Kak Diandra dan Kak Alisa..."
Uhukk !
Alisa langsung terbatuk saat nama nya di sebut oleh Kakak ipar nya, Kakak ipar yang ternyata lebih muda dari nya sangat jauh.
Diandra sudah menunduk ketakutan, Ilmu nya selama ini tanpa sengaja di turun kan nya pada Starla, Dan Alisa ?
Alex menatap tajam pada kedua menantu nya, Yang satu mantan artis, Yang satu ???
Alex tidak perlu menyebutkan nya lagi, Kenakalan serta sikap menyebalkan nya turunan dari Asisten kaya itu.
Asisten yang semakin melunjak semenjak menjadi besan nya dan Tidak lagi bekerja di bawah tangan nya.
" Apa yang kalian ajarkan pada nya ? Kau Diandra ??" Tanya Alex pada Istri nya Matheo.
__ADS_1
" Maaf Pa..." Hanya itu yang bisa di katakan menantu tertua nya saat ini yang mendapatkan kekuatan dan dukungan penuh dari suami nya.
Sementara menantu menyebalkan nya itu ? Thunder bingung harus bagaimana, Istri nya memang kelewat bocor dan lemezz.
Bahkan pernah menceritakan pada keluarga nya dulu saat mereka baru menikah pernah bermain di dalam mobil.
" Alisa hanya mengatakan bahwa wanita hamil itu cenderung bernafsu, Dan jika di atas itu akan sangat luar biasa, Sesak penuh dan--Hmmpphhhh..." Mulut Alisa langsung di bungkam oleh suami nya.
Thunder harus menghentikan istri nya sebelum papa nya semakin marah dan kesal, Itu juga alasan terbesar nya untuk tinggal bersama mertua nya dan menjauhkan Alisa dari papa nya.
Karena Alisa lah satu satu nya menantu di keluarga ini yang berani melawan nya.
" Kau dengar itu Sky ? Jauhkan istri mu yang terlalu polos itu dari kedua ipar nya, Terutama Anak asisten menyebalkan itu ! Jangan biarkan mereka bicara bertiga lagi, Jika tidak, Otak suci dan bodoh nya bisa terkontaminasi dengan mereka berdua. " Sekali lagi, Starla hanya bisa menunduk dan meminta maaf pada Papa nya.
Sementara Para tersangka nya, Mereka berlindung di bawah kuasa suami nya, Tapi apa daya ?
Kuasa suami nya tidak berlaku sedikit pun disini, Apalagi ada Sang penguasa generasi pertama dan Penguasa yang saat ini tengah menjabat.
Siapa lagi jika bukan Galaxy Sky Alexander Guero, Pria menyeramkkan di kalangan orang luar.
" Tidak bisa kah sarapan dengan tenang ? Jika tidak Cloud pamit. "
" Lanjutkan makanan kalian ! Jangan pernah ada yang meninggalkan meja ini sebelum perut kalian terisi dengan baik !" Titah Alex tak terbantah kan.
Starla tidak berani mengangkat pandangan nya, Lagi pula suami nya terlihat santai saja dengan apa yang di lakukan nya malam tadi !
Memang sih, Leher suami nya menjadi ruam ruam bekas perbuatan nya malam tadi, Dan untung saja anak anak sudah berangkat sekolah sejak tadi, Dan tinggal lah mereka yang hanya akan menunggu kepulangan anak anak sekolah dan berangkat ke Lombok nanti siang.
Sarapan pagi sudah berakhir, Dan kini mereka tengah menikmati kebersamaan, Para Pria sibuk bermain tannis meja, Dan para wanita sibuk bercengkrama.
" Hey, Kau kakak ipar paling muda, Tidak bisa kah berbohong sedikit ? Jangan mengatakan apa pun pada papa mertua kita tentang apa yang kita bicarakan !" Tulis Alisa dalam ponsel nya dan mengirim kan nya ke group keluarga.
Lebih tepat nya group para wanita, Tapi mereka tidak berani masukan Mama mertua mereka karena itu sama saja mereka melakukan acara bunuh diri masal.
Kak Diandra " Jangan begitu Alisa, Starla masih muda, Dia juga polos, ,dia mana Bernai berbohong pada Papa. "
Starla " Bagaimana jika aku bohong Papa tau ? Kan sama saja aku juga akan di marah, ,jadi lebih bagus kita di marah semua, Lagi pula aku tidak bertanya, Tapi Kak Alisa dan kak Diandra yang memberitahukan aku. "
Alisa " Tapi kau ketagihan dengan nya bukan ? Apa batangan Suami mu memuaskan ? Jika Thunder My Hubby, Panjang dan Rasa nya Uhhgghhh..."
__ADS_1
Kak Diandra " Jangan mulai Alisa "
Starla " Malu, Jangan menanyakan soal itu. "
Alisa " Kau malu, Tapi saat suami mu membuka seluruh pakaian mu kau tidak mu, Bahkan aku rasa kau akan pasrah saja !"
Kak Diandra " Jangan membahas ini Alisa, Kasihan Starla..."
Alisa " 🙄 "
Aksi mereka bertiga tak luput dari pandangan sang penguasa, Papa mertua mereka semua.
Papa mertua para menantu berkulit putih.
" Lihat apa yang di lakukan istri kalian, Terutama istri mu Thunder, Perhatikan dia, Aku heran, Kenapa ada wanita berotak mesum seperti nya ?"
" Pa, Walau bagaimana pun Alisa tetap istri Thunder, Dia yang terhebat, "
" Dalam pertarungan kalian ??" Sindir Alex lagi .
Thunder tidak Berani menjawab lagi karena memang itu kenyataan nya.
Kenyataan yang di alami nya selama ini, Bahkan tak jarang Alisa bersikap nakal pada nya di dalam kamar mereka, Menggoda Thunder hingga tak berkutik di bawah kuasa seorang Alisa Queen Orlando.
" Dan kau Matheo, Istri mu juga sama ! Apa itu hasil pergaulan nya di luar ??"
" Diandra tidak bergaul di luar Pa, Dan Theo rasa papa tidak perlu bertanya lagi, Karen kemana pun kami pergi, Pasti Papa akan tau, Dan Diandra hanya berteman dengan ibu ibu komplek tempat tinggal Satria. " Sebelah Alis Alex terangkat sebelah.
Menantu nya melakukan acara perkumpulan ? Seperti Arisa atau hanya membuang waktu percuma saja ?
" Diandra rutin memberi santunan pada ornag orang yang membutuhkan Pa, Perkumpulan nya bukan hanya membahas kehidupan mereka saja, Tapi acara sosial juga. " Risa menatap Anak tertua nya.
Jika bicara soal dunia sosial, Rasa nya dia kembali mengingat bagaimana jiwa muda nya dulu yang sering ikut terjun menjadi relawan di bencana alam dan pembantu para penghuni panti jompo.
Tapi semenjak menjadi tawanan cinta sang Penguasa, Dan terbelenggu di dalam nya, Semua angan dan cita cita nya harus terkubur mati.
Dia harus patuh dan hidup bahagia bersama cinta yang luar biasa dan luar nalar dari suami penguasa nya.
" Jangan mimpi kau ! Lagi pula kau tidak perlu melakukan hal seperti itu, Kau cukup bahagiakan diri mu dan tunjuk apa yang kau inginkan ! Setiap saat nya aku bahkan bisa memberikan santunan pada mereka semua seperti yang kau ingin kan. Dan panti asuhan milik mu di luar sana apa kau tau ? Tidak bukan ??"
__ADS_1
" Iya, Sayang. "
...⭐⭐⭐...